Minggu, 13 Maret 2016

Tips Perawatan Burung Kepodang Biar Rajin Bunyi

Burung Kepodang yaitu burung kicauan yang cukup terkenal dikalangan penggemar burung kicau. Warna bulu Kepodang didominasi oleh warna kuning keemasan yang indah dengan kombinasi warna hitam dibagian mata dan sayapnya, alasannya yaitu itulah kenapa burung ini dinamakan Kepodang emas.

Suara burung ini sangat khas dan merdu walaupun kurang bervariasi atau cenderung monoton. Tapi bila dipelihara dari anakan, Kepodang juga sanggup dimaster dengan suara-suara burung lain untuk menambah variasi kicauannya. Suara burung Kepodang yaitu bunyi khas hutan yang sanggup membawa perasaan kita serasa berada disuasana hutan yang asri.

Kepodang termasuk burung yang gampang dipelihara dan cepat bunyi bila dirawat dengan benar. Perawatan Kepodang tidak jauh berbeda dengan perawatan burung kicau jenis lainnya menyerupai Cucak ijo, Cucak jenggot, serta burung-burung pemakan buah dan serangga lainnya.

Perawatan harian untuk burung Kepodang:

• Pengembunan

Embunkan Kepodang setiap hari mulai jam 05.00 pagi untuk menghirup udara segar. Gantang Kepodang ditempat yang tinggi, sanggup dipohon atau dikerek menyerupai Perkutut.

Karena dialam bebas, ketika Matahari mulai terbit Kepodang akan mencari daerah yang paling tinggi untuk berkicau sehingga bunyi kicauannya sanggup terdengar keseluruh penjuru hutan.

Karena itulah dengan mengembunkan Kepodang dan menggantungnya ditempat yang tinggi, akan mengembalikan ingatan Kepodang pada suasana hutan daerah asalnya sehingga Kepodang akan terpancing untuk berkicau dengan lantang.

• Mandi

Setelah jam 07.00 pagi, mandikan burung Kepodang, sanggup disemprot dengan memakai sprayer atau sanggup disediakan cepuk besar untuk mandi. Jangan lupa bersihkan kandangnya serta ganti pakan dan air minumnya dengan yang baru.

• Penjemuran

Setelah simpulan mandi, angin-anginkan dulu Kepodang ditempat yang teduh sambil diberikan Ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik, belalang, ulat hongkong (UH), ulat daun pisang, dan lainnya.

Biarkan Kepodang didis hingga bulu-bulunya kering, sehabis itu gres dijemur selama 1-2 jam rutin setiap hari.

Pakan dan Ekstra fooding (EF) untuk Kepodang:

• Voer:

Sediakan voer yang anggun setiap hari sebagai pakan utama untuk burung Kepodang.

• Buah

Berikan juga buah-buahan segar setiap hari alasannya yaitu pakan utama Kepodang di alam bebas yaitu buah-buahan seperti:
- Pisang
- Pepaya
- Sawo
- Karsen, dan buah-buahan manis lainnya.
Berikan buah-buahan tersebut secara bergantian biar Kepodang tidak bosan.

• Jangkrik

Berikan jangkrik setiap hari dengan porsi 7/7 pagi/sore.

• Ulat hongkong (UH)

Ulat hongkong (UH) juga sanggup diberikan setiap hari dengan porsi 10/10 pagi/sore.

• Ulat daun pisang

Ulat daun pisang yaitu makanan favorit Kepodang di alam bebas. Kalau memungkinkan, berikan ulat daun pisang setiap hari dengan porsi 2 ekor dipagi hari.

Tapi bila tidak memungkinkan sanggup diberikan seminggu 2x saja, alasannya yaitu memang agak susah untuk mendapat ulat jenis ini. Bersihkan dulu serbuk putih pada permukaan badan ulat daun pisang sebelum diberikan pada Kepodang.

Lakukan perawatan diatas secara konsisten biar burung Kepodang peliharaan kita lebih rajin bunyi dan lebih cepat gacor.

Baca juga:

Jenis pakan yang anggun untuk Murai Batu (MB) biar cepat bunyi

Cara paling ampuh untuk menciptakan Kacer gacor dan buka ekor

Manfaat ulat daun pisang untuk mendongkrak stamina Kacer

Demikian informasi wacana tips perawatan burung Kepodang biar rajin bunyi. Untuk informasi lain seputar burung Kepodang, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Burung Kepodang

Sabtu, 12 Maret 2016

Cara Mengatasi Lovebird (Lb) Ob Dengan Tehnik Kawin Cabut

Kondisi birahi yang berlebihan atau over birahi (OB) pada Lovebird (LB) mempunyai sisi faktual dan sisi negatif.

• Sisi positifnya yaitu untuk Lovebird (LB) yang akan ditangkarkan tentunya akan lebih mempercepat proses perkawinan pada kedua Lovebird (LB) indukan.

• Sisi negatifnya yaitu untuk Lovebird (LB) yang akan dilombakan tentunya akan menurunkan performanya di arena lomba. Maka dari itu, kita sebagai pemiliknya harus memahami sikap Lovebird (LB) ketika sedang mengalami over birahi (OB) semoga sanggup segera menanganinya sebelum Lovebird (LB) mengikuti lomba.

Ciri-ciri Lovebird over birahi (OB):

• Lovebird (LB) sering gesek tangkringan (gestang).

• Lovebird (LB) berperilaku lebih garang serta menjadi galak.

• Pada kasus over birahi (OB) yang sudah parah, Lovebird (LB) bahkan hingga mencabuti bulu-bulunya sendiri hingga botak (kanibal).

• Lovebird (LB) menjadi malas bunyi, bahkan sanggup hingga macet bunyi.

• Jika yang mengalami over birahi (OB) yaitu Lovebird (LB) yang ditangkarkan, maka Lovebird (LB) indukan yang mengalami over birahi (OB) tersebut sering mengacuhkan anaknya (tidak diloloh) bahkan ada yang hingga membuangnya keluar glodok.

Untuk penanganannya sendiri, sebaiknya kita sesuaikan dengan aksara dari masing-masing Lovebird (LB). Karena setiap individu burung niscaya mempunyai aksara ataupun sifat yang tidak semuanya sama.

Birahi terjadi alasannya yaitu dipengaruhi oleh perubahan hormon pada sistem metabolisme badan Lovebird (LB). Jadi, birahi memang terjadi alasannya yaitu siklus alami yang terbentuk pada setiap individu mahluk hidup sebagai salah satu tahapan dari proses untuk berkembang biak.

Hanya saja, alasannya yaitu perlakuan kita yang kurang sempurna pada Lovebird (LB) yang menyebabkan terganggunya proses alami tersebut. Dengan mengurung Lovebird (LB) sendirian tanpa pasangan yang menyebabkan kondisi birahinya terus-menerus menumpuk dan tidak pernah tersalurkan yang jadinya menyebabkan terjadinya over birahi (OB)/birahi yang berlebihan.

Hal itu tentu saja akan menciptakan Lovebird (LB) merasa tersiksa dan frustasi, dan akan melaksanakan tindakan-tindakan yang tidak sewajarnya sebagai bentuk pelampiasan.

Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi Lovebird (LB) yang mengalami over birahi (OB):

• Mandi

Memandikan Lovebird (LB) selain bermanfaat untuk membersihan badan maupun bulu-bulunya, juga bermanfaat untuk mengatur tingkat birahi Lovebird (LB).

Waktu yang sempurna untuk memandikan Lovebird (LB) yaitu pada pagi hari sebelum Matahari terbit atau sekitar jam 06.00 pagi dan sore hari sehabis Matahari terbenam sekitar jam 16.00-17.00 sore.

Untuk Lovebird (LB) yang mengalami over birahi (OB) sebaiknya durasi mandinya juga ditambah, kalau biasanya waktu mandinya hanya 15 menit, pada ketika over birahi (OB) ditambah menjadi 30 menit. Mandi malam juga sanggup kita terapkan, keuntungannya untuk menurunkan birahi Lovebird (LB) dan juga akan menciptakan Lovebird (LB) lebih latah atau cerewet.

Waktu yang sempurna untuk memandikan Lovebird (LB) pada malam hari yaitu pada jam 20.00-22.00 malam. Untuk cara memandikan Lovebird (LB) sendiri tergantung dari kebiasaannya semoga Lovebird (LB) merasa nyaman, sanggup dengan cara disemprot menggunakan sprayer, menggunakan cepuk mandi, atau menggunakan keramba.

• Pengembunan

Mengembunkan burung pada ketika fajar sebelum Matahari terbit sangat bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental burung. Dihabitat aslinya, menjelang fajar hampir semua jenis burung akan berkicau dengan bunyi yang keras untuk mengatakan keberadaannya.

Udara yang masih segar dan masbodoh sangat bermanfaat untuk mengontrol tingkat birahi Lovebird (LB) serta menyehatkan akses pernafasannya.
Lakukan pengembunan secara rutin setiap hari mulai jam 05.00 pagi.

• Jemur

Sinar Matahari yang gres terbit sangat bermanfaat untuk Lovebird (LB). Perubahan pro vitamin D menjadi vitamin D pada badan burung ketika melaksanakan pengembunan hingga pada ketika Matahari terbit juga berfungsi untuk menghangatkan badan burung.

Penjemuran sebaiknya dilakukan hingga jam 09.00 pagi, alasannya yaitu di atas jam 09.00, sinar ultraviolet sanggup merusak keindahan bulu-bulu Lovebird (LB). Lakukan penjemuran secara rutin setiap hari.

• Pakan

Pada ketika Lovebird (LB) sedang mengalami over birahi (OB), sebaiknya santunan pakan yang berpotensi meningkatkan birahi Lovebird (LB) ibarat kangkung, jagung manis, tauge dan biji bunga matahari (kuaci) tidak boleh dulu untuk sementara waktu. Dan untuk pakan hariannya cukup diberikan milet putih dan timun saja hingga kondisinya normal kembali.

• Koloni

Mengumbar atau memasukan Lovebird (LB) kedalam sangkar besar (polier) bersama dengan beberapa ekor Lovebird (LB) lainnya merupakan cara yang sering dilakukan oleh para pecinta Lovebird (LB) ketika gacoannya mengalami over birahi (OB).

Mengumbar Lovebird (LB) kedalam sangkar polier bertujuan semoga Lovebird (LB) lebih leluasa bergerak dan merasa bebas. Tapi ketika Lovebird (LB) yang dalam kondisi OB tersebut kita koloni bersama dengan beberapa ekor Lovebird (LB) lainnya, tetap harus kita awasi semoga jangan hingga menyerang Lovebird (LB) lainnya. Karena biasanya Lovebird (LB) yang sedang dalam kondisi over birahi (OB) akan menjadi galak dan lebih garang terhadap Lovebird (LB) lainnya.

• Kawin cabut

Lovebird (LB) yang sedang over birahi (OB) juga sanggup dikawinkan dengan lawan jenisnya. Tapi jikalau Lovebird (LB) tersebut dipelihara untuk tujuan lomba, maka proses mengawinkannya berbeda dengan Lovebird (LB) yang khusus untuk ditangkarkan.

Jika Lovebird (LB) sudah terpantau melaksanakan perkawinan, pada hari berikutnya Lovebird (LB) dipisahkan lagi dengan pasangannya semoga tidak hingga bertelur. Cara ini biasa disebut dengan istilah kawin cabut yang bertujuan hanya untuk membuang birahi Lovebird (LB).

Baca juga:

Cara paling efektif untuk beternak Lovebird (LB)

Perawatan terbaik untuk Lovebird (LB) pada ketika mabung/ngurak

Ciri-ciri perbedaan fisik dan sikap antara Lovebird (LB) jantan dan betina

Demikian isu ihwal cara mengatasi Lovebird (LB) OB dengan tehnik kawin cabut. Untuk isu lain seputar Lovebird (LB), sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Lovebird (LB) kawin

Perawatan Yang Sempurna Untuk Ciblek Gunung/Tribel Semoga Rajin Bunyi

Ciblek gunung (cigun) atau biasa disebut burung Tribel memang tidak sepopuler Ciblek kristal atau Ciblek semi. Tapi burung ini masih cukup banyak peminatnya dan kebanyakan burung ini dipelihara untuk dijadikan sebagai burung masteran alasannya yakni abjad suaranya yang nembak (ngebren).

Untuk mendapat Ciblek gunung/tribel yang bersuara ngebren, harus yang berjenis kelamin jantan.

Dan berikut ini yakni ciri-ciri Ciblek gunung/tribel jantan dan betina yang perlu kita ketahui sebagai panduan sebelum kita memeliharanya.

Ciri-ciri Ciblek gunung/tribel jantan:

• Secara umum, Ciblek gunung/tribel jantan mempunyai badan yang lebih besar dan panjang dengan postur yang tegap.

• Bentuk kepala Ciblek gunung (cigun) jantan cenderung lebih besar.

• Memikiki beberapa helai bulu halus (seperti rambut) dibagian belakang leher yang menjadi ciri khususnya.

• Ekor Ciblek gunung/tribel jantan lebih panjang dari yang betina.

• Pada burung muda, paruhnya berwarna putih dengan semburat warna hitam, tapi sesudah dewasa, warna paruh akan berkembang menjadi gelap.

• Warna bulu cokelat tua.

• Suaranya cenderung ngeroll, diselingi tembakan (ngebren).

Ciri-ciri Ciblek gunung/tribel betina:

• Ukuran badan Ciblek gunung/tribel betina lebih kecil dan pendek dari yang jantan.

• Warna bulunya cenderung lebih terang.

• Paruh bab bawah berwarna putih.

• Ekor lebih pendek.

• Suaranya cenderumg monoton.

Perawatan harian untuk Ciblek gunung (cigun) biar cepat gacor:

• Embunkan burung setiap hari mulai jam 05.00 pagi untuk menghirup udara segar.

• Jam 07.00 pagi burung dimandikan, sebaiknya jangan disemprot. Biasakan biar burung mandi sendiri dicepuk khusus untuk mandi.

• Bersihkan kandangnya setiap hari.

• Setelah final mandi, angin-anginkan dulu ditempat teduh sambil diberikan Ekstra fooding (EF).

• Ganti atau tambahkan voer dan ganti air minumnya setiap hari dengan yang baru.

• Setelah bulu-bulunya kering, lalu burung dijemur selama 2 jam.

• Setelah dijemur, gantang burung ditempat yang teduh bersama burung-burung kecil lainnya yang gacor biar Ciblek gunung/tribel terpancing untuk berkicau.

Untuk menciptakan Ciblek gunung/tribel lebih gacor, sanggup dicas dengan Cigun/tribel betina.

Menu dan porsi Ekstra fooding (EF) untuk Ciblek gunung/tribel:

• Jangkrik kecil 3/3 pagi/sore.

• Ulat hongkong (UH) 5/5 pagi/sore.

• Kroto segar sanggup diberikan seminggu 1-2x dengan porsi 1 sendok teh untuk sekali pemberian.

Baca juga:

Perawatan Gelatik wingko bakalan biar cepat gacor

Perawatan yang sempurna untuk Prenjak kepala merah/Prenjak tamu bakalan biar cepat bunyi

Tips perawatan Ciblek biar gacor dan ngebren

Demikian isu perihal perawatan yang sempurna untuk Ciblek gunung/Tribel biar rajin bunyi. Untuk isu lain seputar Ciblek, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ciblek gunung (cigun)/Tribel

Jumat, 11 Maret 2016

Cara Merawat Dan Melatih Burung Nuri Biar Jinak Dan Dapat Bicara

Burung Nuri yakni jenis burung paruh bengkok dengan warna bulu yang indah dan mempunyai kecerdasan untuk menirukan suara-suara burung lain dan juga suara-suara lain yang sering didengarnya, bahkan burung Nuri juga bisa menirukan bunyi Manusia kalau dilatih dengan telaten. Karena keindahan fisik dan kecerdasannya itulah banyak orang yang tertarik untuk memelihara burung ini.

Jika kita mempunyai burung Nuri, tentu kita ingin bisa bersahabat dengan burung peliharaan kita tersebut dan bisa kita ajak bermain. Dan tentunya akan kurang menyenangkan kalau kita memelihara burung Nuri hanya bisa memandanginya saja dari jauh atau dari luar sangkar alasannya yakni burung Nuri yang kita pelihara masih liar.

Berikut ini beberapa cara untuk menjinakkan burung Nuri:

• Kandang

Burung Nuri yang sudah jinak tidak akan takut lagi terhadap Manusia, tidak akan stres atau tertekan lagi dengan suasana disekelilingnya terlebih lagi terhadap keberadaan Manusia disekitarnya.

Selain itu, burung Nuri yang jinak juga bisa dipegang, bisa diberi makan eksklusif dari tangan kita dan bahkan bisa nangkring ditangan atau bahu kita.

Mengurung burung Nuri dalam sangkar tertutup sesungguhnya kurang efektif untuk membuatnya cepat jinak alasannya yakni burung jadi kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Sebaiknya kita menggunakan sangkar terbuka saja dan menggunakan rantai kaki sebagai pengikat semoga burung Nuri yang kita rawat tidak terbang.

• Penempatan

Kalau burung Nuri yang kita pelihara masih sangat liar, sebaiknya ditempatkan ditempat yang ramai dan sering dilalui anggota keluarga semoga burung terbiasa dengan keberadaan Manusia disekitarnya.

Jangan menempatkan burung Nuri yang masih liar ditempat sepi alasannya yakni takut glabrakan. Karena hal itu justru akan menciptakan burung Nuri menjadi sulit jinak dan selalu ketakutan ketika ada orang yang mendekatinya.

Kalau burung terlihat takut/glabrakan dikala ditaruh ditempat ramai sebaiknya tempatkan kandang/tenggerannya di daerah yang agak tinggi dan setiap minggunya posisi kandang/tenggeran diturunkan bertahap hingga pada posisi yang normal.

• Mandi

Mandikan burung Nuri setiap hari dengan cara disemprot menggunakan sprayer hingga berair kuyup dan menggigil kedinginan dan tidak glabrakan lagi. Dalam kondisi kedinginan, maka burung akan menjadi lebih hening dan akan merasa lapar alasannya yakni burung banyak aben kalori untuk menghangatkan tubuhnya.

• Pakan

Pada dikala lapar tersebut, burung Nuri akan semakin tergantung pada kita yang selalu memberinya makan. Pada dikala itulah waktu yang sempurna untuk menjalin kedekatan dengan burung Nuri peliharaan kita dengan cara menunjukkan pakan kesukaannya eksklusif dari tangan kita.

Untuk menghindari semoga tidak dipatuk, pertama kita berikan pakan menggunakan lidi/kayu untuk menyodorkan pakan (pisang kepok/pepaya). Pada hari berikutnya ukuran lidi/kayu semakin dibentuk pendek, dan kalau burung terlihat sudah tidak takut lagi mengambil pakan dari lidi/kayu, cobalah berikan pakan eksklusif dari tangan kita.

Kalau burung Nuri sudah berani mendekat dan memakan pisang/pepaya yang kita sodorkan, itu tandanya burung sudah mulai merasa nyaman dengan kita. Lakukan cara tersebut secara rutin, semoga burung Nuri kesayangan kita menjadi jinak total dan bisa kita ajak bermain-main.

Kalau cara-cara penjinakan diatas kita lakukan secara rutin dan konsisten, biasanya dalam waktu 1 bulan burung Nuri yang awalnya sangat liar akan menjadi lebih jinak (semi jinak).

Setelah burung Nuri menjadi jinak, mulailah berikan pakan yang lebih bervariasi. Selain buah-buahan, berikan juga sayur-sayuran dan biji-bijian menyerupai jagung, biji kuaci dan milet untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari burung Nuri.

Tahap pemasteran burung Nuri:

Setelah burung Nuri benar-benar jinak, saatnya kita master dengan suara-suara yang kita inginkan. Cara memaster burung Nuri sama dengan cara memaster burung-burung kicau jenis lain pada umumnya, yaitu dengan menggunakan burung-burung masteran yang kita inginkan atau dengan menggunakan bunyi Mp3 player.

Agar burung Nuri bisa bicara (menirukan bunyi Manusia) sebaiknya burung ditempatkan ditempat yang sering kita gunakan berkumpul dan ngobrol dengan keluarga atau diruang tamu semoga burung sering mendengar bunyi Manusia dan sanggup merekamnya.

Selain itu berikan juga training dengan memperdengarkan satu kalimat yang kita inginkan setiap hari secara berulang-ulang. Setelah burung Nuri bisa menirukan satu kalimat yang kita ajarkan, gres kita ajarkan dengan kalimat yang lainnya.

NB: Perlu untuk diketahui, burung Nuri termasuk satwa yang dilindungi oleh undang-undang RI no 5 tahun 1990 perihal Konservasi Sumber daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan dimasukkannya sebagai daftar lampiran pada Peraturan pemerintah no.7 tahun 1999 perihal pengawetan jenis tumbuhan dan satwa liar.

Baca juga:

Tips perawatan burung Kepodang semoga rajin bunyi

Perawatan burung Hwamei/Wambi semoga rajin bunyi dan cepat gacor

Cara merawat Anis Kembang semoga rajin bunyi

Demikian gosip perihal cara merawat dan melatih burung Nuri semoga jinak dan bisa bicara. Untuk gosip lain seputar burung Nuri, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Burung Nuri

Kamis, 10 Maret 2016

Membentuk Mental Fighter Kenari Semenjak Usia Muda

Memelihara Kenari biar menjadi gacor tentu bukanlah hal yang sulit alasannya yakni intinya Kenari jantan yang sudah berusia sampaumur rata-rata niscaya rajin bunyi.

Tapi untuk menciptakan Kenari tetap gacor dimanapun bukanlah hal yang gampang alasannya yakni tidak semua Kenari yang gacor dirumah akan tetap gacor ketika dibawa ketempat lomba burung kicau yang ramai dan banyak burung Kenari lain yang semuanya gacor dan merupakan burung-burung dengan kualitas di atas rata-rata Kenari pada umumnya.

Untuk itu, biar Kenari mempunyai mental yang besar lengan berkuasa dan akan tetap gacor dimanapun terutama ketika dilombakan harus dilatih semenjak dini ketika Kenari masih berusia muda.

Tentunya dalam melaksanakan training mental Kenari dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran untuk mendapat hasil terbaik alasannya yakni segala sesuatu tidak ada yang instan, apalagi kalau kita merawat Kenari dari bahan.

Lain ceritanya kalau kita membeli Kenari yang sudah jadi (sudah berprestasi), kita hanya tinggal meneruskan perawatan dari pemilik sebelumnya tanpa harus repot melatihnya dan meraba-raba settingannya, tapi tentunya kita harus merogoh kocek lebih dalam.

Betikut ini tahapan perawatan untuk melatih mental fighter Kenari muda:

• Penempatan sangkar Kenari

Sering pindah-pindah kawasan menggantang Kenari, alasannya yakni dengan cara ini secara tidak pribadi akan melatih mental Kenari biar tidak hanya berkicau di satu kawasan saja alasannya yakni semenjak awal sudah kita biasakan berpindah-pindah tempat.

Sebab kalau Kenari hanya digantang disatu kawasan saja dan tidak ada perubahan suasana sedikitpun selama kita pelihara, maka hal itu akan menciptakan Kenari hanya akan berani berkicau ditempat itu saja (jago kandang).

• Membiasakan Kenari dengan suasana keramaian dengan cara menggantangnya ditempat yang banyak aktifitas Manusia dengan jarak yang rendah. Cara ini akan menumbuhkan metal Kenari biar terbiasa dengan aktifitas Manusia disekitarnya dan tidak takut dengan keramaian.

Kalau kenari sudah terbiasa dengan keramaian, maka nantinya Kenari tersebut tidak akan canggung lagi untuk berkicau ketika dilombakan.

• Gandeng Kenari muda tersebut dengan Kenari yang sudah jadi (gacor). Cara ini sangat efektif untuk melatih mental Kenari muda sekaligus untuk melatihnya berkicau, alasannya yakni Kenari muda cenderung akan menirukan bunyi dari Kenari lainya yang sudah gacor.

Gandeng Kenari muda dengan Kenari gacor yang mempunyai irama dan cengkok lagu yang anggun dan ngeroll dengan durasi panjang biar nantinya Kenari muda yang kita bentuk tersebut sanggup menirukan bunyi dari masterannya.

Tapi jangan menggantangnya dengan jarak yang terlalu bersahabat alasannya yakni justru akan berpotensi menciptakan mental Kenari muda menjadi down alasannya yakni merasa tertekan dengan keberadaan Kenari yang sudah lebih mapan.

Gantang Kenari muda dengan jarak yang berjauhan dengan Kenari yang sudah gacor, cukup biar suaranya biar masih sanggup terdengar dengan intonasi yang terperinci oleh Kenari muda yang sedang kita bimbing mentalnya.

• Sering pindah kandang

Cara ini juga sanggup dilakukan biar Kenari terbiasa dengan perubahan suasana kandangnya, hal ini akan membiasakan Kenari tetap rajin berkicau/gacor walaupun berganti-ganti kandang.

Nantinya ketika Kenari akan mengikuti lomba dan dipindahkan kedalam sangkar lomba, maka Kenari akan pribadi gacor dan tidak perlu menyesuaikan diri lagi dengan sangkar barunya alasannya yakni sudah dibiasakan berpindah-pindah sangkar semenjak awal.

• Sering dibawa jalan-jalan

Sejak usia muda, biasakanlah untuk membawa Kenari ketempat lomba/latber walaupun tidak untuk mengikuti lomba. Hal ini bertujuan biar Kenari terbiasa dengan hiruk-pikuk suasana lomba dan terbiasa mendengar bunyi Kenari lain dalam jumlah banyak yang saling beradu suara.

Dengan sering berada dilingkungan lomba, maka nantinya Kenari tidak akan minder/demam panggung lagi ketika diikutkan lomba.

Baca juga:

Cara ampuh untuk mengatasi Kenari over birahi (OB)

Biji fumayin diam-diam Kenari jawara

Perawatan yang sempurna untuk Kenari mabung/ngurak

Demikian gosip wacana membentuk mental fighter Kenari semenjak usia muda. Untuk gosip lain seputar Kenari, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kenari

Senin, 07 Maret 2016

Perawatan Khusus Untuk Cendet/Pentet Lapangan

Cendet/Pentet ialah burung predator yang ganas dan agresif. Burung ini termasuk burung yang cukup cerdas alasannya ialah bisa menirukan suara-suara burung lain dan suara-suara lain yang sering didengarnya.

Tapi sayangnya, tidak sedikit permasalahan yang sering timbul dalam memelihara burung predator ini kalau perawatannya tidak sempurna ibarat sikap manja/miyik/mbayeki, mbagong, galak, salto, hingga sikap kanibal yang menjadi sifat negatif dari burung predator ini.

Sebetulnya, untuk mengatasi semua sikap negatif Cendet/Pentet tersebut tidaklah sulit kalau kita bisa memahami aksara dan juga kebutuhan Cendet yang kita rawat. Kita sebagai pemilik/perawatnya harus jeli dalam membaca aksara dan kemauan dari Cendet yang kita rawat.

Terlebih dulu kita pelajari aksara dan kodrat Cendet/Pentet sebagai burung predator yang terbiasa berburu dan memangsa binatang-binatang kecil dan serangga sebagai pakan utamanya yang tentu saja kandungan proteinnya cukup tinggi.

Kandungan nutrisi dan protein dalam pakan hidup tersebut tentunya tidak bisa digantikan hanya dengan derma voer saja. Makara intinya, pakan berprotein tinggi mutlak harus diberikan pada Cendet/Pentet setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan nitrisinya.

Dalam perawatan kita, kebutuhan nutrisi Cendet/Pentet tersebut bisa dipenuhi dari derma Ekstra fooding (EF) ibarat jangkrik, belalang, ulat hongkong (UH), ulat sangkar (UK), larva tawon, kelabang, dan lainnya dalam jumlah yang cukup setiap harinya (tidak boleh kurang).

Kenali juga habitat hidup Cendet/Pentet yang suka berburu dipadang rumput dan lahan terbuka yang tentu saja terbiasa berjemur dibawah terik Matahari secara pribadi setiap harinya. Terapkan kebiasaan tersebut dalam perawatan hariannya dengan durasi penjemuran yang maksimal untuk menaikkan suhu badan Cendet pada tingkat yang ideal.

Setelah mengenali cara hidup dan habitat Cendet/Pentet di alam bebas, kita bisa mulai menerapkannya dalam perawatan hariannya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan Cendet/Pentet lapangan antara lain:

• Kebutuhan Nutrisi

Sebagai burung predator, tentunya Cendet/Pentet memerlukan energi yang besar untuk melaksanakan aktifitas berburu setiap harinya, dan energi tersebut mutlak diperoleh dari asupan pakan yang mengandung protein tinggi. Oleh alasannya ialah itu dalam memelihara Cendet jangan pernah pelit Ekstra fooding (EF) ibarat jangkrik dan ulat hongkong (UH).

Berikan jangkrik sepuasnya untuk perawatan hariannya serta menjelang lomba bisa ditambahkan dengan Ekstra fooding (EF) yang bersifat panas dan sanggup meningkatkan suhu badan Cendet/Pentet secara signifikan ibarat ulat hongkong (UH), larva tawon, belalang, atau kelabang untuk menaikkan suhu badan serta tensi Cendet sehingga emosinya menjadi tinggi dan sanggup tampil ngotot ketika dilombakan.

Sifat-sifat negatif yang sering diperlihatkan Cendet/Pentet tersebut bahu-membahu ialah akhir yang ditimbulkan dari kekurangan nutrisi yang kemudian ditunjukkan dengan sifat-sifat negatif tersebut.

• Suhu badan Cendet/Pentet

Suhu badan Cendet/Pentet harus berada pada tingkat yang ideal supaya sanggup mencapai performa yang maksimal serta bisa tampil sesuai karakternya sebagai burung predator yang ganas dan agresif.

Sesuai kehidupan di habitatnya, Cendet/Pentet menyukai daerah yang panas yang terkena sinar Matahari secara langsung. Hal itu bisa kita terapkan pada perawatan hariannya dengan melaksanakan penjemuran yang besar lengan berkuasa atau bisa juga dengan menerapkan terapi jemur sauna (burung kering kerodong kering) untuk mendapat panas yang lebih maksimal serta melatih nafasnya supaya lebih panjang sehingga sanggup membawakan lagu-lagunya dengan full power pada dikala dilombakan.

Jemur Cendet/Pentet hingga benar-benar maksimal, dan gres di angkat sesudah Cendet terlihat sudah mangap dan gelisah. Ambil voer dan air minumnya pada dikala dijemur supaya Cendet lebih tahan banting. Tapi ketika dijemur tanpa pakan dan minum harus diawasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Sediakan jangkrik 15-20 ekor didalam cepuk pada dikala dijemur supaya Cendet/Pentet bisa makan semaunya.

Setelah final dijemur, angin-anginkan terlebih dulu ditempat yang sejuk beberapa dikala hingga suhu tubuhnya kembali normal gres masukkan voer, air minum, dan berikan jangkrik 20 ekor lagi kemudian dikerodong dan biarkan istirahat hingga besok paginya.

Demikian juga kalau kita melaksanakan terapi jemur sauna (kerodong kering burung kering), voer dan air minumnya juga diambil, cukup sediakan jangkrik 15-20 ekor didalam cepuk sebagai makannya. Dan harus sering dikontrol supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, alasannya ialah terapi jemur sauna termasuk terapi yang ekstrim dan berbahaya kalau tidak dilakukan dengan benar.

Kalau kita tidak punya waktu untuk mengawasi Cendet/Pentet pada dikala melaksanakan terapi sauna sebaiknya air minum tetap disediakan didalam kandangnya supaya Cendet tidak mengalami dehidrasi.

Setelah Cendet/Pentet terlihat mangap dan gelisah segera di angkat dan di angin-anginkan beberapa dikala ditempat yang teduh supaya suhu tubuhnya kembali normal gres masukkan voer, air minum, dan jangkrik 20 ekor lagi kemudian dikerodong hingga besok paginya.

Tempatkan Cendet/Pentet ditempat yang hening dan hangat supaya suhu tubuhnya tetap stabil pada tingkat yang ideal.

Cendet/Pentet tidak perlu sering dimandikan, cukup dimandikan seperlunya saja kalau emosinya sudah terlalu over. Karena kalau sering dimandikan, akan berakibat pada menurunnya suhu badan Cendet yang akan berdampak pada timbulnya banyak sekali sikap negatif dan juga hilangnya jiwa fighter Cendet.

Untuk mengembalikan sifat predatornya, kita juga bisa menawarkan pakan hidup untuk diburu dan dimangsa oleh Cendet/Pentet ibarat katak, kadal, cicak, burung-burung kecil dan lainnya untuk diburu dan dimangsa oleh Cendet untuk mengembalikan naluri dasarnya sebagai burung predator.

Untuk melatih mental dan stamina Cendet/Pentet juga bisa diumbar dan diberikan burung untulan ibarat burung emprit atau burung gereja didalam sangkar umbaran supaya dikejar dan diburu oleh Cendet. Cara ini sangat ampuh untuk mengembalikan sifat orisinil Cendet sebagai burung predator, tapi cara ini tergolong sangat ekstrim dan tidak di Rekomendasikan.

Baca juga:

Cara menghilangkan sikap manja/miyik pada Cendet

Cara membentuk mental fighter Cendet/Pentet trotolan

Terapi sauna untuk mendongkrak emosi dan mental fighter Kacer

Demikian warta wacana perawatan khusus untuk Cendet/Pentet lapangan. Untuk warta lain seputar Cendet/Pentet, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cendet/Pentet

Minggu, 06 Maret 2016

Beberapa Manfaat Terapi Umbaran Untuk Burung Kicauan

Kandang umbaran atau polier cukup penting sebagai terapi untuk burung kicauan, apalagi untuk burung-burung lomba yang mutlak harus mempunyai stamina yang prima. Banyak sekali manfaat yang sanggup diperoleh dari terapi umbaran, diantaranya:

• Menjaga kondisi fisik burung

Dengan terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran akan melatih fisik burung, sehingga kondisinya akan selalu fit dan prima. Stamina dan nafasnya juga akan semakin kuat alasannya ialah dengan diumbar, seluruh otot-otot badan burung digunanakan untuk bergerak.

• Menguatkan otot-otot dada dan sayap burung

Terapi umbaran akan menguatkan otot-otot dada dan sayap burung yang berdampak pada kualitas bunyi burung menjadi lebih lantang dan bertenaga.

• Menguatkan nafas burung

Dengan terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran akan menciptakan nafas burung lebih panjang, sehingga burung lebih kuat untuk berkicau dari awal hingga selesai perlombaan.

Nafas yang panjang memang sanggup dilatih dengan penjemuran atau sanggup juga dengan terapi jemur sauna (burung kering kerodong kering), tapi akan lebih maksimal bila fisiknya juga dilatih dengan terapi umbaran, sehingga burung sanggup mendapat dua manfaat sekaligus, yaitu nafas yang panjang dan stamina yang prima.

• Mencegah kegemukan

Dengan terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran, akan lebih cepat memperabukan kalori sehingga mencegah terjadinya penumpukan lemak pada badan burung.

• Mencegah stres

Dengan berada dikandang yang besar, burung sanggup lebih leluasa bergerak mengepakkan sayapnya dan juga menjadi sarana refreshing untuk burung yang sudah terlalu usang berada dalam sangkar berukuran kecil/sempit (kandang harian).

Tapi perlu diperhatikan, untuk melaksanakan pengumbaran dihentikan asal-asalan saja memasukkan burung kedalam sangkar umbaran. Kita harus melihat kondisi burung yang akan kita umbar, apakah burung tersebut perlu diumbar atau justru sebaliknya, burung perlu banyak istirahat alasannya ialah kondisi fisiknya sedang tidak fit. Karena bila hingga salah penerapan, bukannya menjadi lebih baik tapi justru akan bertambah parah (ngedrop).

Burung yang kondisi fisiknya sedang tidak fit dan dipaksakan untuk berolah raga, maka kondisi fisiknya akan semakin drop alasannya ialah staminanya terkuras untuk terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran.

Burung yang akan diumbar harus dalam kondisi fisik yang benar-benar fit, alasannya ialah pengumbaran akan sangat menguras stamina burung.

Dalam melaksanakan terapi umbaran juga harus disediakan pakan dan Ekstra fooding (EF), serta air minum yang cukup semoga burung sanggup makan dan minum semaunya.

Pemberian Ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik dengan porsi tanpa batas pada waktu diumbar bertujuan semoga burung tidak kehabisan tenaga, alasannya ialah suplai pakan selalu tersedia. Sebab pembakaran kalori yang besar harus di imbangi pula dengan asupan nutrisi yang memadai semoga kondisi fisik burung tidak ngedrop.

Terapi umbaran sanggup dilakukan 2-3 kali dalam seminggu semoga burung tidak kelelahan. Untuk sangkar umbaran sendiri usahakan ditempatkan di area yang terkena sinar Matahari secara eksklusif semoga burung sanggup sekalian berjemur. Usahakan juga semoga penempatan sangkar umbaran kondusif dari gangguan predator menyerupai kucing dan lainnya.

Plangkringan dibentuk dengan posisi atas bawah, yaitu posisi bawah dibagian depan dan posisi atas dibagian belakang semoga burung sanggup terbang dengan posisi naik turun sehingga lebih efektif untuk olah fisik burung.

Dengan melaksanakan pengumbaran secara rutin dan teratur, maka lama-kelamaan kondisi fisik burung akan menjadi semakin fit dengan stamina yang semakin prima dan nafas lebih panjang sehingga dikala dilombakan, burung akan tampil lebih maksimal dan full power.

Pada dikala pertama di umbar, biasanya burung akan terlihat ngedrop alasannya ialah belum terbiasa, tapi sesudah terapi umbaran berjalan 1-2 bulan maka risikonya akan mulai terlihat dengan peningkatan performa burung yang signifikan.

Pengumbaran sangat bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental burung, alasannya ialah fungsinya mengembalikan burung menyerupai pada habitat orisinil dan kodratnya, yaitu terbang bebas mengepakkan sayapnya.

Burung yang sudah terlalu usang terkurung didalam sangkar harian tentunya tidak pernah lagi memakai sayapnya untuk terbang, dan tentunya otot-otot dada dan sayapnya tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, alasannya ialah itu secara tidak eksklusif kondisi tersebut akan kuat pada kualitas bunyi kicauannya.

Baca juga:

Terapi sauna untuk mendongkrak emosi dan mental fighter Kacer

Tips perawatan burung bagi karyawan yang tidak punya banyak waktu luang

Perawatan khusus untuk Cendet/Pentet lapangan

Demikian isu perihal beberapa manfaat terapi umbaran untuk burung kicauan. Untuk isu lain seputar burung kicauan, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Terapi Kandang Umbaran

Sabtu, 05 Maret 2016

Cara Membentuk Mental Cucak Ijo (Ci) Biar Lebih Fighter

Cucak ijo (CI) yakni burung semi fighter, jadi tidak semua Cucak ijo mempunyai mental fighter yang bagus. Karena itu, untuk menciptakan Cucak ijo biar mempunyai mental fighter yang kuat harus dilatih semenjak awal atau dimaksimalkan dengan perawatan dan terapi-terapi tertentu.

Perawatannya sendiri tentu membutuhkan kesabaran dan ketelatenan alasannya Cucak ijo (CI) dikenal sebagai burung yang tidak stabil. Mental tempur Cucak ijo akan muncul pada kondisi dimana tingkat birahi dan emosinya berada pada tingkat yang ideal.

Untuk mendapat tingkat birahi dan emosi yang ideal tersebut tidaklah gampang alasannya memerlukan kejelian dalam memahami aksara dari Cucak ijo tersebut.

Tiga point penting yang harus diperhatikan untuk mengondisikan Cucak ijo (CI) biar mempunyai mental tempur yang tangguh yakni tingkat birahi, emosi, dan stamina.

Sebetulnya untuk semua jenis burung kicau yang dilombakan, tiga point tersebut yakni kunci biar burung sanggup tampil maksimal di lapangan.

Tiga point penting tersebut sanggup diperoleh dengan pengaturan pakan, penjemuran, mandi, umbaran, pengerodongan, dan penempatan yang tepat.

• Birahi

Untuk mendapat tingkat birahi yang ideal, Cucak ijo (CI) harus mendapat asupan pakan yang berprotein tinggi menyerupai jangkrik, ulat hongkong (UH), kroto, belalang, dan lainnya.

Berikan Cucak ijo (CI) jangkrik sekenyangnya sebagai Ekstra fooding (EF) harian selain buah-buahan menyerupai pisang atau pepaya sebagai pakan hariannya. Dan pada ketika mau dilombakan tetap berikan jangkrik sekenyangnya selain buah-buahan menyerupai apel merah atau sawo.

Emosi

Emosi sangat besar lengan berkuasa pada mental tempur Cucak ijo (CI) biar sanggup tampil ngotot dan bringas ketika bertemu lawan. Dan untuk mendongkrak emosi Cucak ijo, sanggup dengan melaksanakan penjemuran yang lama. Karena bila suhu tubuhnya meningkat maka emosi Cucak ijo juga akan tinggi.

Jemur Cucak ijo (CI) hingga terlihat mangap dan gelisah. Cabut pakan dan minumnya, cukup berikan jangkrik saja dalam cepuk biar Cucak ijo lebih bandel. Tapi ketika melaksanakan penjemuran dengan cara tersebut kita harus terus mengawasinya biar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Kalau kita tidak sanggup terus mengontrolnya, sebaiknya pakan dan air minum tetap diberikan selama penjemuran.

Setelah simpulan dijemur, angin-anginkan dulu ditempat yang teduh beberapa ketika biar suhu tubuhnya kembali stabil gres diberikan air minum, buah, dan jangkrik sekenyangnya lalu dikerodong dan biarkan istirahat hingga esok paginya.

Agar performanya lebih maksimal tambahkan ulat hongkong (UH) atau kroto pada ketika mau dilombakan, penambahan kedua jenis Ekstra fooding (EF) tersebut harus diubahsuaikan dengan kondisi cuaca pada ketika lomba berlangsung.

Jika cuaca pada ketika lomba sangat panas, berikan kroto biar suhu tubuhnya tetap ideal dan untuk menambah staminanya, dan bila cuaca mendung atau hujan, berikan ulat hongkong (UH) untuk menjaga suhu tubuhnya biar tetap stabil.

Stamina

Hal yang tidak kalah penting berikutnya yakni stamina, alasannya burung lomba mutlak harus mempunyai stamina yang prima biar sanggup tampil maksimal ketika dilombakan.

Stamina yang prima sanggup diperoleh dari pengumbaran yang rutin dan teratur. Pada ketika diumbar sediakan buah-buahan yang mengandung banyak air menyerupai pepaya atau sawo. Sediakan juga jangkrik yang cukup banyak biar Cucak ijo sanggup makan semaunya untuk menggantikan energi yang dipakai untuk aktifitas terbang bolak-balik didalam sangkar umbaran.

Tempatkan Cucak ijo (CI) ditempat yang damai dan hangat untuk menjaga suhu tubuhnya biar tetap stabil dan biar sanggup beristirahat dengan damai untuk mengumpulkan tenaga sebelum perlombaan.

Agar stamina Cucak ijo (CI) prima pada ketika dilombakan, mulai H-3 menjelang lomba Cucak ijo harus istirahat total tanpa aktifitas apapun menyerupai mandi, jemur, ataupun pengumbaran, dan cukup full kerodong sehabis dilakukan perawatan harian dan proteksi pakan dan minum hingga hari H lomba untuk menyimpan tenaga.

Untuk melatih mental fighternya, seminggu sekali sanggup ditrek dengan Cucak ijo (CI) lain yang usianya lebih muda, atau dibawa ke arena latber untuk membiasakan Cucak ijo dengan suasana lomba walaupun tidak ikut digantang.

Jika dirasa mental dan performanya sudah bagus, maka sanggup mulai kita coba untuk ikut latber (latihan bersama) terlebih dulu untuk mengasah mental dan pengalamannya sebelum mengikuti event yang lebih besar.

Baca juga:

Beberapa manfaat terapi umbaran untuk burung kicauan

Penyebab dan cara mengatasi Kacer yang kurang fighter

Membentuk mental fighter Kenari semenjak usia muda

Demikian info wacana cara membentuk mental Cucak ijo (CI) biar lebih fighter. Untuk info lain seputar Cucak ijo (CI), sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak ijo (CI)

Jumat, 04 Maret 2016

Memahami Abjad Murai Watu (Mb) Biar Sanggup Memaksimalkan Performanya

Murai Batu (MB) yaitu burung tipe fighter, burung ini sangat bergairah dan cepat sekali naik emosinya kalau melihat atau mendengar bunyi burung sejenis.

Karakter fighter tinggi tersebut dimiliki hampir semua jenis Murai Batu (MB). Tapi pada kenyataannya, dalam perawatan kita, tidak sedikit Murai Batu yang mengalami banyak dilema menyerupai ngelowo/ngebetmen, hilang fighter, kanibal, dan aneka macam permasalahan lainnya.

Untuk sanggup mempunyai Murai Batu (MB) dengan mental tempur yang tangguh, maka terlebih dulu kita harus mempelajari habitat dan kebiasaan hidup Murai Batu (MB) ditempat asalnya, yaitu hutan belantara yang lebat dan banyak sumber air yang tentu saja suasananya sejuk sebab banyak pepohonan yang rindang dan terlindung dari sinar Matahari secara langsung.

Dari situlah kita sanggup menerapkan cara hidup dan kebiasaan Murai Batu (MB) di alam bebas dalam perawatan sehari-hari Murai Batu yang kita pelihara dalam sangkar biar teladan perawatan yang kita terapkan sanggup sempurna dan sanggup membangkitkan kembali huruf fighternya.

Jika melihat dari habitat hidup Murai Batu (MB), burung ini tidak menyukai panas Matahari yang terlalu terik sebab kebiasaan hidupnya yang suka berada dihutan-hutan rimbun dimana sinar Matahari terlindung oleh dedaunan yang lebat.

Habitat hidupnya juga bersahabat dengan sumber air yang memudahkannya untuk mandi dan mencari makan berupa binatang-binatang yang hidup disekitar sumber air tersebut.

Jadi, ketika kita pelihara, Murai Batu (MB) tidak perlu dijemur terlalu usang dan membutuhkan intensitas mandi yang lebih sering dibanding burung-burung fighter jenis lain menyerupai Kacer dan Cendet.

Dengan karakternya yang bergairah dan gaya tarungnya yang sangat atraktif, burung ini juga memerlukan asupan pakan berprotein tinggi tapi yang tidak bersifat panas atau yang tidak berpotensi menaikkan suhu badan dan tensi Murai Batu (MB) secara signifikan.

Ekstra fooding (EF) yang cocok untuk Murai Batu (MB) antara lain: jangkrik, kroto, ulat bambu (cilung), ulat daun pisang dan cacing yang mutlak harus tercukupi setiap harinya.

Jangan berikan Ekstra fooding (EF) yang bersifat panas yang sanggup meningkatkan suhu badan san tensi Murai Batu (MB) secara signifikan menyerupai ulat hongkong (UH), ulat sangkar (UK), larva tawon dan kelabang, kecuali pada dikala cuaca dingin/hujan dan pada dikala masa mabung untuk membantu mempercepat proses perontokan bulu-bulunya.

Karakter Murai Batu (MB) yang gampang emosi juga harus diredam dengan intensitas mandi yang lebih sering untuk menyetabilkan suhu tubuhnya dan juga perlu dilakukan pengumbaran secara rutin dan teratur untuk melatih nafas dan staminanya.

Perawatan harian dan lomba untuk Murai watu (MB):

• Pagi hari diembunkan berikan jangkrik 2-3 ekor.

• Jam 07.00 dimandikan dengan keramba, sesudah simpulan berikan jangkrik 3 ekor lagi.

• Setelah simpulan mandi kemudian dijemur sekitar 30 menit hingga 1 jam tergantung ketahanan Murai Batu (MB) dalam menahan panas. Setelah terlihat mangap dan gelisah segera angkat dan diteduhkan.

Ambil pakan dan air minumnya biar Murai Batu (MB) lebih bandel, tapi harus diawasi biar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Kalau kita tidak sempat untuk mengawasi lebih baik pakan dan air minumnya tetap diberikan.

• Setelah simpulan dijemur, angin-anginkan dulu ditempat teduh beberapa dikala hingga suhu tubuhnya stabil gres diberikan voer dan air minum, dan berikan juga kroto segar.

• Untuk perawatan sore hari cukup bersihkan kandangnya kemudian berikan jangkrik 5 ekor kemudian dikerodong hingga pagi.

• Sebaiknya gunakan voer dengan kandungan materi rumput maritim sebagai pakan utamanya.

• Berikan jangkrik setiap hari dengan porsi standar saja contohnya 5/5 pagi/sore (jangkrik alam lebih baik).

• Kroto sanggup diberikan 3x seminggu.

• Cacing dan ulat daun pisang juga sanggup diberikan seminggu sekali.

• Umbar Murai Batu (MB) 3x seminggu untuk melatih fisiknya.

Ketika mau dilombakan, mulai H-3 menjelang lomba, Murai Batu (MB) harus istirahat total (full kerodong) tanpa aktifitas apapun menyerupai mandi, jemur, dan umbar untuk menyimpan tenaga hingga hari H.

• Porsi jangkrik dinaikkan 2x lipat dari porsi hariannya.

• Berikan kroto segar setiap hari.

• Pagi hari pada dikala hari H, Murai Batu (MB) dimandikan kemudian jemur sebentar, berikan jangkrik 5 ekor+kroto kemudian dikerodong.

• Sampai lapangan berikan jangkrik 5 ekor lagi.

• Lihat cuaca menjelang lomba akan dimulai, kalau cuaca panas terik berikan kroto atau ulat daun pisang, dan air minumnya sanggup diberikan dengan larutan penyegar.

• Kalau cuaca menjelang lomba dimulai mendung atau hujan, tambahkan ulat hongkong (UH) atau larva tawon dan berikan vitamin khusus penggacor burung kicauan yang diteteskan pada air minumnya.

Intinya, dalam merawat Murai watu (MB), yaitu mengontrol tingkat birahi, emosi, dan memaksimalkan powernya. Ketiga poin tersebut terkait erat dengan performa Murai Batu ketika dilombakan.

Ketiga poin di atas sangat dipengaruhi oleh teladan perawatan harian yang meliputi:

• Asupan pakan berprotein tinggi yang tercukupi dan harus cocok dengan huruf serta sistem metabolisme badan Murai watu (MB).

• Intensitas mandi yang cukup untuk menyetabilkan suhu badan Murai Batu (MB). Intinya, harus jeli melihat kondisi cuaca, kalau cuaca panas intensitas mandi diperbanyak dan kalau mendung atau hujan intensitas mandi dikurangi.

• Rutinitas penjemuran yang cukup dan konsisten, serta tidak berlebihan biar tingkat emosi dan tetap stabil.

• Pengumbaran yang rutin dan teratur untuk melatih fisik, stamina, dan nafas Murai watu (MB).

• Menjelang istirahat, tempatkan Murai watu (MB) ditempat yang hening dan sejuk biar burung sanggup beristirahat dengan tenang.

Baca juga:

Beberapa manfaat terapi umbaran untuk burung kicauan

Terapi sauna untuk mendongkrak emosi dan mental fighter Kacer

Cara membentuk mental Cucak ijo (CI) biar lebih fighter

Demikian info perihal memahami huruf Murai Batu (MB) biar sanggup memaksimalkan performanya. Untuk info lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Murai Batu (MB)

Kamis, 03 Maret 2016

Perawatan Harian Poksay Medan/Poksay Mantel Supaya Cepat Gacor

Poksay Medan/Poksay Mantel yaitu jenis burung Poksay lokal. Suara kicauan burung ini cenderung monoton dan terdengar sangat keras, tajam dan kasar.

Poksay Medan/Poksay Mantel memang tidak terlalu terkenal dan tidak peminatnya. Mungkin alasannya suaranya yang monoton yang menciptakan burung ini kurang begitu laris dipasaran.

Tapi sebetulnya, Poksay Medan/Poksay Mantel cukup manis untuk dijadikan masteran burung-burung lomba alasannya abjad suaranya yang tajam dan agresif akan terdengar unik dan sangar jikalau dinyanyikan oleh burung lain di arena lomba.

Tapi jikalau kita mengakibatkan Poksay Medan/Poksay Mantel sebagai burung masteran, sebaiknya jarak penempatannya jangan terlalu akrab dengan burung yang dimaster, alasannya sanggup mengakibatkan burung yang dimaster menjadi stres alasannya abjad bunyi Poksay Medan yang sangat keras dan tajam akan menciptakan burung yang dimaster sering terkejut dan sanggup menciptakan mentalnya menjadi down.

Atur penempatannya agak jauh dari burung yang dimaster, cukup supaya suaranya masih sanggup terdengar sayup-sayup tapi intonasinya masih terdengar jelas.

Untuk mengakibatkan Poksay Medan/Poksay Mantel sebagai masteran, tentunya burung harus sudah gacor supaya bunyi kicauannya sanggup selalu terdengar oleh burung yang dimaster sepanjang hari dan sanggup cepat direkam.

Untuk menciptakan Poksay Medan/Poksay Mantel supaya rajin bunyi sesungguhnya cukup mudah, alasannya burung ini termasuk burung yang cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan gres dan jenis pakan baru.

Tapi biasanya, rata-rata Poksay Medan/Poksay Mantel mempunyai abjad yang giras alasannya hampir semua Poksay Medan yang ada dipasaran merupakan burung liar tangkapan hutan yang habitatnya sendiri berada dihutan dalam dan jarang atau bahkan tidak pernah berinteraksi sama sekali dengan Manusia, kecuali yang sudah dipelihara cukup usang mungkin sanggup jinak.

Perawatan Poksay Medan/Poksay Mantel sesungguhnya tidak berbeda jauh dengan perawatan burung kicauan jenis lainnya yang mencakup mandi, jemur, dan santunan pakan serta kebersihan kandang.

Perawatan harian Poksay Medan/Poksay Mantel:

• Mandi

Untuk tahap awal, sebaiknya Poksay Medan/Poksay Mantel dimandikan setiap pagi dengan cara disemprot hingga lembap kuyup untuk mengurangi sifat liarnya. Setelah final dimandikan, kemudian burung di angin-anginkan dulu ditempat yang teduh hingga bulu-bulunya kering.

Berikan jangkrik 5 ekor dan ulat hongkong (UH) 10-15 ekor eksklusif dari tangan supaya burung terbiasa dengan keberadaan kita sebagai perawatnya dan mulai tergantung pada kita.

• Jemur

Setelah bulu-bulunya kering, kemudian jemur Poksay Medan/Poksay Mantel selama 1 jam. Setelah final dijemur kemudian digantang ditempat yang ramai lalu-lalang orang atau kendaraan supaya burung terbiasa dengan lingkungannya yang gres dan berani berkicau walaupun ditempat yang ramai.

• Pakan

Untuk hariannya, Poksay Medan/Poksay Mantel sanggup diberikan voer sebagai pakan utamanya dan juga Ekstra fooding (EF) ibarat jangkrik, ulat hongkong, ulat jerman, ulat kandang, ulat daun pisang, belalang dan lainnya supaya kebutuhan nutrisinya terpenuhi sehingga burung menjadi lebih rajin bunyi.

• Kebersihan kandang

Kandang juga harus dibersihkan setiap hari alasannya Poksay Medan/Poksay Mantel makannya cukup banyak, jadi kotorannya juga cukup banyak dan cepat menumpuk didasar kandang.

Dengan perawatan yang konsisten, Poksay Medan/Poksay Mantel akan lebih cepat gacor dan sanggup dijadikan sebagai masteran untuk burung-burung peliharaan kita terutama yang diperuntukkan untuk lomba supaya bahan isiannya lebih bervariasi.

Baca juga:

Cara merawat dan melatih burung Nuri supaya jinak dan sanggup bicara

Tips perawatan burung Kepodang supaya rajin bunyi

Perawatan burung Hwamei/Wambi supaya rajin bunyi dan cepat gacor

Demikian warta ihwal perawatan harian Poksay Medan/Poksay Mantel supaya cepat gacor. Untuk warta lain seputar burung Poksay, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Poksay Medan/Poksay Mantel

Rabu, 02 Maret 2016

Perawatan Terbaik Untuk Cucak Jenggot Pada Ketika Mabung/Nyulam Bulu

Cucak jenggot (CJ) sangat jarang mengalami mabung total, dan rata-rata hanya mengalami nyulam bulu saja. Tapi apabila Cucak jenggot ternyata mengalami nyulam bulu dengan jumlah bulu yang rontok cukup banyak, maka perlu dilakukan perawatan khusus mabung/ngurak.

Pada ketika Cucak jenggot memasuki masa mabung, maka harus diberikan perawatan ekstra supaya sanggup menuntaskan masa mabungnya dengan sempurna, sehingga sehabis tamat mabung performanya akan tetap manis bahkan lebih baik dari sebelum mabung.

Bulu-bulu yang rontok dan digantikan selama masa mabung/nyulam akan menyerap sebagian besar dari kandungan protein dalam badan Cucak jenggot. Inilah kenapa selama masa mabung/nyulam perlu diberikan asupan protein yang lebih banyak dari biasanya.

Karena itu, pada masa mabung/nyulam, burung harus diberikan pakan dengan kandungan protein tinggi dengan porsi yang lebih banyak dari biasanya ketika dalam kondisi normal (tidak dalam masa mabung/nyulam) supaya sanggup diserap dan disimpan sebagai protein khusus untuk mempercepat pertumbuhan bulu-bulu baru.

Proses tersebut sangat penting bagi Cucak jenggot yang harus bekerja ekstra untuk mendapat nutrisi yang cukup untuk pembentukan bulu-bulu gres dengan sempurna.

Perawatan harian untuk Cucak jenggot pada ketika mabung/nyulam:

• Tempatkan Cucak jenggot ditempat yang tenang, jauh dari aktifitas Manusia dan gangguan-gangguan lain disekitarnya yang berpotensi menghambat proses mabungnya.

• Sebaiknya Cucak jenggot lebih banyak dikerodong (full kerodong) setiap harinya, dan buka kerodong hanya pada ketika memperlihatkan pakan dan air minum serta pencucian kandang.

• Mandikan Cucak jenggot cukup 1x seminggu saja.

• Penjemuran cukup 15 menit saja setiap hari mulai jam 07.00 pagi.

• Extra fooding (EF) ibarat jangkrik diberikan sekenyangnya setiap pagi dan sore, sebab burung membutuhkan lebih banyak asupan protein untuk pembentukan bulu-bulu baru.

Pada ketika mabung/nyulam, Cucak jenggot sanggup menghabiskan 8-10 ekor jangkrik sekali makan, sedangkan pada ketika kondisi normal (tidak dalam masa mabung/nyulam) Cucak jenggot akan membatasi sendiri asupan proteinnya dengan hanya mengkonsumsi jangkrik 3-5 ekor saja sekali makan. Karena 3-5 ekor jangkrik sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan proteinnya pada kondisi normal (tidak dalam masa mabung/nyulam).

Berikan ulat hongkong (UH) 15/15 pagi/sore pada ketika Cucak jenggot sedang merontokkan bulu-bulunya. Karena imbas panas yang ditimbulkan dari proteksi ulat hongkong (UH) tersebut sanggup membantu mempercepat rontoknya bulu-bulu usang Cucak jenggot.

Stop proteksi ulat hongkong (UH) sehabis bulu-bulu jarum mulai tumbuh. Mulai berikan jangkrik sekenyangnya (jangkrik sanggup di olesi minyak ikan) supaya pertumbuhan bulu-bulu gres lebih manis dan mengkilap.

• Berikan buah setiap hari dengan hidangan bervariasi ibarat pisang kepok (olesi dengan madu asli), pepaya, apel, sawo dan lainnya supaya kebutuhan nutrisi dan vitamin Cucak jenggot pada ketika mabung/nyulam sanggup terpenuhi dengan baik.

Perbanyak porsi proteksi buah pepaya sebab sangat manis untuk metabolisme badan Cucak jenggot. Voer tetap disediakan dalam cepuk.

• Faktor kebersihan juga harus diperhatikan pada ketika Cucak jenggot mabung/nyulam bulu.
Bersihkan sangkar setiap hari, bersihkan juga plangkringan serta kawasan pakan dan kawasan minumnya supaya terbebas dari kuman dan bakteri, air minum juga harus diganti dengan yang gres setiap hari. Kerodong sebaiknya juga dicuci seminggu sekali.

• Lakukan pemasteran untuk menambah variasi kicauannya, sebab pada masa mabung/nyulam, burung akan lebih banyak membisu dan akan lebih fokus mendengar serta mempelajari bunyi masterannya. Inilah ketika yang paling tepat untuk mengisi variasi kicauannya sesuai dengan yang kita inginkan.

Lakukan pemasteran secara tepat supaya kesudahannya maksimal. Sesuaikan aksara dan type bunyi Cucak jenggot dengan bunyi burung masterannya supaya lebih gampang direkam. Pemasteran juga sanggup dilakukan dengan menggunaka memakai bunyi Mp3.

Masa pemulihan pasca mabung/nyulam bulu:

• Setelah Cucak jenggot tamat mabung/nyulamnya, mulailah untuk dimandikan setiap hari. Biarkan burung mandi sendiri sepuasnya didalam cepuk atau keramba.

• Setelah tamat mandi, angin-anginkan dulu hingga bulu-bulunya kering kemudian dijemur selama 15-20 menit saja sebab bulu-bulu Cucak jenggot masih gres dan belum berpengaruh untuk menahan panas Matahari yang terlalu lama. Durasi penjemuran sanggup ditingkatkan sehabis 1-2 bulan pasca mabung.

• Porsi proteksi Ekstra fooding (EF) mulai dibatasi. Biasanya sehabis tamat mabung/nyulam, nafsu makan Cucak jenggot akan kembali normal, tidak rakus lagi terhadap jangkrik.

Cucak jenggot hanya akan mengkonsumsi jangkrik secukupnya saja sekitar 3-5 ekor sekali makan, tapi untuk mengantisipasi supaya Cucak jenggot tidak over birahi (OB), sebaiknya kita berikan 3/3 pagi/sore. Kroto sanggup diberikan seminggu 2x saja dengan porsi 1 sendok makan. Stop proteksi ulat hongkong (UH), kecuali pada ketika cuaca cuek atau ekspresi dominan hujan sanggup diberikan 5 ekor pagi dan sore.

• Buah diberikan setiap hari, antara lain:
Pisang kepok, pepaya, apel, sawo, dan lainnya. Berikan buah-buahan tersebut secara bergantian setiap harinya.

Baca juga:

Cara merawat Cucak Jenggot supaya cepat gacor

Perawatan yang tepat untuk Kenari mabung/ngurak

Cara supaya ekor Murai Batu (MB) bertambah panjang

Demikian gosip perihal perawatan terbaik untuk Cucak jenggot pada ketika mabung/nyulam bulu. Untuk gosip lain seputar Cucak jenggot, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak jenggot

Mengenal Kelebihan Dan Kekurangan Kacer Poci (Dada Putih) Dan Kacer Wulung (Dada Hitam)

Kacer Poci (dada putih) dan Kacer wulung (dada hitam) yaitu burung sejenis. Yang membedakan dari keduanya hanya warna putih dibagian dada pada Kacer Poci, sedangkan pada Kacer Wulung warna pada potongan dada hitam polos hingga pada potongan anusnya.

Kedua jenis Kacer tersebut sama-sama mempunyai mental fighter yang anggun dan juga mempunyai gaya tarung (ngobra) yang sama. Jika dilihat sekilas memang tidak ada yang berbeda dari kedua jenis Kacer tersebut kecuali warna bulu potongan dadanya.

Namun kalau kita cermati, bahwasanya ada beberapa perbedaan dari kedua jenis Kacer tersebut selain dari warna bulu dadanya. Perbedaan tersebut di antaranya yaitu dari segi bunyi dan mentalnya, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Kacer Poci (Dada putih):

Jenis Kacer inilah yang dikala ini sedang digemari oleh para Kacer Mania, baik yang hanya memeliharanya untuk klangenan dirumah atau yang tujuannya untuk dilombakan.

Di arena lomba, dikala ini memang Kacer Poci (dada putih) lebih mendominasi hampir di semua wilayah, dari mulai latber dikampung-kampung hingga peda event-event besar setingkat Nasional, Kacer Pocilah yang mendominasi gantangan. Maka tidak heran kalau dipasaran Kacer Poci lebih banyak peminatnya.

Kacer Poci (dada putih) memang mempunyai keunggulan pada suaranya yang lebih kristal dan melengking dengan banyak variasi lagu. Gaya tarungnya juga sangat eksotis membuka sayap dan ekor dengan leher yang meliuk-liuk atau biasa disebut ngobra. Kelebihan lain dari Kacer Poci yaitu pada dikala tarung lebih ngotot, total dan penuh power.

Kelebihan Kacer Wulung (Dada hitam):

Kacer Wulung (dada hitam) dikala ini memang kurang diminati, popularitasnya kalah jauh dengan Kacer Poci (dada putih). Di arena lomba, Kacer Wulung juga jarang terlihat sebab jarang sekali ada EO yang membuka kelas khusus untuk Kacer Wulung, kecuali di wilayah-wilayah tertentu. Maka tidak heran kalau dipasaran Kacer Wulung sepi peminat dikala ini.

Harga Kacer Wulung (dada hitam) dikala ini juga mulai turun, berbeda dengan jaman dulu pada tahun 1990an, Kacer Wulung terkesan lebih berkelas dan harganyapun jauh lebih mahal dari Kacer Poci.

Sebetulnya secara kualitas Kacer Wulung (dada hitam) tidak kalah dengan Kacer Poci, penampilan fisiknyapun terlihat lebih gagah dan terkesan berangasan dengan warna full hitam dibagian dadanya. Bahkan untuk problem mental dan stamina, rata-rata Kacer Wulung lebih tangguh dibandingkan rata-rata Kacer Poci.

Kacer Wulung (dada hitam) rata-rata mempunyai mental dan stamina yang tangguh dan bisa bertarung hingga berjam-jam tanpa mbagong.

Kalau Kacer Wulung (dada hitam) dan Kacer Poci (dada putih) ditrek, maka rata-rata Kacer wulunglah yang lebih unggul dan kebanyakan Kacer Poci akan mbagong kalau ditrek dengan Kacer wulung dalam waktu lama.

Kelemahan dari Kacer Wulung (dada hitam) yaitu pada type suaranya yang cenderung ngebass, kurang kristal dan terkesan tidak plong atau kurang melengking. Pada dikala tarung, Kacer Wulung juga mempunyai gaya ngobra menyerupai halnya Kacer Poci, namun terkesan kurang ngotot.

Jadi, kalau kedua jenis Kacer ini dibandingkan, maka kelebihan untuk Kacer Poci (dada putih) yaitu pada type suaranya yang kristal dengan banyak variasi lagu, sedangkan Kacer Wulung (dada hitam) mempunyai kelebihan pada mental dan staminanya yang lebih tangguh.

Baca juga:

Penyebab dan cara mengatasi Kacer yang kurang fighter

Terapi sauna untuk mendongkrak emosi dan mental fighter Kacer

Tips perawatan dan pemasteran Kacer Wulung (Dada hitam) biar ngeplong dan gacor

Demikian info wacana mengenal kelebihan dan kekurangan Kacer Poci (Dada putih) dan Kacer Wulung (Dada hitam). Untuk info lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kacer Wulung (Dahit) dan Kacer Poci (Daput)

Selasa, 01 Maret 2016

Cara Merawat Kacer Trotolan Supaya Mempunyai Mental Petarung Sehabis Dewasa

Dapat mempunyai Kacer yang berprestasi di arena lomba tentunya menjadi harapan semua Kacer Mania. Tapi untuk bisa membentuk seekor Kacer hingga bisa berprestasi tidak semudah yang kita bayangkan.

Merawat Kacer mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dengan segala permasalahannya menyerupai mbagong, hilang fighter, kanibal dan banyak sekali sikap negatif lainnya yang menciptakan banyak Kacer Mania kemudian mengalah dan menentukan beralih haluan bermain burung jenis lain.

Bagi yang berkantong tebal tentunya tidak ada masalah, tinggal beli Kacer yang sudah berprestasi dan meneruskan perawatan dan settingan dari pemilik sebelumnya tanpa harus repot mencari settingannya yang tepat biar performanya maksimal.

Lain ceritanya untuk para Kicau Mania yang berkantong tipis, tentunya hanya bisa membeli Kacer materi atau kacer rumahan yang harganya masih terjangkau dan berharap bisa mengorbitkannya biar bisa berprestasi.

Namun pada kenyataannya sebagian besar akhirnya zonk, sebab Kacer-Kacer yang ada dipasaran tersebut rata-rata yaitu Kacer buangan atau Kacer yang sudah rusak dan sulit untuk diperbaiki, yang kemudian nasibnya terdampar dipasar burung.

Tapi bukan mustahil harapan untuk mempunyai Kacer yang elok dan bisa berprestasi itu bisa diwujudkan dengan modal yang minim, salah satu caranya yaitu dengan memelihara Kacer dari trotolan biar bisa dibuat mental dan karakternya semenjak dini.

Untuk menentukan trotolan Kacer juga harus memperhatikan beberapa hal berikut ini biar nantinya akhirnya tidak mengecewakan, antara lain:

• Jenis kelamin

Pilihlah Kacer trotolan yang berjenis kelamin jantan, mintalah jaminan jikalau kita membeli trotolan Kacer dari penangkaran biar jikalau trotolan Kacer yang kita beli tersebut ternyata berjenis kelamin betina bisa ditukarkan.

Demikian juga jikalau kita membeli Kacer trotolan hutan, usahakan membeli pada pedagang yang sudah kita kenal baik biar ada jaminan jikalau ternyata trotolan Kacer yang kita beli tersebut berjenis kelamin betina bisa dikembalikan.

Sedangkan untuk ciri-ciri umum trotolan Kacer jantan, antara lain:

- Bulu hitam pada anakan/trotolan Kacer jantan warnanya lebih pekat.
- Warna trotolnya terlihat lebih coklat.
- Bentuk kepalanya terlihat papak.
- Posturnya lebih tegak ketika berdiri.
- Tingkah lakunya lebih agresif.
- Ujung pengecap pada belahan dalam yang berbentuk karakter V tedapat spot berwarna hitam.

• Katuranggan

Bagi penggemar burung kicau, tentu tidak absurd dengan istilah katuranggan, yaitu suatu cara untuk melihat potensi seekor burung dari bentuk tubuh atau ciri fisiknya. Maka untuk menentukan anakan/trotolan Kacer juga perlu diperhatikan ciri-ciri berikut ini untuk meramal potensinya dimasa depan:

- Bentuk tubuh ramping memanjang.
- Kedua sayap mengapit rapat dikedua sisi badannya.
- Kepala papak.
- Paruh tebal dan panjang.
- Mata melotot dengan sorot mata yang tajam.
- Kaki besar dengan cengkeraman yang kuat.

• Perilaku

- Pilihlah Kacer trotolan yang tingkah lakunya paling bergairah dari yang lain.
- Pilih yang nafsu makannya paling rakus.
- Pilih yang berdirinya tegak membusungkan dada terkesan menyerupai menantang.

Perawatan harian untuk Kacer trotolan:

• Lingkungan

Setelah mendapat Kacer trotolan, saatnya untuk merawatnya dengan perawatan yang tepat. Usahakan hanya memelihara satu Kacer saja dalam satu rumah, apalagi yang sudah arif balig cukup akal dan gacor sebab akan menciptakan Kacer trotolan yang kita pelihara merasa selalu terintimidasi dan sanggup berakibat pada rusaknya mental Kacer trotolan tersebut.

Dalam memelihara Kacer trotolan sebaiknya hanya ditemani burung-burung kecil saja menyerupai Pleci, Kolibri, Kenari dan lainnya sebagai masteran untuk memperkaya materi lagunya sekaligus untuk menguatkan mental Kacer trotolan tersebut biar merasa paling mayoritas dan paling berkuasa di lingkungannya.

Hal itu akan akan berdampak positif nantinya, sebab Kacer trotolan tersebut sesudah arif balig cukup akal akan mempunyai mental sebagai penguasa wilayah (teritorial), sebab setiap hari Kacer trotolan tersebut merasa menjadi yang paling besar lengan berkuasa di antara burung-burung lain disekitarnya.

• Pakan dan Ekstra fooding (EF)

Berikan pakan yang bergizi berupa voer dengan kandungan berprotein tinggi dan Ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik, belalang, kroto, ulat hongkong (UH), dan lainnya.

Berikan Ekstra fooding (EF) sekenyangnya biar pertumbuhan Kacer trotolan tersebut lebih cepat dan sempurna.

• Mandi dan jemur

Mandikan dan jemur Kacer trotolan secara teratur, biar burung selalu sehat dan aktif. Jangan lupa untuk membersihkan kandangnya setiap hari biar terhindar dari penyakit.

• Penempatan

Pindah-pindah kawasan menggantangnya biar Kacer trotolan tersebut terbiasa berkicau ditempat berbeda dan nantinya sesudah arif balig cukup akal tidak menjadi hebat sangkar yang hanya berani berkicau disatu kawasan saja.

• Umbaran

Biasakanlah untuk diumbar dari kecil biar staminanya dan nafasnya terbentuk semenjak dini. Dengan sering memakai sayapnya untuk terbang dikandang umbaran maka fisiknya akan semakin fit dan otot-otot dada serta sayapnya juga akan semakin besar lengan berkuasa sehingga bisa berkicau dengan full power.

Baca juga:

Mengenal kelebihan dan kekurangan Kacer Poci (Dada putih) dan Kacer Wulung (Dada hitam)

Penyebab dan cara mengatasi Kacer yang kurang fighter

Menyesuaikan perawatan Kacer dengan karakternya

Demikian warta perihal cara merawat Kacer trotolan biar mempunyai mental petarung sesudah dewasa. Untuk warta lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kacer trotol