Senin, 08 Februari 2016

Perbedaan Murai Kerikil Medan Super (Lokal) Dan Murai Kerikil Import

Selama ini yang disebut Murai Batu (MB) Medan Super ialah Murai Batu yang mempunyai postur badan besar dengan ekor yang panjang menjuntai.

Sebetulnya Murai Batu (MB) Medan Super ialah sebutan dari para pedagang untuk membedakan harga antara Murai Batu yang berpostur besar dan berekor panjang dengan Murai Batu berpostur sedang/kecil dan berekor pendek.

Dulu, pasar burung nasional khususnya Murai Batu (MB) memang didominasi oleh Murai Batu yang berasal dari wilayah Sumatera, dan yang paling digemari ialah Murai Batu yang berasal dari wilayah Bahorok. Bahkan hingga ketika ini, Murai Batu bahorok tetap menjadi primadona walaupun harganya selangit.

Yang dikatakan sebagai Murai Batu (MB) Medan Super ialah Murai Batu dengan postur badan besar dan panjang, ekor panjang agak tebal dengan bentuk daun ekor yang lebar.

Sebagian besar penggemar Murai Batu (MB) juga percaya, bahwa Murai Batu yang berasal dari wilayah Bahorok ialah Murai Batu dengan kualitas terbaik. Ciri utama dari Murai Batu bahorok yaitu ujung ekornya melengkung.

Murai Batu (MB) berpostur badan besar dengan ekor panjang menjuntai memang terkesan glamor dan indah dipandang, tapi Murai Batu dengan bentuk fisik ibarat itu jarang sekali sanggup tampil anggun dalam lomba.

Postur tubuhnya yang besar dan juga ekornya yang panjang serta tebal, diyakini menjadi hambatan tersendiri untuk sanggup tampil anggun di lapangan, lantaran Murai Batu dengan ekor yang panjang menjuntai membutuhkan stamina lebih besar ketika bertarung dan memainkan ekornya, sehingga tenaganya akan lebih cepat habis dan gampang gembos.

Tapi jikalau ingin tetap memaksakan Murai Batu (MB) tersebut untuk mengikuti lomba, maka cara untuk menyiasatinya ialah dengan memotong sebagian ujung ekornya semoga tidak terlalu berat.

Selain dengan cara itu, perlu juga dilakukan pengumbaran secara rutin dan juga penjemuran yang teratur untuk melangsingkan badan dari Murai Batu (MB) berpostur besar tersebut.

Jika melihat kenyataan dilapangan, justru sebagian besar Murai Batu (MB) yang banyak mendominasi lomba ialah Murai Batu yang berpostur sedang dengan ekor yang juga sedang (tidak terlalu panjang) dengan bentuk daun ekor kecil dan tipis.

Murai Batu (MB) ibarat itu biasanya mempunyai huruf main yang ngotot dan mempunyai stamina yang anggun untuk tampil dalam sebuah lomba. Tubuh dan ekornya yang relatif sedang, akan sangat membantu Murai Batu tersebut untuk sanggup tampil maksimal dilapangan.

Sekarang ini juga telah terjadi pergeseran orientasi dalam menentukan Murai Batu (MB). Murai Batu berpostur badan besar, berekor panjang dan tebal dengan daun ekor lebar tidak lagi diminati oleh para pemain lapangan, alasannya ialah mereka yakin bahwa Murai Batu dengan ciri fisik ibarat itu akan kesulitan untuk tampil anggun dalam lomba.

Sebetulnya sebagian besar Murai Batu (MB) yang beredar diwilayah Medan ialah Murai Batu yang dipasok dan didatangkan dari wilayah Aceh.

Murai Batu (MB) dengan postur besar dengan ekor panjang dan tebal serta daun ekor lebar aneka macam dijumpai diwilayah Aceh khususnya dari wilayah pantai barat, selatan dan daerah bersahabat Taman Nasional Gunung Leuser. Sedangkan untuk wilayah Sumatera Utara, kususnya Medan sudah tidak ada lagi habitat Murai Batu (MB) untuk memenuhi seruan pasar.

Dulu masih ada Langkat yang populer dengan Murai Batu (MB) Bahoroknya, tapi kini ini habitatnya sudah rusak parah. Juga masih ada daerah Padang Sidempuan yang berbatasan dengan Wilayah Sumatera Barat, tapi populasi Murai Batu diwilayah tersebut juga sudah langka, sama ibarat Murai Batu Pasaman yang habitatnya berdekatan dengan Sidempuan.

Maka untuk memenuhi seruan Murai Batu (MB) dipasaran tanah air, kini ini banyak didatangkan Murai Batu dari luar wilayah Indonesia di antaranya dari Malaysia, Thailand dan Vietnam yang oleh para oknum pedagang sering diberi label sebagai Murai Batu Sumatera lantaran penampilan fisik dan huruf dari Murai Batu import sangat ibarat dengan Murai Batu asal Sumatera.

Secara fisik, Murai Batu (MB) import memang sangat ibarat dengan Murai Batu lokal Sumatera dengan contoh ekor yang sama dan juga tidak gembung ketika bertarung. Bagi para pemula tentu akan kesulitan untuk membedakan antara Murai Batu import dengan Murai Batu lokal (Sumatera).

Tapi jikalau diamati lebih teliti, bulu ekor Murai Batu (MB) import relatif lebih kecil dan tipis meskipun panjangnya sama dan contoh ekornya juga sama. Postur badan Murai Batu import juga relatif lebih kecil dan terkesan tidak berisi walaupun ketika tarung memang tidak gembung.

Jadi hati-hati ketika membeli Murai Batu (MB) yang diberi label Murai Batu Medan/Sumatera. Kita harus benar-benar teliti, apalagi jikalau burung tersebut dibanderol dengan harga yang sama dengan Murai Batu Medan asli.

Sebaiknya jikalau ingin membeli Murai Batu (MB) Medan yang asli, belilah dipeternakan yang sudah terpercaya, yang terang asal-usul bahan indukannya, lantaran jikalau mencari Murai Batu Medan super orisinil tangkapan hutan/muda hutan sudah sangat sulit mengingat populasi burung ini dihabitatnya sudah sangat langka.

Baca juga:

Kunci sukses Murai Batu (MB) lapangan

Memahami huruf Murai Batu (MB) semoga sanggup memaksimalkan performanya

Cara merawat burung Cililin semoga cepat gacor

Demikian gosip wacana "Perbedaan Murai Batu Medan super (Lokal) dan Murai Batu import". Untuk gosip lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Murai Batu (MB) lokal dan Murai Batu (MB) import

Minggu, 07 Februari 2016

Cara Membentuk Mental Lovebird (Lb) Muda Semoga Lebih Fighter

Seiring dengan semakin maraknya lomba burung kicau terutama untuk kelas Lovebird (LB), baik itu kelas Lovebird PAUD maupun Lovebird DEWASA belakangan ini, maka secara otomatis juga ikut menaikkan popularitas burung paruh bengkok ini, sehingga ajakan pasar akan burung Lovebird juga ikut melonjak.

Dengan naiknya pamor Lovebird (LB) tersebut menciptakan banyak orang ramai-ramai memelihara burung cinta ini, baik itu para pemain lapangan atau mereka yang hanya ikut-ikutan musim saja. Tapi tidak bisa dipungkiri, popularitas Lovebird belakangan ini memang sangat luar biasa, hal itu juga terlihat dalam setiap gelaran lomba burung kicau, kelas Lovebird selalu full gantangan.

Dan yang paling banyak diminati ketika ini yakni Lovebird (LB) anakan dari indukan/trah juara atau oleh para pecinta Lovebird sering disebut dengan istilah PAUD jahat.

Kenapa yang banyak diburu yakni anakan Lovebird (LB) trah juara..?? Jawabannya tentu sebab faktor genetik yakni salah satu faktor yang sangat penting, sebab sang jawara tersebut akan mewariskan kemampuan dan bakat yang dimiliki kepada keturunannya.

Selain mewarisi gen indukannya, anakan Lovebird (LB) tersebut dari masih piyik juga sudah terbiasa mendengar bunyi induknya, jadi kemungkinan besar sewaktu remaja mereka akan memalsukan bunyi indukannya. Selain itu, warisan bakat dari induknya juga akan semakin menyempurnakan talentanya. Ini mengapa anakan Lovebird dari trah juara banyak diburu para pemain Lovebird lapangan.

Pemilihan materi menurut postur tubuh/katuranggan juga tidak ada salahnya kita lakukan. Lovebird (LB) dengan spesifikasi dibawah ini dipercaya yakni materi Lovebird yang prospek dan bisa dibuat untuk menjadi burung lapangan.

• Memiliki bentuk kepala bulat.
• Memiliki kaki panjang.
• Badan tegap dan dada bidang ketika berkicau.
• Sayap menyilang kanan dan kiri menerangkan burung mempunyai abjad fighter.
• Ekor melengkung hampir menyentuh plangkringan.

Untuk membentuk Lovebird (LB) semoga ngekek panjang sebaiknya dilakukan pemasteran semenjak dini, usahakan untuk dimaster semenjak piyik semoga balasannya lebih maksimal. Perdengarkan setiap hari bunyi Lovebird ngekek dengan durasi panjang, baik memakai bunyi Mp3 player atau dengan bunyi Lovebird asli.

Dengan dimaster setiap hari, maka anakan Lovebird (LB) tersebut akan merekam dan menirukan bunyi masteran yang setiap hari didengarnya semenjak masih piyik. Selain pemasteran, semoga Lovebird rajin ngekek dengan durasi panjang juga harus didukung dengan asupan gizi yang memadai.

Menu pakan harian untuk Lovebird (LB) semoga rajin ngekek:

Menu pakan harian untuk Lovebird (LB) yang cocok ketika masih anakan (PAUD) yakni sebagai berikut:

• Milet putih
• Gabah beras merah
• Canary seed
• Jagung muda
• Daun kangkung

Pemberian milet putih, Gabah beras merah dan Canary seed yang sempurna yakni dengan perbandingan 5 : 2 : 1.
Sedangkan untuk sumbangan jagung muda tidak perlu diberikan setiap hari, cukup berikan seminggu sekali saja. Kalau mau lebih baik lagi, kita sanggup menawarkan cacahan daun kangkung setiap dua kali dalam seminggu.

Menu pakan tersebut kita berikan semenjak dini semoga Lovebird (LB) terbiasa dengan sajian pakan tersebut ketika akan dilombakan. Tapi, jikalau kita memelihara Lovebird yang sudah dewasa, maka sajian pakannya harus dibedakan dengan Lovebird muda (PAUD).

Untuk pakan utama Lovebird (LB) dewasa, kita sanggup menawarkan bijian milet putih, milet merah, serta canary seed dengan perbandingan 2 : 1 : 2.

Ekstra fooding (EF)

Lovebird (LB) juga perlu diberikan Ekstra fooding (EF) dengan tujuan untuk membangkitkan birahinya semoga cepat bertelur atau untuk meningkatkan frekuensi kicauannya.

Ekstra fooding (EF) yang cantik untuk Lovebird (LB) remaja antara lain:

• Biji bunga matahari untuk meningkatkan birahi Lovebird (LB).

• Tulang sotong dan cangkang telur ayam untuk melindungi Lovebird (LB) dari banyak sekali macam penyakit dan untuk memenuhi kebutuhan mineral serta kalsiumnya.

• Sayur-sayuran segar menyerupai sawi dan wortel semoga warna bulu Lovebird (LB) selalu berkilau.

• Kuning telur rebus bisa diberikan untuk Lovebird (LB) yang sedang mabung, semoga proses mabungnya berjalan lancar. Usahakan memakai telur ayam kampung atau telur bebek.

Selain dari sajian pakan harian tersebut, semoga Lovebird (LB) bisa ngekek dengan durasi panjang perlu juga dilakukan perawatan lain seperti:

Mandi

Mandikan Lovebird (LB) setiap hari dengan cara disemprot memakai sprayer atau biarkan mandi sendiri dicepuk. Pokoknya ikuti kemauan Lovebird, jangan memaksakan sesuatu yang menciptakan burung tidak nyaman sebab dampaknya tidak akan bagus.

Jemur

Setelah dimandikan, jemur Lovebird (LB) selama dua jam rutin setiap hari (cabut pakan dan minumnya). Setelah akibat dijemur, angin-anginkan dulu selama 15 menit kemudian berikan pakan dan air minum yang dicampur dengan beberapa tetes vitamin.

Umbaran

Untuk melatih stamina dan nafas Lovebird (LB), perlu juga dilakukan pengumbaran setidaknya dua kali dalam seminggu. Pengumbaran juga berfungsi sebagai sarana refreshing bagi Lovebird untuk menurunkan birahi yang berlebihan dan juga untuk mencegah stres.

Melatih mental Lovebird (LB)

Lovebird (LB) lapangan harus mempunyai mental fighter yang tinggi semoga berani tampil maksimal pada ketika dilombakan. Karena percuma jikalau Lovebird punya materi cantik dengan durasi ngekek yang panjang tapi tidak mempunyai mental yang bagus, yang ada Lovebird tersebut tidak akan bisa mengeluarkan kemampuannya secara maksimal sebab sudah kalah mental.

Untuk melatih mentalnya, Lovebird (LB) muda perlu sering ditrek dengan Lovebird muda lainnya untuk menumbuhkan jiwa fighternya.

Baca juga:

Cara pemasteran untuk Kenari semoga mempunyai bunyi isian

Kunci sukses Murai Batu (MB) lapangan

Cara merawat burung Cililin semoga cepat gacor

Demikian isu wacana "Cara membentuk mental Lovebird (LB) muda semoga lebih fighter". Untuk isu lain seputar Lovebird (LB), sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Lovebird (LB)

Sabtu, 06 Februari 2016

Cara Merawat Kolibri Ninja (Konin) Bakalan Biar Cepat Gacor

Merawat Kolibri Ninja (Konin) dari anakan (ijoan/trotolan) memang lebih menyenangkan, lantaran kalau kelak Kolibri Ninja (Konin) tersebut sudah gacor dan bahkan sanggup teler tentu rasanya sangat puas lantaran kerja keras kita merawat burung tersebut dari ijoan/trotol terbayar dengan hasil yang sepadan.

Keuntungan lain dari merawat Kolibri Ninja (Konin) dari anakan yaitu burung lebih gampang jinak. Untuk mendapat Kolibri Ninja bakalan, kita sanggup membelinya dipasar atau kios-kios burung terdekat dan biasanya banyak dijual dalam sangkar ombyokan dari yang masih ijoan, trotolan, hingga yang sudah full metalik (Dewasa).

Jika kita membeli Kolibri Ninja (Konin) ombyokan tentu harganya jauh lebih murah dari Kolibri Ninja (Konin) yang sudah jadi (gacor). Sebaiknya beli dikios langganan yang sudah terpercaya biar mendapat jaminan kalau Konin yang kita beli tersebut berjenis kelamin jantan dan sanggup ditukarkan kalau ternyata betina.

Tapi bukan hal yang gampang untuk memelihara Konin bakalan, baik itu Konin yang masih trotol ataupun yang sudah sampaumur (fullmet) biar sanggup bertahan hidup dan bahkan sanggup hingga menjadi gacor. Karena pakan Kolibri Ninja (Konin) tergolong cukup sulit, yaitu madu/nektar yang ada pada kelopak-kelopak bunga, sedangkan dalam perawatan kita otomatis burung akan mengalami peralihan jenis pakan yang berbeda dengan dihabitat aslinya.

Tapi kini sudah banyak tersedia nektar buatan khusus untuk burung jenis Kolibri dan sudah banyak tersedia dikios-kios burung dan dipasar-pasar burung dengan kandungan nutrisi yang cukup lengkap sehingga Kolibri Ninja (Konin) bakalanpun sanggup cepat menyesuaikan diri dengan pakan barunya dan sanggup sehat serta rajin bunyi.

Perawatan harian Kolibri Ninja (Konin) bakalan:

Setelah kita mendapat bakalan Kolibri Ninja (Konin), hal yang paling penting dan harus dilakukan ialah mengkondisikan burung untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya terlebih dulu. Sebaiknya tempatkan Konin diruangan yang damai dan tidak ada gangguan dari burung lain yang gacor maupun dari gangguan-gangguan lain yang sanggup menjadikan Konin menjadi stres.

Berikan nektar dalam cepuk khusus dan juga kroto sekenyangnya biar burung merasa senang. Konin yang masih trotol membutuhkan nutrisi yang tinggi lantaran masih dalam masa pertumbuhan menjadi Konin dewasa.

Tempatkan Konin diruangan yang damai tanpa kerodong, tidak usah dimandikan dan dijemur dulu selama masa adaptasi. Setelah beberapa hari masa adaptasi, kita sanggup mulai menerapkan perawatan yang intensif.

Perawatan dimulai dari:

• Pengembunan

Keluarkan Kolibri Ninja (Konin) pada jam 05.00 pagi untuk diembunkan, gantang Konin ditempat yang tinggi atau kerek diatas pohon biar Konin merasa seperti dihabitat aslinya, selain itu juga biar Konin lebih sehat dan merasa segar lantaran mendapat udara pagi yang segar dan bebas polusi.

• Mandi

Jam 07.00 pagi Konin sanggup dimandikan kemudian di angin-anginkan dulu hingga bulu-bulunya kering dan berikan nektar sebagai pakan utamanya.

• Jemur

Setelah semua bulu-bulunya kering kemudian Konin dijemur selama kira-kira satu jam biar Konin lebih sehat dan suhu tubuhnya menjadi stabil.

• Ekstra fooding (EF)

Setelah simpulan dijemur, berikan kroto segar dengan porsi sekenyangnya biar Konin sanggup makan sepuasnya dan tidak kekurangan protein hewani, alasannya ialah biasanya nektar buatan tidak mempunyai kandungan protein hewani.

Pemberian kroto ialah hal yang penting untuk Konin yang masih trotol. Setelah diberikan kroto tempatkan Konin ditempat yang damai untuk istirahat.

Lakukan perawatan tersebut secara konsisten dan tetap rutin diberikan kroto setiap hari biar Konin menjadi sehat dan lebih cepat gacor.

Dalam merawat Konin bakalan, hal yang paling penting diperhatikan dalam masa-masa awal ialah memantau nafsu makannya, kalau Konin lahap memakan kroto dan juga nektar maka peluang hidup Konin bakalan tersebut menjadi sangat besar.

Tapi kalau Konin bakalan tersebut nafsu makannya kurang lahap, sebaiknya cepat-cepat mencari materi masakan lain yang mempunyai nutrisi hampir sama dengan kedua pakan tersebut dan pastikan Konin mau memakannya. Karena kalau ternyata Konin tersebut tidak mau makan atau kurang nafsu makan, maka kemungkinan Konin bakalan tersebut tidak akan sanggup bertahan hidup lebih lama.

Pemberian kroto pada Konin bakalan memang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, tapi kalau sehabis tiga hari Konin bakalan masih belum mau memakan kroto yang kita berikan, sebaiknya segera lakukan terapi lapar dengan cara mengambil cepuk yang berisi nektar pada ketika pengembunan dan cukup berikan air putih saja.

Setelah proses mandi dan penjemuran selesai, berikan kroto segar yang higienis dari semut-semutnya, berikan sedikit saja taruh dalam cepuk, perhatikan apakah Konin mau memakan kroto yang kita sediakan atau tidak. Jika Konin mau memakannya, maka kita sanggup menambahkan kroto dengan jumlah yang lebih banyak dan sementara dukungan nektar dilarang dulu biar Konin terbiasa mengkonsumsi kroto terlebih dulu.

Tapi kalau ternyata Konin tersebut belum mau memakan kroto yang kita sediakan, sebaiknya kroto kita taruh dalam nektar dengan jumlah yang tidak terlalu banyak, usahakan sampai Konin mau memakanya.

Jika Konin sudah mulai mau memakan kroto yang dicampur nektar walaupun cuma sedikit, itu artinya sudah ada perkembangan positif. Berikan kroto dengan porsi yang tetap sama untuk bebarapa hari dan porsinya terus ditambah hingga Konin terbiasa mengkonsumsi kroto dan mau memakan kroto tanpa dicampur nektar.

Intinya, dalam merawat Kolibri Ninja (Konin) bakalan harus sabar dan telaten biar sanggup bertahan hidup dan rajin bunyi nantinya.

Baca juga:

Tips merawat Sirtu/Cipoh pada ketika animo hujan

Perawatan sempurna untuk Tledekan Gunung biar rajin bunyi dan cepat gacor

Perawatan yang sempurna untuk Ciblek gunung/Tribel biar rajin bunyi

Demikian isu wacana "Cara merawat Kolibri Ninja (Konin) bakalan biar cepat gacor". Untuk isu lain seputar Kolibri, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kolibri Ninja (Konin) trotol

Ciri-Ciri Jalak Putih/Jalak Pito Jantan Dan Betina

Jalak Putih/Jalak Pito masih dianggap sebagai burung mewah, selain lantaran populasinya yang sudah langka dan sulitnya mendapat burung ini dipasaran, harga burung inipun termasuk cukup mahal.

Penampilan fisik Jalak Putih/Jalak Pito memang terlihat elegan dan glamor dengan warna bulu yang didominasi warna putih higienis dengan perpaduan warna hitam yang harmonis pada penggalan sayap dan ekornya mengakibatkan burung ini sangat cocok dipelihara sebagai burung kicauan sekaligus sebagai burung hias lantaran bentuk fisiknya yang menarik.

Jalak Putih/Jalak Pito mempunyai aksara yang sama dengan jenis burung Jalak lainnya, yaitu sangat cerewet dengan volume bunyi yang keras dan suka menjiplak bunyi burung lain atau suara-suara lain yang sering didengarnya.

Populasi Jalak Putih/Jalak Pito hampir sama menyerupai Jalak Bali, yaitu terancam mengalami kepunahan yang disebabkan lantaran rusaknya habitat alami dari burung-burung tersebut dan juga lantaran semakin maraknya praktik perburuan liar terhadap spesies burung ini.

Karena populasi dari Jalak Putih/Jalak Pito ini semakin sedikit dan terus berkurang, maka pemerintah melalui dinas terkait telah memasukkan burung ini kedalam daftar burung yang dilindungi oleh undang-undang.

Tapi walaupun termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi, ajakan terhadap Jalak Putih/Jalak Pito dipasaran masih cukup tinggi walaupun harganya cukup mahal. Hal itu pula yang dimanfaatkan oleh para oknum pedagang bandel untuk melaksanakan penipuan demi mendapat laba yang besar dengan cara menyemir burung Jalak jenis lain menyerupai Jalak Kebo/Jalak Penyu dan juga Jalak Nias dengan warna putih.

Untuk para pemula, tentu akan mengalami kesulitan untuk membedakan antara Jalak Putih yang orisinil dan Jalak Putih yang palsu (semiran), apalagi kalau tanpa perbandingan dengan Jalak Putih yang asli.

Ciri-ciri Jalak Putih/Jalak Pito yang asli:

• Memiliki ukuran tubuh sedang dan mempunyai postur tubuh yang seimbang sehingga terlihat gagah.

• Pada burung remaja mempunyai bulu yang didominasi oleh warna putih higienis (tidak kusam) dengan kombinasi warna hitam yang harmonis pada penggalan ekor dan sayapnya.

• Untuk Jalak Putih yang masih muda, bulunya didominasi oleh warna putih kelabu (kusam) pada penggalan leher, kepala, punggung, dan epilog sayapnya.

• Pada ras melanopterus (Jawa dan madura), warna punggung dan epilog sayap berwarna putih, sedangkan pada ras tertius (Bali), warna punggung dan epilog sayap berwarna abu-abu gelap.

• Memiliki kulit tanpa bulu pada sekitar mata dengan bentuk yang memanjang berwarna kuning cerah.

• Memiliki iris mata berwarna coklat tua.

• Paruh berwarna kuning dengan sedikit semburat warna hitam dengan bentuk lurus dan tajam.

• Memiliki ukuran kaki yang panjang dengan warna kecoklatan.

Ciri-ciri spesifik dari Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina:

Memang agak sulit untuk membedakan burung Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina lantaran keduanya mempunyai warna bulu dan postur tubuh yang hampir serupa, namun ada satu cara untuk mengetahui jenis kelamin Jalak Putih yaitu dengan cara melihat penggalan anusnya.

Pada anus Jalak Putih/Jalak Pito jantan berwarna ungu tua, sedangkan pada anus Jalak Putih betina berwarna putih kemerahan. Warna ungu renta pada anus Jalak Putih jantan akan terlihat sangat terperinci ketika burung telah berusia dewasa, sedangkan untuk burung yang masih muda warnanya agak kurang jelas.

Masih ada cara lain untuk membedakan Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina, yaitu dengan memperhatikan kicauan dan bentuk kepalanya.

• Jika diperhatikan dengan seksama, Jalak Putih jantan mempunyai ukuran tubuh dan kepala yang lebih besar dibanding Jalak Putih betina.

• Jalak Putih/Jalak Pito jantan mempunyai aksara yang garang dan lebih cerewet dengan kicauan ngeroll dan lebih nyaring dengan volume lebih keras serta lebih variataif bila dibandingkan dengan Jalak Putih betina yang kurang cerewet dengan kicauan yang cenderung monoton dan kurang keras.

• Ketika berkicau, jambul Jalak Putih/Jalak Pito jantan terlihat lebih jegrik/berdiri dibanding Jalak Putih betina.

Habitat Jalak Putih/Jalak Pito:

Burung ini lebih suka menghuni hutan primer dan hutan sekunder, tepi hutan atau lahan yang mempunyai banyak pepohonan didataran rendah dan perbukitan. Walaupun burung ini yaitu satwa endemik Pulau Jawa dan Bali, namun Jalak Putih juga sanggup ditemukan diwilayah Lombok (NTB), Madura, Sumatera dan Kalimantan.

Dulu, Jalak Putih/jalak Pito sering terlihat berkeliaran disekitar area persawahan untuk mencari makan, namun ketika ini Jalak Putih hanya sanggup ditemukan didaerah rawa, hutan dataran rendah, dan hutan pedalaman yang jauh dari pemukiman penduduk.

Jalak Putih/Jalak Pito mempunyai kebiasaan hidup secara berkelompok dengan jumlah koloni antara 4-5 ekor. Sarang Jalak Putih cukup sulit untuk ditemukan, lantaran burung ini sering menciptakan sarang pada lubang-lubang pohon yang tinggi sehingga sarang burung ini sulit sekali ditemukan.

Baca juga:

Cara menentukan Jalak ombyokan yang sudah bunyi

Cara merawat burung Cililin semoga cepat gacor

Perawatan harian Poksay Medan/Poksay Mantel semoga cepat gacor

Demikian info ihwal "Ciri-ciri Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina". Untuk info lain seputar Jalak, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina

Kamis, 04 Februari 2016

Manfaat Daun Mengkudu/Pace Untuk Menjernihkan Bunyi Kenari

Buah mengkudu sudah usang populer sebagai tanaman obat yang mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan Manusia. Dan selain bermanfaat untuk kesehatan Manusia, ternyata daun mengkudu juga mempunyai khasiat yang besar untuk burung Kenari.

Salah satu manfaat dari daun mengkudu bagi Kenari ialah untuk memperlancar sirkulasi darah pada badan Kenari, lantaran daun mengkudu mempunyai kandungan berupa fitnutrein ibarat scopoletin yang mempunyai kegunaan untuk mengatasi duduk kasus pada pembuluh darah yang mengalami penyempitan.

Daun mengkudu juga mempunyai kandungan antioksidan dalam jumlah yang sangat tinggi. Selain itu, daun mengkudu juga mengandung enzim, vitamin A, selenium dan nutrisi lainnya.

Daun mengkudu ternyata juga cukup ampuh untuk membantu sistem pencernaan pada burung Kenari, hal itu disebabkan lantaran adanya kandungan senyawa dalam daun mengkudu yang menstimulasi serotonin dari dalam otak. Serotonin sendiri berperan penting untuk mengatur laju makanan didalam usus dan juga mengatur sistem pencernaan.

Selain untuk memperlancar sirkulasi darah dan untuk memperlancar sistem pencernaan burung, daun mengkudu juga dipercaya mempunyai manfaat lain ibarat membantu menjaga stamina Kenari, merangsang Kenari semoga semakin rajin berkicau, serta mengobati serak pada tenggorokan Kenari sehingga suaranya akan lebih jernih dan lantang. Selain itu, daun mengkudu juga sanggup meningkatkan nafsu makan Kenari dan juga mengobati beberapa macam penyakit pada Kenari.

Cara proteksi daun mengkudu untuk Kenari sama dengan proteksi pakan pelengkap lain ibarat daun sawi dan sayur-sayuran lainnya, yaitu cukup dicantolkan didalam kandangnya saja.

Pilih daun mengkudu yang masih muda, dan sebelum diberikan pada Kenari sebaiknya dibersihkan terlebih dulu dengan air bersih.

Pemberian daun mengkudu sanggup dikombinasikan dengan sayur-sayuran ibarat sawi, lobak, gambas dan lainnya. Berikan juga buah-buahan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Kenari.

Baca juga:

Cara pemasteran untuk Kenari semoga mempunyai bunyi isian

Cara merawat Kolibri Ninja (Konin) bakalan semoga cepat gacor

Tips merawat Sirtu/Cipoh pada dikala demam isu hujan

Demikian gosip ihwal "Manfaat daun mengkudu/pace untuk menjernihkan bunyi Kenari". Untuk gosip lain seputar Kenari, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Manfaat daun mengkudu/pace untuk Kenari

Rabu, 03 Februari 2016

Manfaat Daun Ginseng Jawa Untuk Kenari

Meskipun dinamakan Ginseng Jawa, namun flora ini bergotong-royong bukan merupakan flora orisinil Pulau Jawa, tapi berasal dari wilayah tropis Benua Amerika.

Penyebutan Ginseng Jawa tersebut dikarenakan flora ini mempunyai bentuk akar yang menyerupai dengan flora Ginseng dari Korea dan banyak tumbuh didaerah Jawa. Selain itu, flora ini juga mempunyai khasiat yang hampir sama dengan Ginseng Korea, adalah sebagai penambah stamina.

Di kalangan pecinta Kenari, manfaat flora ini dipercaya bisa mendongkrak stamina Kenari dan menciptakan Kenari semakin rajin berkicau.

Pemanfaatan daun Ginseng Jawa sebagai Ekstra fooding (EF) untuk Kenari memang sudah dilakukan semenjak lama. Hal tersebut terbukti dari banyaknya Kenari-Kenari jawara yang selalu menyertakan daun Ginseng Jawa dalam sajian perawatan hariannya.

Meskipun belum ada penelitian resmi mengenai manfaat daun Ginseng Jawa atau Som Jawa ini, namun khasiatnya sudah banyak dirasakan secara bebuyutan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Daun Ginseng Jawa dianggap sanggup memulihkan kondisi badan yang menurun dengan cepat dan juga bisa meningkatkan stamina. Adapun zat aktif yang terkandung dalam akar dan batang daun ginseng antara lain:
- tanin
- saponin
- alkaloid
Sedangkan pada bab daunnya mempunyai kandungan materi aktif seperti:
- saponin
- flavonoid
- steroid
- minyak atsiri
- vitamin A, dan juga beberapa mineral penting lainnya yang diharapkan oleh tubuh.

Beberapa manfaat daun Ginseng Jawa untuk Kenari:

• Melancarkan peredaran darah pada badan Kenari.

• Meningkatkan stamina dan durasi kerja Kenari.

• Membantu mempercepat pemulihan Kenari yang sedang dalam kondisi tidak fit.

• Menjaga daya tahan badan Kenari dari serangan penyakit.

• Merangsang Kenari biar lebih rajin berkicau dengan durasi yang lebih panjang.

• Menambah nafsu makan Kenari.

Cara menawarkan daun Ginseng Jawa pada Kenari:

Pemberian daun Ginseng Jawa pada Kenari bisa dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari memberikannya secara eksklusif dengan menggantung batang dan daunnya didalam sangkar Kenari atau bisa juga dengan cara memotong kecil-kecil bab daunnya kemudian mencampurkannya dalam pakan biji-bijian atau mencampurkannya dengan pakan lain menyerupai egg food.

Sebelum dipakai sebaiknya daun Ginseng Jawa tersebut terlebih dulu dibersihkan dengan air higienis biar terbebas dari kotoran dan kuman.

Pemberian daun Ginseng Jawa bisa dikombinasikan dengan sayur-sayuran menyerupai sawi, lobak, gambas dan lainnya biar Kenari lebih sehat dan tercukupi nutrisinya.

Baca juga:

Manfaat daun mengkudu/pace untuk menjernihkan bunyi Kenari

Cara membentuk mental Lovebird (LB) muda biar lebih fighter

Fungsi utama kerodong untuk burung kicau

Demikian isu wacana "Manfaat daun Ginseng Jawa untuk Kenari". Untuk isu lain seputar Kenari, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Manfaat daun Ginseng Jawa untuk Kenari

Selasa, 02 Februari 2016

Manfaat Daun Krokot Untuk Kenari

Krokot yaitu tanaman yang sering dianggap sebagai tanaman hama alasannya berpotensi mengganggu perkembangan tanaman pertanian. Namun selain anggapan jelek tersebut, ternyata ada manfaat besar dari tanaman ini. 

Selama ini, krokot dikenal sebagai tanaman obat yang banyak dikonsumsi Manusia untuk menjaga kesehatan maupun untuk pengobatan. Krokot juga sering dimanfaatkan sebagai sayur atau lalapan.

Kandungan gizi dalam daun krokot antara lain:
- omega 3
- sodium
- alumunium
- kalsium
- zat besi
- fosfor
- vitamin A
- vitamin B
- vitamin C
- magnesium
- mangan, dan masih banyak lagi kandungan zat aktif lainnya.

Tapi selain bermanfaat untuk Manusia, ternyata tanaman ini juga mempunyai banyak manfaat untuk burung kicauan terutama untuk Kenari yang sanggup diberikan sebagai pakan pelengkap atau Ekstra fooding (EF) biar Kenari lebih rajin bunyi dan mempunyai nafas yang panjang ketika berkicau serta masih banyak manfaat lainnya untuk kesehatan burung Kenari.

Cara derma daun krokot pada Kenari cukup dicantolkan didalam kandangnya dengan posisi yang gampang dijangkau oleh Kenari, tapi sebelum diberikan sebaiknya daun krokot dibersihkan terlebih dulu dengan air bersih.

Cara lain yang sanggup dilakukan yaitu dengan mengeringkan tanaman ini dengan menjemurnya dibawah terik matahari hingga benar-benar kering kemudian menggilingnya hingga menjadi tepung dengan memakai blender. Pemberian tepung daun krokot ini sanggup dengan mencampurkannya pada pakan biji-bijian atau pakan lainnya ibarat egg food.

Daun krokot sebaiknya diberikan setiap 2-3 kali seminggu dengan tetap diselingi derma Ekstra fooding (EF) lain terutama sayur-sayuran serta buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Kenari.

Baca juga:

Manfaat daun Ginseng Jawa untuk Kenari

Manfaat daun mengkudu/pace untuk menjernihkan bunyi Kenari

Cara pemasteran untuk Kenari biar mempunyai bunyi isian

Demikian gosip wacana "Manfaat daun krokot untuk Kenari". Untuk gosip lain seputar Kenari, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Manfaat krokot untuk Kenari

Senin, 01 Februari 2016

Cara Menghilangkan Kebiasaan Salto Pada Kacer

Salto merupakan salah satu sikap negatif Kacer yang sangat tidak disukai oleh para Kacer Mania, baik yang hanya memelihara Kacer untuk rumahan ataupun yang tujuananya untuk dilombakan.

Untuk Kacer rumahan bahu-membahu sikap salto tersebut tidak terlalu masalah, lantaran tujuannya hanya untuk didengarkan suaranya saja. Tapi pada kenyataannya, Kacer rumahan juga kurang diminati kalau mempunyai kebiasaan salto, lantaran kebiasaan salto tersebut ternyata akan mengurangi nilai jualnya ketika akan dijual.

Sedangkan untuk Kacer lapangan, sikap salto memang menjadi dilema yang sangat serius lantaran akan mempengaruhi penilaian juri ketika Kacer tersebut dilombakan. Sebab selain tidak lezat dilihat, salto juga akan menciptakan Kacer menjadi cepat lelah dan cenderung ngetem ketika dilombakan dan tentunya akan sangat mempengaruhi penilaian dari para juri.

Untuk menangani kebiasaan salto pada Kacer dengan tepat, maka kita harus mengetahui terlebih dulu apa yang menjadi faktor pemicu yang mengakibatkan Kacer tersebut salto dengan cara memantau perilakunya pada ketika apa atau pada ketika kenapa Kacer tersebut melaksanakan salto serta mengevaluasi perawatan harian yang kita lakukan selama ini secara detail.

Secara umum kebiasaan salto pada Kacer sanggup di atasi dengan beberapa cara, tentunya cara atau threatment yang kita lakukan harus diadaptasi dengan faktor pemicu timbulnya sikap salto pada Kacer tersebut.

Berikut ini yaitu beberapa penyebab Kacer salto dan cara mengatasinya:

1. Kacer salto lantaran menggandakan burung lain

Jika Kacer salto disebabkan lantaran menggandakan sikap salto dari burung lain disekitarnya, maka penangananya yaitu dengan cara segera menjauhkan atau menghindarkan Kacer tersebut dari burung-burung lain disekitarnya yang mempunyai kebiasaan salto, menyerupai misalnya: Cendet/Pentet, Pleci, Gelatik, Sirtu, Ciblek dan burung-burung lainnya yang suka melaksanakan gerakan salto biar tidak menjadi kebiasaan pada Kacer. Sebab kalau terus-menerus dibiarkan maka sikap salto tersebut akan menjadi kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan.

Kalau burung-burung yang mempunyai kebiasaan salto tersebut yaitu burung-burung yang kita jadikan sebagai burung masteran untuk Kacer, maka sebaiknya penempatannya harus di atur biar Kacer tidak sanggup melihat burung-burung yang suka salto tersebut. Kondisikan biar Kacer tidak melihat burung-burung tersebut tapi tetap sanggup mendengar suaranya dengan intonasi yang jelas. Caranya sanggup dibatasi memakai sekat atau sanggup juga dikerodong.

2. Kacer salto lantaran tidak nyaman dengan kandangnya

Jika sikap salto pada Kacer disebabkan lantaran burung merasa tidak nyaman dengan kandangnya, maka yang harus di atur yaitu mengkondisikan sangkar dan perlengkapannya biar Kacer merasa nyaman dengan suasana kandangnya. Karena kalau terus dibiarkan, maka sikap salto tersebut akan menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Tapi kalau sikap salto tersebut sudah terlanjur menjadi kebiasaan, maka solusinya yaitu dengan melaksanakan beberapa threatment berikut:

• Merubah posisi plangkringan/tenggeran menjadi bersilang atau menjadi sejajar diadaptasi dengan kondisi. Bisa juga dengan meninggikan posisi tangkringan atas untuk mempersempit ruang gerak Kacer untuk salto.

• Mengganti sangkar hariannya dengan sangkar lingkaran yang biasa dipakai untuk Murai Batu (MB) atau mengganti kandangnya dengan ukuran yang lebih besar biar Kacer sanggup bergerak lebih leluasa.

• Menutup pecahan atas sangkar pada pecahan dalamnya dengan memakai mika atau kardus yang permukaanya licin biar Kacer tidak sanggup mencengkeram jeruji pecahan atas sangkar untuk melaksanakan salto.

• Memasang beberapa tali karet pada pecahan atas sangkar sebagai jebakan biar Kacer tidak berani melompat ke atas untuk melaksanakan gerakan salto.

3. Kacer salto lantaran merasa tertekan/terancam

Jika Kacer melaksanakan gerakan salto lantaran merasa tidak nyaman dengan lingkungannya lantaran merasa terancam atau tertekan, maka yang harus kita lakukan yaitu menjauhkan hal-hal yang mengakibatkan Kacer tersebut merasa tidak nyaman sehingga melampiaskannya dengan cara salto.

Kondisi tidak nyaman tersebut sanggup disebabkan lantaran adanya predator menyerupai kucing atau tikus dan juga lantaran adanya burung-burung fighter lain disekitar kandangnya menyerupai Murai Batu (MB), Cendet/Petet atau Kacer lain yang mengakibatkan Kacer tersebut merasa tertekan dan gelisah.

Karena terbatasnya ruang gerak untuk melarikan diri, atau untuk melampiaskan emosinya lantaran terhalang jeruji sangkar, menjadikan Kacer tersebut melampiaskannya dengan cara salto sebagai ungkapan dari perasaan frustasinya.

Jika hal ini terus dibiarkan maka akan mengakibatkan sikap salto tersebut menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan dan juga akan menjadikan mental Kacer tersebut menjadi rusak lantaran merasa tertekan setiap harinya.

Solusinya tentu harus menjauhkan Kacer tersebut dari hal-hal yang membuatnya tertekan tersebut dan mengkondisikan lingkungan disekitar kandangnya menjadi senyaman mungkin untuk Kacer.

4. Kacer salto lantaran salah perawatan

Jika sikap salto pada Kacer disebabkan lantaran kurang tepatnya perawatan harian yang kita lakukan, maka solusinya yaitu dengan cara mengevaluasi kembali perawatan yang kita lakukan selama ini.

• Kenali aksara Kacer momongan kita, lantaran dengan mengenali karakternya, apakah Kacer tersebut mempunyai aksara fighter tinggi atau mempunyai aksara fighter rendah maka kita sanggup memilih perawatan yang sempurna untuk Kacer momongan kita biar tidak salah perawatan.

Perawatan mandi dan jemur yang tidak sempurna juga sanggup memicu timbulnya sikap salto pada Kacer. Misalnya, Kacer tipe fighter tinggi yang dijemur terlalu lama, biasanya akan melaksanakan salto kalau sudah tidak berpengaruh lagi menahan panas lantaran suhu tubuhnya sudah melampaui ambang batas normal. Akibatnya Kacer melaksanakan salto lantaran terbatasnya ruang gerak untuk sanggup berteduh dari sengatan panas matahari. Itulah pentingnya untuk mengenal aksara Kacer momongan kita terlebih dulu sebelum memilih perawatan hariannya.

• Jika ada indikasi Kacer tersebut Over Birahi (OB) maka penanganannya yaitu dengan mengurangi porsi Ekstra fooding (EF) untuk settingan hariannya, terutama untuk sumbangan kroto dan ulat hongkong (UH), lantaran kedua jenis Ekstra fooding (EF) tersebut sangat berpotensi manaikkan birahi Kacer jikalau porsi pemberiannya tidak sempurna atau berlebihan.

• Umbar seminggu 2-3 kali biar Kacer sanggup lebih leluasa bergerak. Pengumbaran sangat bermanfaat untuk melatih stamina Kacer dan juga untuk mengurangi tingkat birahi Kacer yang berlebihan. Manfaat lain dari pengumbaran yaitu sebagai sarana refreshing biar Kacer tidak stres lantaran sudah terlalu usang berada dikandang harian yang sempit.

Terapi sangkar umbaran juga cukup efektif untuk menghilangkan sikap salto pada Kacer. Caranya dengan mempatkan Kacer selama satu bulan full dikandang umbaran dan melaksanakan semua aktifitas hariannya dikandang umbran tersebut biar Kacer lupa pada suasana sangkar hariannya dan juga lupa pada kebiasaannya melaksanakan salto.

Tapi pada ketika melaksanakan terapi dikandang umbaran, tetap lakukan interaksi setiap hari dengan Kacer biar nantinya tidak menjadi terlalu giras.

Baca juga:

Mengenal jenis-jenis Kacer serta kelebihan dan kekurangannya

Kelebihan Kacer Wulung Raja dibanding Kacer jenis lain

Ciri-ciri materi Kacer yang prospek lapangan

Demikian informasi wacana "Cara menghilangkan kebiasaan salto pada Kacer". Untuk informasi lain seputar Kacer, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kacer Poci

Perbedaan Cucak Jenggot Dan Kapas Tembak

Jika dilihat sekilas, antara Cucak Jenggot (CJ) dan Kapas Tembak (KT) memang tampak sangat mirip, tapi bila diperhatikan dengan lebih seksama maka akan terlihat beberapa perbedaan yang cukup mencolok antara keduanya, dari mulai bentuk fisik, warna bulu, suara, dan karakteristiknya.

Ciri-ciri Cucak Jenggot (CJ) yang paling menonjol terletak pada bulu dibagian bawah paruhnya (jenggot) dan jambul dikepalanya yang terlihat sangat terperinci (njegrak). Warna bulu Cucak Jenggot secara keseluruhan didominasi warna coklat kehijauan, tapi pada bab dada pada umumnya berwarna putih kekuningan dan dengan semakin bertambahnya umur, maka warna kuning pada bab dadanya akan semakin memudar.

Sedangkan ciri-ciri dari Kapas Tembak (KT) diantaranya, mempunyai warna bulu keseluruhan didominasi warna abu-abu atau coklat bau tanah dengan bulu pada bab dadanya cenderung berwarna putih keabu-abuan. Sedangkan bulu dibagian bawah paruhnya (jenggot) serta jambul dikepalanya tidak menonjol (tidak njegrak).

Suara Kapas Tembak (KT) cenderung lebih tajam dan lebih rapat bila dibandingkan dengan bunyi Cucak jenggot (CJ).

Setelah memperhatikan ciri-ciri dari kedua jenis burung tersebut, maka sanggup dilihat beberapa ciri-ciri yang sanggup kita jadikan pembeda dari Cucak Jenggot dan Kapas Tembak, diantaranya:

• Warna bulu Cucak Jenggot keseluruhannya didominasi warna coklat kehijauan, sedangkan warna bulu Kapas Tembak keseluruhannya didominasi warna abu-abu atau coklat tua.

• Bulu pada bab dada Cucak Jenggot cenderung berwarna putih kekuningan, sedangkan bulu pada bab dada Kapas Tembak cenderung berwarna putih keabu-abuan atau coklat tua.

• Bulu dibagian bawah paruh (jenggot) dan jambul pada Cucak Jenggot terlihat sangat terperinci (njegrak), sedangkan bulu dibagian bawah paruh (jenggot) dan jambul pada Kapas Tembak tidak terlalu menonjol (tidak njegrak).

• Cucak Jenggot mempunyai kemampuan mengikuti keadaan dengan lingkungan gres yang sangat baik, sedangkan Kapas Tembak mempunyai mental fighter yang kuat, sehingga bila keduanya di trek/di adu, rata-rata Kapas Tembak akan lebih unggul dibanding Cucak Jenggot.

• Pada umumnya, untuk Cucak Jenggot yang anggun dan sering dilombakan yaitu yang berjenis kelamin betina, sedangkan untuk Kapas Tembak, baik jantan maupun betina sama-sama biasa dilombakan.

• Karakter bunyi dari Cucak Jenggot cenderung lebih berangasan dan lebih banyak variasi, sedangkan bunyi Kapas Tembak cenderung lebih tajam dan lebih rapat.

Baca juga:

Ciri-ciri Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina

Perbedaan Murai Batu Medan super (Lokal) dan Murai Batu import

Mengenal jenis-jenis Kacer serta kelebihan dan kekurangannya

Demikian warta perihal "Perbedaan Cucak Jenggot dan Kapas Tembak". Untuk warta lain seputar Cucak Jenggot dan Kapas Tembak, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak Jenggot dan Kapas Tembak

Minggu, 31 Januari 2016

Perawatan Kapas Tembak Supaya Dapat Gacor Dan Buka Ekor

Kapas Tembak (KT) ialah burung masteran yang banyak dicari dan dipelihara oleh para Kicau Mania untuk dijadikan sebagai masteran sekaligus juga untuk dilombakan.

Suara tembakan rapat dan crecetan tajam dari Kapas Tembak memang terdengar sangat lebih banyak didominasi ketika dinyanyikan oleh burung jenis lain di arena lomba burung kicau. Maka tidak heran jikalau banyak pemain lapangan yang mengandalkan bunyi Kapas Tembak untuk melengkapi bahan isian gacoannya.

Kapas Tembak ialah jenis burung pemakan buah-buahan dan serangga. Sama ibarat Cucak Jenggot, burung ini sangat gampang dipelihara alasannya sanggup menyesuaikan diri dengan cepat pada lingkungan barunya. Bentuk fisik dan bunyi Kapas Tembak juga sangat ibarat dengan Cucak Jenggot.

Kelebihan Kapas Tembak dari Cucak Jenggot ialah pada suaranya yang lebih tajam dan lebih rapat serta mempunyai gaya buka ekor ketika berkicau, sehingga menciptakan Kapas Tembak terlihat lebih gagah dan atraktif ketika berkicau, serta mempunyai mental fighter yang lebih tangguh dibanding Cucak Jenggot.

Seperti halnya gaya buka sayap (nggaruda) pada Trucukan, dan gaya ngentrok pada Cucak Ijo (CI), gaya buka ekor pada Kapas Tembak juga merupakan sikap burung ini dalam menjaga wilayah teritorialnya. Dengan berkicau sambil buka ekor, Kapas Tembak seolah ingin memperlihatkan bahwa dialah yang menguasai wilayah tersebut.

Hampir semua Kapas Tembak akan memperlihatkan gaya/perilaku buka ekor apabila kondisi burung sudah memenuhi berberapa kriteria berikut ini:

• Kapas Tembak dalam kondisi fisik yang fit,  tidak kurang gizi dan tidak dalam kondisi mabung/ngurak serta tidak dalam kondisi sedang sakit.

• Burung sudah mapan dan sudah gacor.

• Kapas Tembak yang sudah remaja lebih sering memperlihatkan gaya/perilaku buka ekor, sedangkan gaya/perilaku buka ekor yang ditunjukkan oleh Kapas Tembak yang masih muda ialah sikap dimana burung dalam tahap mempelajari kondisi lingkungan sekitarnya. Misalnya, ada burung remaja didekatnya yang terlihat bergaya buka ekor, maka Kapas Tembak muda tersebut biasanya akan mengikuti gaya buka ekor dari Kapas Tembak remaja tersebut.

Kapas Tembak yang berkicau sambil bergaya buka ekor memang terlihat lebih gagah dan atraktif, apalagi jikalau hal itu ditunjukkan pada ketika dilombakan, maka sanggup dipastikan akan memperlihatkan nilai tambah untuk Kapas Tembak tersebut.

Untuk melatih Kapas Tembak semoga mau buka ekor bahwasanya cukup mudah, yaitu dengan selalu menjaga kondisi kesehatan Kapas Tembak dan juga sering melatihnya dengan mempertemukan Kapas tembak tersebut dengan Kapas Tembak yang sudah lebih mapan setidaknya seminggu sekali.

Sedangkan untuk perawatan harian semoga Kapas Tembak gacor bahwasanya tidak berbeda jauh dengan perawatan burung-burung pemakan buah lainnya ibarat Cucak Jenggot, Cucak Ijo (CI) dan Trucukan.

Perawatan harian Kapas Tembak semoga cepat gacor:

• Setiap jam 05.00 pagi embunkan Kapas Tembak untuk menghirup udara segar, alasannya suasana pagi hari ketika Matahari mulai terbit merupakan waktu paling favorit bagi burung-burung di alam liar untuk berkicau, jadi tujuan utama dari pengembunan ialah untuk mengingatkan burung pada suasana alami dihabitat aslinya semoga burung terpancing untuk berkicau.

• Jam 07.00 pagi burung dimandikan dengan menggunakan semprotan atau menggunakan cepuk semoga burung mandi sendiri. Akan lebih baik lagi kalau dibiasakan untuk mandi dibak keramba.

• Bersihkan kandangnya kemudian sediakan pisang atau pepaya dan ganti air minumnya dengan yang baru. Sebelum diberikan pada burung, sebaiknya permukaan pisang atau pepaya diolesi dengan madu murni terlebih dulu untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Kapas Tembak.

• Setelah final mandi, angin-anginkan dulu untuk mengeringkan bulu-bulunya. Berikan jangkrik 3 ekor, ulat hongkong (UH) 3 ekor, dan kroto segar cukup diberikan seminggu dua kali saja dengan porsi satu cepuk untuk sekali pemberian.

• Setelah semua bulu-bulunya kering, gres dijemur secukupnya saja hingga burung terlihat mangap dan gelisah. Pada ketika dijemur sebaiknya voer, buah dan air minumnya tetap diberikan.

• Setelah final dijemur, gantang Kapas Tembak ditempat yang teduh, usahakan ditempatkan didekat bunyi gemercik air semoga burung merasa nyaman dan terpancing untuk berkicau.

• Sore harinya sangkar dibersihkan lagi, berikan jangkrik 3 ekor dan ulat hongkong (UH) 3 ekor. Setelah selesai, kemudian burung dikerodong untuk istirahat.

Lakukan perawatan tersebut secara konsisten semoga Kapas Tembak cepat gacor dan buka ekor.

Baca juga:

Perbedaan Cucak Jenggot dan Kapas Tembak

Cara menghilangkan kebiasaan salto pada Kacer

Perawatan khusus untuk Cucak Ijo (CI) mabung

Demikian gosip perihal "Perawatan Kapas tembak semoga sanggup gacor dan buka ekor". Untuk gosip lain seputar Kapas Tembak, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kapas Tembak buka ekor

Jumat, 29 Januari 2016

Tips Perawatan Jalak Putih/Jalak Pito Semoga Cepat Gacor

Jalak Putih/Jalak Pito yaitu salah satu burung yang mejadi favorit para penghobi burung di tanah air. Jalak Putih/Jalak Pito termasuk jenis burung hias alasannya yaitu warna bulu dan bentuk fisiknya yang indah. Tapi burung ini juga termasuk jenis burung kicauan alasannya yaitu suaranya juga manis dan sanggup menirukan bunyi dari burung-burung lain serta suara-suara lain yang sering didengarnya, sama ibarat halnya Jalak Suren Jawa/Jalak Suren Lokal yang merupakan burung isian.

Tapi bila dibandingkan dengan Jalak Suren Jawa (Lokal), Jalak Putih/Jalak Pito mempunyai kelebihan pada bentuk fisiknya yang indah serta gaya berkicaunya yang lebih atraktif. Maka tidak heran bila harga Jalak Putih/Jalak Pito lebih mahal dari Jalak Suren Jawa (Lokal).

Jalak Putih/Jalak Pito termasuk burung yang cerewet, sama ibarat kebanyakan burung jenis Jalak lainnya, bila dirawat dengan baik niscaya akan gacor sepanjang hari.

Perawatan harian Jalak Putih/Jalak Pito biar cepat gacor:

• Sebaiknya pilih Jalak Putih/Jalak Pito yang berjenis kelamin jantan alasannya yaitu bunyi kicauannya lebih manis dan lebih bervariasi. Walaupun Jalak Putih/Jalak Pito betina juga sanggup gacor, tapi bunyi kicauannya cenderung lebih tipis dan monoton.

• Embunkan Jalak Putih/Jalak Pito setiap pagi biar burung menghirup udara segar dan menikmati suasana pagi hari yang menjadi waktu favorit bagi burung-burung liar untuk berkicau.

• Jika cuaca cerah, mandikan Jalak Putih/Jalak Pito setiap hari sekitar jam 07.00 atau 08.00 pagi dengan menggunakan sprayer atau mandikan dibak keramba sesuai kebiasaan. Campurkan shampo khusus untuk burung sesuai dosis pada kemasannya kedalam air sprayer agar bulunya tetap lembut, halus dan cerah serta untuk mencegah sekaligus membasmi kutu dan basil pada bulu Jalak Putih/Jalak Pito.

• Sambil menunggu Jalak Putih mandi, kandangnya dibersihkan dari semua kotoran dan siapkan pakannya berupa voer dan buah-buahan ibarat pepaya atau pisang. Sebelum diberikan, terlebih dulu permukaan pisang atau pepaya di olesi dengan madu murni untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Jalak Putih/Jalak Pito. Ganti air minumnya dengan yang gres setiap hari alasannya yaitu Jalak Putih sangat suka bermain air didalam cepuk.

• Setelah jawaban dimandikan, burung di angin-anginkan terlebih dulu untuk mengeringkan bulu-bulunya. Berikan jangkrik sebanyak 5 ekor dan ulat hongkong (UH) 10 ekor sebagai Ekstra fooding (EF) hariannya.

• Setelah semua bulu-bulunya kering, kemudian lakukan penjemuran selama kurang lebih satu jam kalau kondisi cuaca sangat terik, tapi kalau kondisi cuaca tidak begitu terik, penjemuran sanggup dilakukan lebih dari satu jam.

• Setelah jawaban dijemur, kemudian burung digantang ditempat yang teduh dan berikan kroto segar sebanyak 1 cepuk. Kroto sanggup diberikan 2-3 kali seminggu untuk menaikkan birahinya sehingga burung menjadi lebih rajin bunyi.

• Berikan vitamin khusus untuk burung kicau yang diteteskan pada air minumnya seminggu sekali untuk menjaga kondisi Jalak Putih biar selalu fit dan rajin berkicau.

• Lakukan pemasteran untuk menambah variasi bunyi Jalak Putih/Jalak Pito. Pemasteran sanggup memakai burung-burung masteran dan sanggup juga dengan memakai bunyi Mp3.

Tapi biar lebih efektif, pemasteran sebaiknya dengan memakai burung-burung masteran dengan cara menggantang Jalak Putih/Jalak Pito bersama dengan burung-burung masteran yang kita sukai setiap harinya.

• Pada sore hari kandangnya kembali dibersihkan, alasannya yaitu Jalak Putih/Jalak Pito nafsu makannya cukup rakus sama ibarat jenis Jalak lainnya sehingga kotorannya juga cukup banyak dan cepat menumpuk didasar kandang. Setelah kandangnya dibersihkan, berikan jangkrik 5 ekor dan juga ulat hongkong (UH) sebanyak 10 ekor, kemudian burung di angin-anginkan dulu sebentar kemudian dikerodong untuk istirahat.

Agar Jalak Putih/Jalak Pito cepat gacor, burung harus dibentuk nyaman dengan lingkungan dan juga kandangnya. Sebaiknya Jalak Putih/Jalak Putih ditempatkan dikandang yang berukuran agak besar biar burung merasa nyaman an sanggup lebih leluasa bergerak.

Baca juga:

Ciri-ciri Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina

Doping untuk Cucak ijo (CI) biar semakin gacor dan ngentrok

Perawatan Kapas tembak biar sanggup gacor dan buka ekor

Demikian isu ihwal "Tips perawatan Jalak Putih/Jalak Pito biar cepat gacor". Untuk isu lain seputar burung Jalak, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Jalak Putih/Jalak Pito

Kamis, 28 Januari 2016

Ciri-Ciri Perbedaan Murai Kerikil (Mb) Jantan Dan Betina Trotolan

Sampai ketika ini Murai Batu (MB) masih menjadi primadona dikalangan Kicau Mania. Walaupun harganya tergolong cukup mahal, tapi tidak menyurutkan minat para penggemar burung ini untuk tetap memeliharanya. Tapi harga yang mahal tersebut memang sebanding dengan kualitas dari burung fighter berekor panjang ini.

Banyak penggemar burung ini yang lebih menentukan untuk memelihara Murai Batu (MB) dari trotolan daripada Murai Batu Muda Hutan (MH), alasannya alasannya Murai Batu yang dipelihara dari trotolan lebih gampang dibuat sesuai impian kita dan juga lebih cepat jinak serta lebih cepat gacor alasannya dari kecil sudah terbiasa dengan lingkungan Manusia dan berinteraksi dengan Manusia.

Sedangkan Murai Batu (MB) Muda Hutan (MH) lebih sulit dibuat alasannya karakternya yang sangat liar dan membutuhkan waktu yang cukup usang semoga Murai Batu Muda Hutan (MH) sanggup hingga mapan dan berani berkicau dengan lantang (ngeplong).

Tapi jikalau kita menentukan untuk memelihara Murai Batu (MB) trotolan, maka perlu kejelian untuk mengetahui jenis kelaminnya. Karena jikalau kita memelihara Murai Batu tersebut untuk tujuan dilombakan atau untuk dinikmati suaranya, maka kita harus menentukan yang berjenis kelamin jantan, alasannya hanya Murai Batu jantanlah yang sanggup berkicau merdu dan lantang dengan banyak variasi kicauan.

Dan berikut ini ialah Ciri-ciri Murai Batu (MB) trotolan jantan dan betina yang sanggup dipakai sebagai panduan sebelum kita tetapkan untuk membeli dan memeliharanya.

Ciri-ciri Murai Batu (MB) trotolan jantan:

• Bentuk kepala tampak lebih lebar/ceper dan lebih besar dari pada yang betina.

• Mata terlihat lebih besar dan melotot dengan sorot mata yang tajam.

• Bentuk paruh lebih tebal dan lebih panjang. Kalau dilihat dari atas, bab pangkal paruhnya terlihat lebih lebar.

• Warna bulu hitamnya terutama pada bab kepala dan punggung terlihat lebih pekat/legam dan mengkilap kebiruan ketika terkena cahaya Matahari.

• Bulu pada bab dadanya berwarna kuning tegas/kontras dengan warna totol hitam dibagian lehernya berwarna hitam legam/pekat.

• Postur badan Murai Batu (MB) jantan trotolan rata-rata lebih besar/bongsor dan selalu bangun tegak membusungkan dada.

• Suara cetrekannya terdengar lebih ngebas, panjang dan kencang.

Ciri-ciri Murai Batu (MB) trotolan betina:

• Bentuk kepala tampak bundar dan lebih kecil dari yang jantan.

• Mata terlihat lebih kecil/sipit dengan sorot mata yang terkesan sayu.

• Paruh lebih tipis dan lancip kalo dilihat dari atas kepalanya.

• Warna bulu hitamnya terutama pada bab kepala dan punggung cenderung berwarna hitam keabu-abuan.

• Warna bulu dadanya tampak kuning pucat/pudar dan cenderung agak keputih-putihan.

• Garis-garis totol hitam dileher berwarna hitam keabu-abuan dan lebih pudar.

• Postur tubuhnya relatif lebih kecil dari yang jantan.

• Suara cetrekannya lebih lemah dan terdengar cempreng.

Ciri-ciri Murai Batu (MB) trotolan jantan dan betina di atas sanggup kita jadikan sebagai rujukan ketika kita berniat memelihara Murai Batu trotolan, tapi tidak sanggup dipastikan akurat 100% alasannya ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi bentuk fisiknya, terutama faktor keturunan dari anakan Murai Batu tersebut.

Agar lebih aman, sebaiknya belilah Murai Batu (MB) trotolan pada pedagang atau penangkar yang sudah terpercaya semoga kita mendapat jaminan bahwa Murai Batu trotolan yang kita beli tersebut benar-benar berjenis kelamin jantan, dan kalaupun Murai Batu (MB) trotolan yang kita beli tersebut sehabis kita pelihara ternyata berjenis kelamin betina, nantinya sanggup dikembalikan/ditukar jikalau sudah ada perjanjian sebelumnya.

Baca juga:

Perbedaan Murai Batu Medan super (Lokal) dan Murai Batu import

Kunci sukses Murai Batu (MB) lapangan

Cara merawat burung Cililin semoga cepat gacor

Demikian info wacana "Ciri-ciri perbedaan Murai Batu (MB) jantan dan betina trotolan". Untuk informaai lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Trotolan Murai Batu (MB) jantan dan betina

Rabu, 27 Januari 2016

Mengenal Perbedaan Perkutut Lokal Dan Perkutut Bangkok

Jika dilihat sekilas, penampilan Perkutut Lokal dan Perkutut Bangkok hampir tidak ada bedanya. Tapi kalau diperhatikan lebih seksama bersama-sama ada beberapa ciri-ciri yang membedakan antara Perkutut Lokal orisinil dengan Perkutut Bangkok. Ciri-ciri tersebut antara lain:

Ciri-ciri umum Perkutut Lokal:

• Jika diperhatikan, warna bulu Perkutut Lokal lebih didominasi warna coklat.

• Secara umum, postur badan Perkutut Lokal lebih kecil dibanding Perkutut Bangkok.

• Bentuk kepala Perkutut Lokal tampak lebih kecil dengan bentuk membulat dan leher yang lebih pendek.

• Perkutut Lokal mempunyai ekor yang agak panjang dan ujungnya lebih lancip.

• Terdapat garis-garis halus pada potongan lehernya dan warna bulu dadanya terlihat lebih gelap.

• Selaput kulit pada lingkar mata Perkutut Lokal lebih kecil dan tipis dengan warna abu-abu sedikit kebiruan.

• Bentuk kaki Perkutut Lokal rata-rata lebih pendek dan berwarna ungu atau merah kehitaman.

• Rata-rata Perkutut lokal berasal dari tangkapan hutan, jadi kebanyakan Perkutut Lokal tidak menggunakan gelang kaki (ring).

• Suara Perkutut Lokal cenderung kecil dan tipis dengan irama yang cepat dan bunyi ujung (kung) yang kebanyakan patah.

Ciri-ciri umum Perkutut Bangkok:

• Warna dan corak bulu Perkutut Bangkok memang hampir sama dengan Perkutut Lokal, tapi kalau diperhatikan lebih seksama, warna bulu Perkutut Bangkok cenderung lebih cerah/coklat keputihan.

• Bentuk kepala Perkutut Bangkok tampak lebih besar dan papak dengan leher yang panjang.

• Perkutut Bangkok mempunyai ekor yang lebih pendek dengan ujung ekor yang tumpul/papak.

• Warna bulu pada potongan dadanya lebih cerah.

• Selaput kulit disekitar mata lebih lebar dan tebal dengan warna yang lebih pucat.

• Warna kaki Perkutut Bangkok rata-rata merah keunguan dan lebih panjang.

• Perkutut Bangkok dihasilkan dari penangkaran, jadi rata-rata Perkutut Bangkok menggunakan gelang kaki (ring) sebagai identitas burung dan penangkarannya.

• Suara Perkutut bangkok cenderung lebih besar, tebal dan ngebass. Irama dan ketukannya juga terperinci dan serasi dengan bunyi ujung (kung) panjang dan ndlosor.

Sekarang ini para penggemar Perkutut lebih banyak yang menentukan untuk memelihara Perkutut Bangkok, alasannya sebab yang menjadi patokan sari bunyi Perkutut yaitu pada bunyi depan, bunyi tengah dan bunyi belakangnya.

Tarikan bunyi depan Perkutut Bangkok yang lebih panjang dengan bunyi yang jernih menjadi daya tarik utama dari Perkutut import tersebut.

Untuk memenuhi tuntutan para penggemar Perkutut, maka Perkutut Bangkok hadir sebagai tanggapan yang jadinya justru menggusur popularitas Perkutut Lokal di Negeri sendiri.

Kualitas bunyi anggungannya menjadi ciri tersendiri dari Perkutut Bangkok yang terbukti lebih sanggup di andalkan daripada Perkutut Lokal.

Walaupun secara fisik sulit dibedakan dengan Perkutut Lokal sebab corak warna pada bulu-bulunya yang sangat mirip.  Dari segi suara, maka akan sangat gampang untuk membedakan keduanya.

Baca juga:

Ciri-ciri perbedaan Murai Batu (MB) jantan dan betina trotolan

Tips perawatan Jalak Putih/Jalak Pito biar cepat gacor

Doping untuk Cucak ijo (CI) biar semakin gacor dan ngentrok

Demikian sedikit gosip wacana "Mengenal perbedaan Perkutut Lokal dan Perkutut Bangkok". Untuk gosip lain seputar Perkutut, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Perkutut Lokal dan Perkutut Bangkok