Sabtu, 16 Januari 2016

Jamu Dan Pelengkap Untuk Menambah Stamina Merpati Balap

Kecepatan terbang seekor Merpati sebenarnya tidak bisa ditambah lagi alasannya memang hingga disitulah batas kemampuannya.

Jika Merpati sedang dalam kondisi top perform/kondisi puncak hanya bisa terbang denagan kecepatan mencapai 100 km/jam, maka kecepatan terbangnya tidak bisa ditambah lagi, walaupun diberikan jamu atau perhiasan tertentu.

Pemberian jamu dan perhiasan serta training hanya untuk menjaga kondisi fisik Merpati supaya selalu prima dan untuk menambah staminanya saja, bukan untuk menambah kecepatan terbangnya.

Misalnya saja Merpati hanya sanggup terbang dengan kecepatan puncak mencapai 100 km/jam untuk 2x terbang, maka dengan diberikan jamu dan suplemen, kemampuannya bisa bertambah menjadi 3-4x terbang dengan kecepatan yang masih tetap sama.

Itu artinya, jamu dan perhiasan hanya untuk menambah stamina saja dan bukan untuk menambah kecepatan terbangnya, sehingga Merpati bisa mempertahankan kecepatan puncaknya walaupun sudah beberapa kali terbang.

Misalnya saja Merpati-A yang dalam kondisi puncak kalah sprint terbang dengan Merpati-B, maka walaupun diberikan jamu dan perhiasan tertentu akan tetap kalah selama kondisi Merpati-B selalu prima atau top perform.

Yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha supaya performa Merpati tetap stabil. Salah satunya adalah dengan dukungan jamu dan perhiasan yang tepat, baik jenis maupun takarannya.

Intinya, Merpati berbeda dengan motor balap yang sanggup ditingkatkan kecepatannya dengan mengganti beberapa komponennya. Merpati hanya akan mentok pada kecepatan tertentu saja dan tidak bisa ditingkatkan lagi.

Pemberian jamu dan perhiasan yang sempurna serta latihan yang teratur hanya sanggup menambah stamina Merpati saja.

Berikut ini beberapa ramuan yang sanggup dipakai ssbagai jamu dan perhiasan untuk Merpati balap:

• Jamu tradisional

Bahan-bahannya:

- Telor bebek
- Madu klanceng
- Sarang burung walet
- Kunyit
- Rumput teki
- Jahe
- Kopi 

Cara membuatnya:

- Semua bahan-bahan tersebut dihaluskan dan dicampur menjadi satu.
- Aduk-aduk semua materi tersebut hingga merata dan mengental menjadi adonan.
- Kemudian gabungan bahan-bahan tersebut digelintir dan dijadikan butiran-butiran sebesar biji jagung kemudian dijemur kira-kira selama 3 hari hingga butiran-butiran jamu benar-benar kering.

Setelah kering, kemudian masukkan jamu kedalam toples sebagai persediaan dan beri silikon gel (anti jamur) supaya jamu bisa bertahan usang dan tidak berjamur.

Jamu tradisional vs Obat buatan pabrik:

Manfaat jamu dan obat-obatan pabrik sebenarnya sama saja, adalah untuk menjaga kondisi fisik Merpati supaya selalu prima dan untuk menambah stamina Merpati. Perbedaanya, jamu dibentuk dan diracik secara alami memakai bahan-bahan tradisional yang juga alami. Sedangkan obat diproduksi oleh pabrik.

Kelebihan jamu tradisional:

- Menggunakan bahan-bahan alami yang bebas kimia, sehingga kondusif untuk Merpati walaupun dipakai dalam jangka panjang.

- Harganya lebih murah dan bisa dibentuk sendiri alasannya bahan-bahannya gampang didapat.

Kekurangan jamu tradisional:

- Tidak melalui penelitian ilmiah dan uji coba di laboratorium, alasannya penggunaan jamu tradisional hanya menurut pengalaman langsung dan biasanya merupakan resep turun-temurun.

Kelebihan obat buatan pabrik:

 - Sudah melalui tahap uji coba di laboratorium, sehingga khasiatnya cepat terasa.

- Takaran/dosis pemberiannya sudah ditentukan, sehingga sudah terukur sesuai perhitungan yang ilmiah.

Kekurangan obat buatan pabrik:

- Kemungkinan mengandung materi kimia tertentu, sehingga kalau dipakai dalam jangka panjang bisa mengakibatkan efek negatif pada burung Merpati.

Baca juga:

Meramal kualitas bunyi Perkutut dari katuranggannya

Mengenal perbedaan Perkutut Lokal dan Perkutut Bangkok

Perawatan yang sempurna untuk Perkutut pada ketika mabung/ngurak

Demikian sedikit warta wacana "Jamu dan perhiasan untuk menambah stamina Merpati balap". Untuk warta lain seputar burung Merpati, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Merpati Balap

Jumat, 15 Januari 2016

Tips Perawatan Ayam Hutan Hijau Semoga Rajin Bunyi

Habitat orisinil Ayam Hutan Hijau yaitu dihutan-hutan terbuka dataran rendah, sedangkan dihutan-hutan tempat pegunungan dan rimba belantara, Ayam Hutan Hijau jarang ditemukan.

Ayam Hutan Hijau tingkah lakunya sangat gesit, tangkas dan sulit sekali untuk ditangkap serta sangat bergairah saat melihat keberadaan Manusia disekitarnya.

Ayam Hutan Hijau menciptakan sarang ditanah dan biasanya letaknya tersembunyi di semak-semak. Bahan sarangnya terbuat dari rumput-rumput kering dan ranting-ranting kayu kecil.

Jumlah telur Ayam Hutan Hijau rata-rata 5 butir yang akan di erami selama 3 ahad hingga menetas. Anak Ayam Hutan Hijau yang gres menetas mempunyai bulu-bulu halus berwarna putih kekuning-kuningan, dan sudah sangat gesit berlarian walaupun gres beberapa jam menetas.

Di habitat aslinya Ayam Hutan Hijau biasa memakan aneka macam jenis biji-bijian, rerumputan, serangga, rayap, dan binatang-binatang kecil lainnya.

Ayam Hutan Hijau banyak dicari untuk dikawin silangkan dengan ayam kampung untuk menghasilkan ayam bekisar. Biasanya Ayam Hutan Hijau ditangkap dari hutan dengan cara dijebak dengan jaring yang dipasang ditempat-tempat yang biasa dilalui oleh Ayam Hutan Hijau.

Ayam Hutan Hijau yang banyak dipelihara yaitu yang berjenis kelamin jantan sebab mempunyai penampilan fisik yang menarik dengan bulu-bulu berwarna hitam kehijauan dengan kombinasi bulu-bulu berwarna merah dan kuning keemasan.

Selain penampilannya yang menarik, Ayam Hutan Hijau yang berjenis kelamin jantan juga mempunyai bunyi yang bagus. Sedangkan Ayam Hutan Hijau betina jarang sekali peminatnya sebab penampilannya kurang menarik dan tidak berkokok.

Perawatan harian Ayam Hutan Hijau biar rajin berkokok:

• Kandang

Sebagian besar Ayam Hutan Hijau yang dipelihara yaitu hasil tangkapan hutan, sehingga karakternya sangat liar dan memerlukan waktu yang usang biar benar-benar mapan dan rajin berkokok.

Karena karakternya yang sangat liar itulah seringkali Ayam Hutan Hijau mengalami luka-luka dibagian kepalanya sebab saat didekati selalu glabrakan dan kepalanya membentur penggalan atas kandangnya.

Untuk mencegah biar Ayam Hutan Hijau tidak mengalami luka yang parah pada penggalan kepalanya, sebaiknya penggalan atas kandangnya dilapisi dengan kardus atau styrofoam biar saat Ayam Hutan menabrak penggalan atas sangkar tidak menyebabkan luka.

• Pakan dan ekstra fooding (EF)

Untuk pakan hariannya, Ayam Hutan Hijau sanggup diberikan pakan adonan biji-bijian menyerupai jagung, beras merah dan godem, atau sanggup juga diberikan pakan adonan biji-bijian untuk burung Derkuku.

Selain diberikan biji-bijian sebagai pakan utamanya, Ayam Hutan Hijau juga membutuhkan ekstra fooding (EF) menyerupai jangkrik, belalang dan ulat hongkong (UH) untuk memenuhi kebutuhan proteinnya, sehingga kondisi fisiknya selalu sehat dan rajin bunyi.

Untuk membuatnya lebih jinak dengan kita, sebaiknya saat memperlihatkan jangkrik selalu dibiasakan pribadi dari tangan kita biar Ayam Hutan Hijau terbiasa dan merasa tergantung dengan kita sebagai perawatnya yang selalu memperlihatkan makanan.

Berikan jangkrik dan ulat hongkong (UH) secukupnya saja pada pagi dan sore hari, sebab jikalau tidak dibatasi, Ayam Hutan Hijau sanggup menghabiskan banyak sekali jangkrik dan tentunya akan menambah biaya perawatannya.

Dengan diberikan jangkrik secukupnya saja, tentunya Ayam Hutan Hijau akan merasa lapar, sehingga saat kita sodorkan jangkrik maka Ayam Hutan Hijau akan pribadi mengambil dan memakannya, dan lama-kelamaan akan terbiasa dan tidak takut lagi saat melihat kita.

Setelah Ayam Hutan Hijau agak jinak dan tidak takut lagi dengan kita, biasanya akan mulai berkokok pada pagi hari, dan akan rajin bunyi dengan bunyi lantangnya yang khas menyerupai dihutan sesudah Ayam Hutan Hijau benar-benar mapan dengan lingkungan dan kandangnya.

Jadi intinya, dalam memelihara Ayam Hutan Hijau dari mulai materi tangkapan hutan hingga mapan dan rajin bunyi (gacor) diperlukan kesabaran dan ketelatenan dalam merawatnya, dari mulai menyiapkan sangkar yang nyaman dan aman, pertolongan pakan dan minum yang higienis dan berkualitas, serta pertolongan ekstra fooding (EF) yang harus dilakukan secara konsisten biar Ayam Hutan Hijau yang kita pelihara selalu sehat, mempunyai penampilan yang menarik dengan bulu-bulu yang rapi dan mengkilap serta rajin berkokok.

Baca juga:

Jamu dan pemanis untuk menambah stamina Merpati balap

Ciri-ciri Jalak Putih/Jalak Pito jantan dan betina

Perawatan harian Poksay Medan/Poksay Mantel biar cepat gacor

Demikian info ihwal "Tips perawatan Ayam Hutan Hijau biar rajin bunyi". Untuk info lain seputar Ayam Hutan, sanggup dibaca pada artilel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Hutan Hijau

Kamis, 14 Januari 2016

Tips Perawatan Ayam Bangkok Untuk Pemula

Ayam Bangkok ialah jenis Ayam aduan yang memerlukan perawatan dan training khusus supaya mempunyai stamina yang prima untuk bertarung. Perawatan Ayam Bangkok dibedakan menjadi dua jenis, yaitu perawatan rutin dan perawatan berkala.

Perawatan rutin ialah perawatan yang dilakukan setiap hari, sedangkan perawatan terjadwal ialah perawatan yang dilakukan untuk tujuan khusus, contohnya saja untuk mempersiapkan fisiknya sebelum berlaga atau perawatan untuk memulihkan kondisinya sesudah bertarung.

Perawatan rutin Ayam Bangkok untuk pemula:

Berbeda dengan Ayam biasa, Ayam Bangkok aduan memerlukan perawatan khusus setiap harinya supaya Ayam Bangkok selalu dalam kondisi prima dan terhindar dari serangan penyakit. Perawatan harian untuk Ayam Bangkok meliputi:

• Mandi

Ayam Bangkok aduan perlu dimandikan setiap hari untuk menjaga kesejukan dan kebugaran fisiknya. Memandikan Ayam Bangkok dilakukan mulai jam 06.00-07.00 pagi memakai air bersih.

• Umbar

Setelah dimandikan, masukkan Ayam Bangkok ke dalam sangkar umbaran untuk mengeringkan tubuhnya sekalian berjemur. Sebaiknya jangan eksklusif dimasukkan kedalam kurungan dulu alasannya ialah akan membuatnya tidak bebas mengepakkan sayap-sayapnya yang masih basah.

Biarkan Ayam Bangkok berada didalam sangkar umbaran hingga sore hari untuk bermain dan sekaligus untuk olah raga.

• Lari

Ayam Bangkok aduan sesekali juga butuh berinteraksi dengan Ayam-Ayam lainnya. Karena itu, semingu 3x Ayam Bangkok perlu diberikan Ayam babon atau Ayam untulan untuk dikejar-kejar.

• Istirahat

Setelah seharian berada dalam sangkar umbaran, pada jam 04.00 sore Ayam Bangkok dimasukkan kedalam kurungan untuk istirahat. Berikan pakan dan minum yang sesuai dengan usianya dan biarkan beristirahat.

• Suplemen

Agar kondisi fisiknya selalu prima, maka selain diberikan pakan dan minum yang cukup, Ayam Bangkok aduan juga membutuhkan embel-embel tambahan, yaitu:
• Vitamin B komplek yang diberikan setiap 2 hari sekali.
• Gula merah dan tomat juga sanggup ditambahkan sebagai embel-embel alami untuk menunjang imunitas tubuhnya.

Untuk Ayam Bangkok yang di khususkan sebagai petarung, juga perlu diberikan beberapa ramuan khusus secara rutin yang diubahsuaikan dengan keperluannya.

Baca juga:

Tips perawatan Ayam Hutan Hijau supaya rajin bunyi

Jamu dan embel-embel untuk menambah stamina Merpati balap

Meramal kualitas bunyi Perkutut dari katuranggannya

Demikian gosip ihwal "Tips perawatan Ayam Bangkok untuk pemula". Untuk gosip lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Bangkok

Rabu, 13 Januari 2016

Pakan Terbaik Untuk Ayam Bangkok Sesuai Tahapan Usianya

Ayam Bangkok memerlukan pakan berkualitas yang harus diubahsuaikan dengan usianya supaya pertumbuhannya sempurna. Misalnya saja Ayam dengan usia 3 bulan harus diberikan pakan dengan jenis, jumlah, dan komposisi yang berbeda dengan Ayam Bangkok yang berusia 6 bulan, dan seterusnya.

Berikut ini beberapa jenis pakan untuk Ayam Bangkok sesuai tahapan usianya:

Sesuai tahapan usianya, pakan untuk Ayam Bangkok dibedakan menjadi 3 periode, yaitu:
• Periode umur 0-3 bulan (usia anakan)
• Periode umur 3-6 bulan (pertengahan)
• Periode umur 6 bulan ke atas (dewasa)

Pakan Ayam Bangkok usia 0-3 bulan:

Anakan Ayam Bangkok dari mulai menetas hingga usia 3 bulan akan mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Tulang-tulang dan ototnya tumbuh dengan sangat cepat. Oleh alasannya yakni itu, sebaiknya anakan Ayam Bangkok diberikan pakan yang mengandung nutrisi penunjang pertumbuhan sistem geraknya.

Pakan yang paling dianjurkan bagi Ayam Bangkok pada usia ini yakni voer 592, atau lebih dikenal dengan voer tulang. Voer ini mempunyai kandungan kalsium yang tinggi sehingga sangat cocok diberikan untuk anakan Ayam Bangkok supaya tulang-tulangnya tumbuh lebih cepat dan kuat.

Voer tulang sanggup diberikan secara pribadi atau dengan mencampurnya dengan air hangat terlebih dulu. Jika voer tulang diberikan dengan dicampur air sebaiknya periksa kondisinya secara rutin, alasannya yakni pakan yang lembab gampang ditumbuhi jamur, sehingga sangat berisiko menjadikan keracunan pada anakan Ayam Bangkok yang mengkonsumsinya.

Agar anak Ayam Bangkok cepat besar, pakan berupa voer tulang sanggup juga dicampur dengan susu bubuk untuk bayi.

Pakan Ayam Bangkok usia 3-6 bulan:

Setelah anak Ayam Bangkok berusia 3 bulan, jenis pakannya sanggup diganti alasannya yakni kebutuhan nutrisi Ayam Bangkok pada usia tersebut terperinci sudah berbeda. Selain membutuhkan pakan yang kaya kandungan kalsium dan protein, pada usia 3-6 bulan Ayam Bangkok juga membutuhkan karbohidrat dan lemak untuk pertumbuhan daging dan otot-ototnya

Pada usia 3-6 bulan, pakan yang tepat untuk Ayam Bangkok yakni voer 594 dicampur nasi putih. Perbandingan kedua jenis pakan ini harus diubahsuaikan dengan pertambahan usianya, semakin mendekati usia 6 bulan komposisi nasi semakin diperbanyak.

Pada usia ini Ayam Bangkok sanggup mulai diberikan pakan yang teksturnya lebih keras supaya mulai terbiasa mengkonsumsi pakan-pakan alami sesudah dewasa. Selain itu, Ayam Bangkok juga perlu diberikan daun-daunan sebagai asupan serat untuk kesehatan sistem pencernaannya. 

Pakan Ayam Bangkok usia 6 bulan ke atas:

Setelah memasuki usia dewasa, Ayam Bangkok sanggup diberikan pakan yang tekstur lebih keras, layaknya pakan Ayam pada umumnya menyerupai jagung, bekatul, beras merah, beras biasa, gabah, dan jenis kacang-kacangan. Tapi dalam dukungan jenis pakan-pakan tersebut, sebaiknya mempertimbangkan tipe tarung dari Ayam Bangkok tersebut, apakah tipe pukul atau tipe jalu.

Untuk Ayam Bangkok tipe jalu sebaiknya diberikan pakan berupa beras merah, gabah, atau konsentrat. Sedangkan untuk Ayam Bangkok tipe pukul, sebaiknya diberikan pakan berupa jagung.

Baca juga:

Tips perawatan Ayam Bangkok untuk pemula

Tips perawatan Ayam Hutan Hijau supaya rajin bunyi

Jamu dan embel-embel untuk menambah stamina Merpati balap

Demikian gosip wacana "Pakan terbaik untuk Ayam Bangkok sesuai tahapan usianya". Untuk gosip lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Bangkok

Selasa, 12 Januari 2016

Resep Belakang Layar Untuk Menambah Stamina Ayam Bangkok

Ketika Ayam Bangkok peliharaan kita tampak lesu dan tidak bersemangat, berarti ada dua kemungkinan yang di alami oleh Ayam Bangkok tersebut. Kemungkinan yang pertama, Ayam Bangkok terkena serangan penyakit, dan kemungkinan yang kedua, Ayam Bangkok kehabisan stamina.

Untuk memulihkan staminanya, kita sanggup memperlihatkan jamu penambah tenaga yang sanggup kita buat sendiri dengan bahan-bahan sebagai berikut:

• 5 lembar daun jeruk purut
• 1 sendok teh merica
• 5 buah cabai jamu/puyang
• 1 ekor ikan lele
• Madu murni secukupnya

Setelah semua materi disiapkan, selanjutnya tinggal meramu semua bahan-bahan tersebut.

Caranya sebagai berikut:

• Tumbuk daun jeruk purut, cabai jamu/puyang, dan merica hingga halus, kemudian aduk hingga rata semua bahan-bahan tersebut kemudian masukkan ke dalam perut ikan lele.

• Bagian dalam perut ikan lele harus sudah higienis dan kosong dari usus dan organ lainnya. Kemudian panggang ikan lele hingga matang.

• Hancurkan ikan lele yang telah dipanggang memakai cobek atau sendok, kemudian campurkan madu murni secukupnya.

• Kemudian campuran daging ikan lele dan madu tersebut dibuat menjadi butiran-butiran kecil untuk diberikan pada Ayam Bangkok sebanyak satu butir setiap harinya.

• Pemberian jamu penambah stamina tersebut dilakukan dikala Ayam Bangkok terlihat lesu, atau diberikan satu ahad sebelum Ayam Bangkok akan di adu.

Sebetulnya ada beberapa produk jamu kemasan khusus untuk Ayam Bangkok yang banyak dijual di pasaran. Produk jamu tersebut sanggup eksklusif diberikan pada Ayam Bangkok sebagai penambah tenaga. Akan tetapi kalau diberikan terus-menerus dalam jangka panjang akan menjadikan banyak sekali pengaruh negatif pada Ayam Bangkok, alasannya ialah kenungkinan komposisi dari jamu kemasan tersebut mengandung bahan-bahan kimia.

Oleh alasannya ialah itu, semoga lebih kondusif sebaiknya Ayam Bangkok diberikan jamu yang kita buat sendiri dari bahan-bahan alami. Walaupun agak sedikit repot tapi dukungan jamu dari bahan-bahan alami tidak akan menjadikan pengaruh samping yang merugikan dikemudian hari.

Baca juga:

Pakan terbaik untuk Ayam Bangkok sesuai tahapan usianya

Tips perawatan Ayam Bangkok untuk pemula

Jamu dan pelengkap untuk menambah stamina Merpati balap

Demikian gosip perihal "Resep belakang layar untuk menambah stamina Ayam Bangkok". Untuk gosip lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Jamu penambah tenaga untuk Ayam Bangkok

Jenis-Jenis Ayam Bekisar Dan Cara Membudidayakannya

Ayam Bekisar merupakan keturunan F1 dari hasil perkawinan ayam hutan jantan dan ayam kampung betina. Ayam bekisar dikembang biakkan sebagai ayam peliharaan/ayam hias yang mempunyai bulu-bulu indah, dan terutama untuk mendapat bunyi kokok yang lebih bagus.

Bulu-bulu Ayam Bekisar didominasi oleh warna bulu ayam kampung betina yang dijadikan sebagai indukannya, tetapi postur tubuh, huruf dan suaranya lebih condong pada ayam hutan hijau sebagai pejantannya.

Pada awalnya para penggemar Ayam Bekisar hanya menyukai warna bulu merah dan hitam saja. Tapi pada perkembangannya, ketika ini warna bulu Ayam Bekisar sangat beragam, bahkan keindahan warna bulu Ayam Bekisar sering dimasukkan sebagai salah satu kriteria dalam evaluasi lomba Ayam Bekisar.

Ayam Bekisar mempunyai delapan warna dasar yang umum yaitu Merah, Hitam, Putih, Kuning, Wido, Kelabu, Blorok, dan Jali. Ayam Bekisar awal mulanya berasal dari Pulau Kangean, yaitu sebuah Pulau kecil di sebelah timur Madura, masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep. Kemudian Ayam ini menyebar ke seluruh wilayah Pulau Madura, Jawa, Bali, dan daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Beberapa jenis Ayam Bekisar yang populer keindahannya yaitu :

• Bekisar Kangean (Madura)

Merupakan hasil persilangan dari Ayam hutan hijau sebagai pejantannya dan ayam kampung betina yang mempunyai warna bulu satu macam, misalnya: hitam, merah, putih, kuning, dan abu-abu.

• Bekisar Putih (Yogya)

Ciri-cirinya mempunyai warna putih mulai dari paruh hingga cekernya, kecuali cuilan jengger, pial, dan cupingnya berwarna merah.

• Bekisar Hitam (Parakan)

Merupakan hasil persilangan ayam hutan jantan dengan ayam kedu hitam betina. Ciri-cirinya bertubuh tinggi, besar, tegap dan berbulu hitam.

• Bekisar Multiwarna (Solo)

Ayam ini mempunyai ukuran badan sedang dan kaya akan warna dengan bulu cuilan leher, bulu pelana, dan bulu hias berwarna merah menyala. Suara Ayam Bekisar ini sangat nyaring dengan ujung bunyi yang meninggi.

Secara umum Ayam Bekisar merupakan hasil perkawinan antara ayam hutan jantan dengan ayam kampung betina. Sehingga, postur tubuhnya mewarisi bentuk fisik ayam kampung, tapi dengan bulu-bulu seindah ayam hutan jantan yang hitam kehijauan.

Tapi sayangnya, walaupun mempunyai bunyi kokok merdu dan mempunyai penampilan fisik yang menawan, tapi masih mewarisi sifat gampang stress dan rawan mati ibarat ayam hutan jantan.

Untuk mendapat anakan Ayam Bekisar berkualitas, waktu terbaik untuk mengawinkan indukannya yaitu pada ketika demam isu kemarau, sekitar bulan Maret hingga bulan Agustus. Karena kalau dikawinkan pada ketika demam isu dingin/musim hujan, seringkali telurnya tidak sanggup menetas.

Setelah bertelur, masa pengeraman telur akan berlangsung selama 21 hari, dan sesudah dua ahad dari menetasnya telur, indukan sanggup dikawinkan lagi. Dalam sekali bertelur, indukan ayam kampung betina menghasilkan telur sekitar 12 butir, tapi rata-rata yang sanggup menetas hanya separuhnya saja.

Setelah menetas, anakan Ayam Bekisar lalu di sortir berdasar kualitasnya. Dari enam telur yang menetas tersebut, biasanya hanya ada satu ekor anakan yang berkualitas.

Untuk maslah pakan tidak jauh berbeda dengan pakan ayam kampung. Untuk anak ayam yang berusia satu hari hingga dua bulan diberikan pakan berupa voer BR1, dan untuk menghindari penyakit flu dan muka bisul (CRD), anakan Ayam Bekisar sanggup diberi vaksin khusus ayam tiap tiga bulan sekali.

Cara beternak Ayam Bekisar:

Penemu Ayam Bekisar pertama kali yaitu masyarakat Pulau Kangean-Madura. Berawal dari ketidak sengajaan mengawinkan ayam kampung betina dengan andal ayam hutan hijau.

Cara mengawinkan ala masyarakat Kangean ini terbilang unik, yaitu dengan mendekatkan babon ayam hutan hijau betina dengan andal ayam hutan hijau yang sudah jinak. Setelah andal ayam hutan hendak mengawini babon ayam hutan, maka segera susupkan ayam kampung betina dibawah andal ayam hutan, sehingga yang dikawini yaitu ayam kampung betina.

Tehnik mengawinkan ala Kangean ini tergolong sulit dilakukan, sebab ayam jantan hijau yang dipakai sebagai indukan harus benar-benar sudah jinak dan tidak takut orang.

Cara mengawinkan yang lebih gampang yaitu dengan menempatkan pejantan ayam hutan hijau dan ayam kampung betina dalam satu kandang. Pilihlah ayam kampung betina yang postur tubuhnya kecil (ayam wareng) yang mempunyai warna bulu lurik coklat abu-abu ibarat ayam hutan betina.

Pada tahap awal keduanya diletakkan dalam sangkar terpisah tapi berdekatan atau diberikan sekat biar sanggup saling melihat setiap harinya. Setelah terlihat gejala pejantan ayam hutan mulai tertarik dengan ayam kampung betina, keduanya sanggup mulai disatukan dalam satu kandang.

Pada tahap ini, berikan ekstra fooding (EF) ibarat jangkrik dan ulat hongkong (UH) dengan porsi lebih banyak pada pejantan ayam hutan untuk membangkitkan birahinya.

Pantau perkembangan keduanya, kalau keduanya sanggup akur dan tidak saling menyerang berarti sudah kondusif atau sanggup dikatakan berjodoh dan tinggal menunggu proses perkawinan terjadi.

Baca juga:

Tips perawatan Ayam Hutan Hijau biar rajin bunyi

Resep diam-diam untuk menambah stamina Ayam Bangkok

Jamu dan perhiasan untuk menambah stamina Merpati balap

Demikian gosip wacana "Tips biar sukses beternak Ayam Bekisar". Untuk gosip lain seputar Ayam Bekisar, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Bekisar

Senin, 11 Januari 2016

Tips Perawatan Ikan Arwana Didalam Aquarium


Arwana ialah ikan hias yang sangat terkenal ketika ini, penampilannya yang anggun dengan warna yang indah menciptakan ikan ini sangat mempesona dan disukai para penggemar ikan hias.

Selain alasannya ialah warna dan penampilannya yang menawan, ikan Arwana juga dipercaya sebagai ikan pembawa keberuntungan (hoki) sehingga banyak orang yang berminat memeliharanya walaupun harganya cukup mahal.

Untuk menjaga penampilan dan warnanya semoga tetap indah, ikan Arwana memerlukan perawatan khusus yang harus dilakukan secara konsisten, alasannya ialah bila hingga lalai tidak mengontrol aerator aquarium saja, maka ikan Arwana kesayangan sanggup mati.

Karena itu bagi penggemar ikan Arwana harus betul-betul memperhatikan seluk beluk perawatannya semoga ikan Arwana yang dipelihara dalam aquarium sanggup hidup sehat serta mempunyai penampilan yang anggun dan asri.

Berikut ini teladan perawatan untuk ikan Arwana yang dipelihara dalam aquarium:

• Aquarium

Perhatikan semua peralatan pendukung aquarium semoga ikan Arwana merasa nyaman menempatinya.

• Aerator

Aerator atau pompa udara berfungsi untuk menyuplai udara ke dalam air aquarium, sekaligus menguapkan atau mendorong sisa-sisa masakan dan kotoran ke luar dari aquarium.

• Heater dan Thermometer

Heater ialah alat pemanas yang diharapkan menaikkan suhu air, terutama pada waktu suhu air aquarium turun drastis. Sedangkan Thermometer ialah alat pengontrol suhu air yang juga perlu dipasang dalam aquarium untuk mengetahui suhu air ideal dalam aquarium. Di tempat dingin, Heater dan Thermometer sangat dibutuhkan.

• Filter

Filter atau penyaring berfungsi untuk menyaring air dalam aquarium. Kerja filter ini untuk menyaring air yang disedot dari aquarium dan mengembalikannya lagi kedalam aquarium dalam kondisi bersih.

• Lampu TL

Lampu TL berfungsi sebagai penerangan dalam aquarium sekaligus untuk mempercantik penampilan aquarium. Tapi perlu diperhatikan, jangan hingga sinar lampu TL justru menjadikan panas yang berlebihan, jadi penempatan lampu TL harus diubahsuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari aquarium. Idealnya untuk aquarium seluas 80×40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.

• Kebersihan

Agar ikan Arwana selalu sehat dan mempunyai penampilan yang indah, aquarium juga harus rutin dibersihkan. Selain untuk kesehatan ikan Arwana yang menempatinya, juga akan menciptakan pemandangan terlihat segar dan menyenangkan.

• Pakan

Menu pakan utama untuk ikan Arwana yang dipelihara didalam aquarium ialah kelabang. Tapi akan lebih baik bila divariasikan dengan jenis pakan lain seperti; udang, katak, lipan, kadal, dan jangkrik.

• Pengontrolan dan penggantian air

Sebaiknya suhu dan pH air dalam aquarium harus dikontrol setiap hari. Suhu air yang ideal untuk ikan Arwana yaitu sekitar 25-27°C.
Jika suhu air sangat dingin, segera nyalakan heater untuk mendapat suhu air sesuai dengan yang dibutuhkan. Sedangkan untuk pH idealnya sekitar 6-8,5. Jika pH terlalu rendah, maka tambahkan kapur ke dalam aquarium.

Selain itu, sanitasi air juga perlu diperhatikan, sanggup dengan menawarkan melachite green setiap 3 ahad sekali dan jangan lupa air aquarium juga harus rutin diganti.

Penggantian air dilakukan dengan dua metode yaitu penggantian sebagian air dalam aquarium yang dilakukan setiap dua hari sekali, dan penggantian air aquarium secara total yang dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Jika air aquarium memakai air PAM, sebaiknya air tersebut didiamkan dulu selama 24 jam semoga kandungan khlor-nya mengendap. Setelah itu gres dipakai untuk mengisi aquarium.

• Interior aquarium

Kondisi didalam aquarium ialah replika lingkungan hidup di alam bebas. Oleh alasannya ialah itu, perlu dilakukan penataan interior didalam aquarium secara sempurna semoga tercipta perpaduan yang apik antara keindahan aquarium dengan anggunnya penampilan ikan Arwana, sehingga telihat indah, sejuk dan serasi dipandang.

• Tanaman air

Di habitat aslinya, ikan Arwana suka bersembunyi di antara tanaman air, alasannya ialah itu di usahakan untuk menyadiakan tanaman air tersebut didalam aquarium. Tanaman air yang sanggup ditempatkan dalam aquarium antara lain: Vallisneria spiralis, Hidrilla verticillata, Riccia fluiutana, Higrophila polisperma, Pistia stratiotes, Najas indica, dll.

• Pasir

Pasir dipakai sebagai landasan dasar aquarium sekaligus sebagai landasan peletakan batu-batuan. Sebaiknya memakai pasir sungai yang masih bercampur dengan humus.

Baca juga:

Demikian informasi wacana "Tips perawatan ikan Arwana didalam aquarium". Untuk informasi lain seputar ikan hias, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ikan Arwana

Minggu, 10 Januari 2016

Cara Paling Efektif Untuk Melatih Mental Tarung Ayam Bangkok Aduan

Hal terpenting yang dibutuhkan seekor Ayam Bangkok aduan ketika akan bertarung semoga sanggup tampil maksimal ialah terpenuhinya kebutuhan fisik mulai dari pakan, suplemen/jamu, kesehatan, latihan fisik dan istirahat.

Selain itu, mental merupakan faktor penentu semoga Ayam aduan sanggup menang dalam pertarungan. Oleh sebab itu, Ayam Bangkok aduan harus mendapat training mental semoga tidak minder ketika ditarungkan.

Akan tetapi, masih banyak penghobi Ayam Bangkok aduan yang masih resah untuk melatih mental Ayam Bangkoknya. Bahkan tidak sedikit para penghobi yang salah dalam menerapkan latihan mental, sehingga bukannya menjadi bermental juara, tapi malah menjadi rusak.

Berikut ini beberapa tips untuk melatih mental Ayam Bangkok aduan:

Untuk melatih mental tarung Ayam Bangkok aduan yang efektif yaitu dengan cara latihan jajal tarung dengan Ayam Bangkok lain.

Latihan jajal tarung sangat dibutuhkan terutama oleh Ayam Bangkok yang akan diturunkan ke gelanggang pertandingan untuk memperkuat dan menawarkan pengalaman tarung lebih banyak.

Latihan jajal tarung perlu dilakukan 30 hari sebelum hari-H pertandingan. Jadwal latihannya sanggup diatur sesuai dengan kondisi Ayam Bangkok yang akan kita latih. Tapi semakin banyak latihan jajal tarung dilakukan, maka akhirnya akan lebih baik.

Latihan mental memakai sistem jajal tarung sanggup dilakukan 5 sehari sekali atau paling sedikit seminggu sekali. Dengan demikian, dalam 30 hari masa latihan, Ayam Bangkok akan menjalani latihan minimal 4-7 kali.

Waktu yang sempurna untuk melaksanakan latihan jajal tarung ialah pada sore hari mulai jam 16.00 hingga 17.00. Setelah Ayam Bangkok melaksanakan latihan jajal tarung, maka tidak perlu melaksanakan latihan lari lagi.

Berikut ini tahapan dalam melaksanakan latihan jajal tarung:

• Langkah awal dalam melatih mental Ayam Bangkok aduan di awali dengan melaksanakan latihan jajal tarung dengan durasi waktu pertarungan yang tidak terlalu lama.

Pada latihan jajal tarung pertama cukup dilakukan satu ronde saja dengan durasi latihan selama 10 menit, dan jangan lupa untuk membungkus paruh dan jalu Ayam Bangkok yang kita katih dan juga lawannya.

Tujuan dari membungkus paruh dan jalu kedua Ayam Bangkok yang akan menjalani latihan tarung ialah untuk menghindari terjadinya luka, selain itu juga untuk meningkatkan emosinya.

Dengan kondisi paruh dan jalu yang dibungkus, maka akan menciptakan Ayam Bangkok susah untuk melaksanakan pukulan, dan kebanyakan hanya akan mengeluarkan tehnik-tehnik gerakan cepat, sehingga sangat anggun untuk menguatkan otot-ototnya.

• Setelah melaksanakan latihan jajal tarung yang pertama, latihan berikutnya bisa ditingkatkan dengan durasi yang lebih lama, yaitu 2 ronde atau 2 kali 10 menit.

Pada latihan jajal tarung tahap ke-2 ini paruh dan jalu kedua Ayam Bangkok masih tetap dibungkus untuk menghindari luka dan meningkatkan emosinya.

• Latihan berikutnya ditingkatkan lagi menjadi 3 ronde atau 3 kali 10 menit. Pada latihan tahap ke-3 ini paruh dan jalu Ayam Bangkok yang sedang kita bimbing tidak lagi dibungkus, tapi paruh dan jalu Ayam Bangkok yang menjadi lawan tarungnya masih tetap dibungkus.

Pada latihan jajal tarung tahap ke-4 ini Ayam Bangkok yang sedang kita bimbing mentalnya akan menunjukkan peningkatan gaya, kecepatan dan pengalaman tarungnya, sebab Ayam Bangkok tersebut sanggup leluasa melaksanakan pukulan-pukulan ke arah lawannya yang dalam kondisi paruh serta jalunya masih dibungkus, sehingga mental dan kepercayaan diri Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing akan terbentuk menjadi lebih tangguh sebab merasa lebih secara umum dikuasai dari lawannya.

Mental dan kepercayaan diri Ayam Bangkok aduan yang sedang kita bimbing akan meningkat sebab sanggup terus memukul lawannya dengan mudah.

Pada latihan jajal tarung tahap ke-4 ini, tipe/karakter Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing tersebut akan mulai terlihat. Jika tipe pukul, maka bisa dipastikan rata-rata pukulannya akan mengenai bagian-bagian vital dari badan lawan tarungnya, dan jikalau tipe jalu, maka minimal pada 5 menit pertama, beberapa tikaman jalunya sudah bersarang di badan lawan tarungnya.

Tapi jikalau tidak ada satupun tikaman jalu yang mendarat di badan lawannya, berarti Ayam Bangkok yang kita bimbing tersebut bukan tipe jalu. Karena itu sebaiknya jalunya dipotong saja sebab akan menyulitkannya jikalau di gelanggang bertemu dengan lawan yang mempunyai jalu.

• Latihan berikutnya sudah dikondisikan menyerupai mirip pertarungan yang sesungguhnya. Pada latihan jajal tarung tahap ke-5 ini, paruh lawan tarungnya sudah tidak dibungkus lagi, tapi jalunya masih tetap dibungkus untuk menghindari terjadinya luka pada Ayam Bangkok yang kita latih.

Seperti pada latihan jajal tarung sebelumnya, latihan kali ini dilakukan selama 3 ronde. Pada latihan kali ini Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing juga akan mencicipi patukan dan pukulan dari lawan tarungnya, sehingga akan mengalami luka-luka disekitar muka dan kepalanya.

• Setelah menjalani latihan jajal tarung tahap ke-5, Ayam Bangkok harus istirahat minimal selama 5 hari. Waktu istirahat ini untuk menyembuhkan luka dan mengembalikan staminanya yang terkuras selama menjalani latihan. Pada masa istirahat ini Ayam Bangkok tidak perlu latihan lari pada sore hari, tapi cukup melaksanakan senam pagi saja.

Jika pada latihan jajal tarung tahap ke-5 Ayam Bangkok mengalami banyak luka dibagian mukanya, maka perlu dilakukan pengobatan semoga luka-lukanya cepat sembuh.

Bekas-bekas luka tersebut secara tidak pribadi justru menawarkan laba bagi Ayam Bangkok sebab kulit-kulit mukanya akan menjadi lebih tebal dan tidak gampang terluka jikalau terkena patukan.

• Setelah beristirahat selama lima untuk menyembuhkan luka-luka dan memulihkan staminanya, Ayam Bangkok aduan harus menjalani latihan jajal tarung tahap berikutnya atau latihan terakhir sebelum menuju gelanggang pertarungan.

Latihan jajal tarung tahap ke-6 ini dilakukan selama 5 ronde, atau 10 menit kali 5. Jika lawan tarungnya sudah lari atau KO sebelum ronde kelima, maka Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing sudah bisa dikatakan berhasil/lulus.

Tapi sebaliknya, jikalau Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing tersebut tidak bisa menuntaskan pertarungan hingga 5 ronde, maka Ayam Bangkok tersebut tidak sanggup diturunkan dalam arena pertandingan sebab bisa dikatakan gagal/tidak lulus dan harus memulai lagi latihan mental dan fisik tersebut dari awal untuk bisa mencetak Ayam Bangkok juara.

Dalam melatih mental Ayam Bangkok aduan dengan sistem jajal tarung ini, usahakan untuk menentukan lawan tanding yang mempunyai tehnik bertarung yang berbeda-beda. Dengan demikian, pengalaman yang akan didapat oleh Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing akan semakin banyak. Karena semakin banyak latihan jajal tarung yang dijalani, maka akan semakin besar lengan berkuasa mental dan pengalaman tarungnya.

Baca juga:

Demikian warta perihal "Cara paling efektif untuk melatih mental tarung Ayam Bangkok aduan". Untuk warta lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Latihan jajal tarung Ayam Bangkok aduan

Sabtu, 09 Januari 2016

Resep Belakang Layar Para Botoh Ayam Bangkok

Ayam Bangkok aduan memang membutuhkan perhatian khusus, bukan hanya pada jenis dan jumlah pakan, kandang, atau faktor keamanannya saja, tapi stamina dan kemampuannya dalam bertarung juga perlu untuk dijaga dan dilatih dengan baik.

Stamina yang prima memang bisa dihasilkan dari konsumsi pakan yang berkualitas, tapi Ayam Bangkok aduan masih memerlukan tambahan aksesori untuk menambah staminanya. Salah satu cara untuk mendongkrak stamina Ayam Bangkok aduan ialah dengan memperlihatkan jamu yang dibuat dari bahan-bahan herbal.

Saat ini memang sudah banyak produk jamu khusus Ayam Bangkok dengan banyak sekali brand yang dijual dipasaran. Dengan adanya produk-produk jamu kemasan tersebut tentu mempermudah dalam pemberiannya alasannya ialah para penghobi Ayam Bangkok tidak perlu repot-repot menyiapkan bahan-bahan dan meracik jamu sendiri.

Tapi bagi para botoh Ayam Bangkok, menciptakan jamu sendiri lebih memperlihatkan kepuasan tersendiri, alasannya ialah selain bisa memastikan kualitasnya, penggunaan jamu untuk Ayam Bangkok yang dibuat sendiri dengan penuh kasih sayang akan menguatkan kemistri antara Ayam Bangkok dan pemiliknya.

Berikut ini beberapa jenis jamu untuk Ayam Bangkok aduan biar lebih tangguh saat bertarung:

• Jamu persiapan sebelum di adu

Tujuan pertolongan jamu ini untuk meningkatkan stamina Ayam Bangkok sebelum diturunkan di arena pertarungan.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 5 lembar daun jeruk purut
- 2 ruas jahe seukuran ibu jari
- 2 ekor ikan lele panggang
- 2 ons daging kambing mentah
- 2 batang pengecap buaya
- 2 butir kuning telur ayam kampung/bebek
- Madu murni secukupnya
- Kacang dan garam secukupnya

Cara membuatnya:

- Potong kecil-kecil daun jeruk purut, jahe, daun kacang, dan pengecap buaya.

- Kemudian semua materi yang telah dipotong-potong tersebut ditumbuk hingga halus.

- Setelah halus kemudian campurkan daging kambing, ikan lele panggang, serta kuning telur ayam kampung/bebek kemudian ditumbuk kembali hingga semua bahan-bahan tersebut lumat dan tercampur rata.

- Setelah semua materi lumat dan tercampur rata, kemudian tambahkan sedikit gula merah kemudian di aduk kembali biar tercampur rata dan jemur hingga kering.

- Setelah gabungan jamu tersebut kering, tambahkan madu murni hingga menjadi kental dan teksturnya mirip dodol.

- Adonan jamu yang telah jadi tersebut kemudian dibuat menjadi butiran-butiran seukuran biji jagung.

- Berikan butiran jamu tersebut pada Ayam Bangkok aduan 1 butir setiap harinya.

• Jamu penambah stamina

Jamu ini diberikan pada Ayam Bangkok aduan yang terlihat lesu dan tidak berangasan sebagai penambah tenaga. Selain itu, jamu ini juga bisa diberikan untuk meningkatkan daya tahan badan Ayam Bangkok pada animo penyakit.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 5 lembar daun jeruk purut
- 1 sendok teh "merica"
- 5 buah cabe jamu (puyang)
- 1 ekor ikan lele
- Madu murni secukupnya

Cara membuatnya:

- Lumatkan cabe jamu, daun jeruk purut, dan merica.

- Masukan semua materi yang tekah dilumatkan tersebut ke dalam perut ikan lele yang sudah dikeluarkan isi perutnya.

- Kemudian panggang ikan lele hingga matang.

- Setelah matang kemudian ikan lele dilumatkan hingga halus dan tambahkan sedikit madu.

- Bentuk gabungan daging ikan lele tersebut menjadi butiran-butiran kecil seukuran jagung.

- Berikan jamu tersebut pada Ayam Bangkok 1 butir setiap harinya.

• Jamu untuk memperpanjang nafas

Jamu ini diberikan untuk menciptakan nafas Ayam Bangkok menjadi berpengaruh dan panjang. Stamina dan nafas panjang merupakan modal utama bagi Ayam Bangkok aduan untuk sanggup memenangkan laga berdurasi lama.

Karena itu, pertolongan jamu ini cukup penting untuk Ayam Bangkok aduan selain rutin melaksanakan latihan-latihan fisik.

Bahan-bahan yang harus disiapakan:

- Temu kunci
- Gula aren
- Asam jawa

Cara membuatnya:

- Haluskan bahan-bahan tersebut, kemudian rebus dengan 1 gelas air putih.

- Minumkan air rebusan jamu tersebut pada Ayam Bangkok 2x seminggu.

• Jamu untuk memulihkan tenaga sesudah bertarung

Jamu ini diberikan pada Ayam Bangkok sesudah di adu. Tujuannya untuk memulihkan stamina Ayam Bangkok pada masa penyembuhan luka-lukanya.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 500 gram beras
- 50 gram kencur basah
- 50 gram jahe
- 50 gram kunyit
- 3 butir telur bebek
- Asam jawa secukupnya
- Madu dan gula aren secukupnya

Cara membuatnya:

- Memarkan kencur, jahe, dan kunyit kemudian tambahkan asam jawa dan gula aren. Kemudian semua materi tersebut direbus dengan air hingga mendidih.

- Setelah mendidih kemudian saring air rebusan tersebut biar terpisah dari ampasnya.

- Masukkan beras yang sudah direndam dan dihaluskan kedalam air rebusan bahan-bahan tadi.

- Aduk hingga rata dan tunggu sari pati kencur dan beras mengendap dibawah.

- Tambahkan madu dan kuning telur belibis kedalam air beras kencur kemudian aduk lagi hingga rata.

- Berikan jamu tersebut pada Ayam Bangkok yang gres melaksanakan pertarungan untuk memulihkan kondisi fisik dan staminanya.

• Jamu untuk daya tahan badan terhadap serangan penyakit

Jamu ini diberikan untuk meningkatkan kekebalan badan Ayam Bangkok pada animo pancaroba dan animo wabah penyakit.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 4 ruas kunyit
- 2 ruas kencur
- 1 ruas temulawak
- 1 ruas temu giring
- 1 ruas temu ireng
- Gula merah secukupnya
- 2 butir telur bebek

Cara membuatnya:

- Tumbuk dan campurkan semua bahan-bahan tersebut hingga benar-benar tercampur rata.

- Kmudian berikan jamu tersebut pada Ayam Bangkok 1x seminggu.

Baca juga:

Demikian isu wacana "Resep diam-diam para botoh Ayam Bangkok". Untuk isu lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Pertarungan Ayam Bangkok

Jumat, 08 Januari 2016

Cara Ampuh Mengobati Ayam Bangkok Ngorok Dengan Bahan-Bahan Alami

Ngorok merupakan salah satu problem yang sering terjadi pada Ayam Bangkok. Penyakit ini sanggup disebabkan lantaran adanya inveksi basil pada terusan pernafasan Ayam Bangkok.

Ngorok tidak sanggup di anggap sepele lantaran sanggup mengurangi performa Ayam Bangkok aduan di gelanggang pertarungan, lantaran Ayam Bangkok yang menderita penyakit ini akan menjadi gampang lelah lantaran sulit bernafas tanggapan lendir yang terdapat dalam kerongkongan yang menghambat fatwa keluar masuknya udara.

Ngorok sebaiknya segera ditangani dengan pengobatan khusus untuk mencegah terjadinya masalah-masalah kesehatan lainnya pada Ayam Bangkok. Pengobatan penyakit ini sanggup dilakukan secara alami memakai obat-obatan tradisional atau memakai obat kemasan produksi pabrik.

Resep obat tradisional untuk ayam ngorok ini sudah dipakai semenjak jaman dulu oleh para penghobi ayam aduan. Tapi kini ini tidak banyak para penghobi ayam aduan yang memakai obat tradisional untuk mengobati penyakit ngorok.

Sebagian besar penghobi Ayam Bangkok lebih menentukan memakai obat kemasan pabrik lantaran di anggap lebih praktis, padahal khasiat obat tradisional juga tidak kalah dengan obat kemasan pabrik dan tanpa imbas samping tentunya.

Berikut ini beberapa bahan-bahan alami yang sanggup dimanfaatkan untuk mengobati penyakit ngorok pada Ayam Bangkok:

• Daun sirih

Daun sirih memang sudah semenjak usang dikenal sebagai obat untuk menghilangkan lendir, termasuk untuk mengobati penyakit ngorok pada Ayam Bangkok.

Cara membuatnya:

• Siapkan 5 lembar daun sirih, lebih manis lagi bila memakai daun sirih merah kemudian direbus dengan 1 gelas air bersih.

• Air rebusan daun sirih tersebut kemudian disaring dan campurkan dengan air perasan dari 1 butir jeruk nipis.

• Tunggu hingga ramuan tersebut menjadi hangat gres kemudian diminumkan pada Ayam Bangkok yang ngorok 2x sehari setiap pagi dan sore.

• Bawang putih

Selain dipakai sebagai bumbu dapur, bawang putih juga mempunyai banyak manfaat untuk mengobati banyak sekali jenis penyakit pada Manusia dan juga pada hewan, termasuk untuk mengobati ayam ngorok.

Cara membuatnya:

• Parut bawang putih hingga halus, kemudian diperas untuk diambil sarinya.

• Air perasan bawang putih tersebut kemudian diminumkan pada Ayam Bangkok yang menderita sakit ngorok.

• Selain berguna untuk mengobati penyakit ngorok, sari bawang putih juga dipercaya sanggup mengobati cacingan dan juga untuk meningkatkan nafsu makan Ayam Bangkok aduan.

• Getehan

Para penghobi ayam aduan juga sering memakai tanaman getehan untuk mengobati problem ngorok pada ayam jagoannya.

Tanaman getehan yaitu sejenis tanaman perdu yang banyak tumbuh di semak belukar dengan buah berwarna merah dan berdaun lebar.

Tanaman ini memang sangat ampuh untuk mengobati penyakit ngorok pada Ayam Bangkok. Misalkan buah dari tanaman getehan diberikan pada Ayam Bangkok pada sore hari maka pada pagi harinya Ayam Bangkok akan sebuh dari ngorok. Tapi sayangnya tanaman ini cukup sulit ditemukan.

Bagian tanaman getehan yang berguna sebagai obat ngorok yaitu buahnya yang sudah matang (berwarna merah darah).

Cara membuatnya:

• Siapkan beberapa butir buah getehan yang sudah matang kemudian ditumbuk hingga halus.

• Setalah ditumbuk hingga menjadi halus, kemudian diperas dan diambil sarinya.

• Minumkan sari dari buah getehan tersebut pada Ayam Bangkok yang sakit ngorok.

• Jika belum sembuh, ulangi derma ramuan ini sehari sekali pada malam hari.

• Jahe, kunyit dan kencur

Cara membuatnya:

• Siapkan jahe 1/2 ruas, kencur 1 ruas dan kunyit 1 ruas.

• Kemudian ketiga materi tersebut ditumbuk hingga halus.

• Kemudian lolohkan ramuan tersebut pada Ayam Bangkok yang sakit ngorok dan jangan diberikan air minum dulu selama beberapa saat.

Baca juga:

Resep diam-diam para botoh Ayam Bangkok

Cara paling efektif untuk melatih mental tarung Ayam Bangkok aduan

Resep diam-diam untuk menambah stamina Ayam Bangkok

Demikian sedikit info wacana "Cara ampuh mengobati Ayam Bangkok ngorok dengan bahan-bahan alami". Untuk info lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Bangkok ngorok

Kamis, 07 Januari 2016

Tehnik Pemijahan Ikan Koi Yang Efektif

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan Koi ialah mempelajari teknik pemijahan terlebih dulu, mulai dari menyiapkan kolam pemijahan, menyiapkan indukan ikan Koi yang berkualitas, menyediakan pakan, sampai perawatan yang harus dilakukan secara intensif.

Untuk indukan, pilihlah ikan Koi yang telah matang secara kelamin, yaitu indukan jantan sudah sanggup menghasilkan sperma dan indukan betina sudah menghasilkan telur yang matang. Indukan ikan Koi jantan minimal harus sudah berumur 2 tahun, dan indukan ikan Koi betina minimal sudah berusia 3 tahun.

Indukan ikan Koi harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, sirip dan sisiknya lengkap, penampilannya tampak anggun, seimbang dan aktif.

Postur tubuh ikan Koi betina lebih besar dibanding jantan, dan bab perutnya terlihat lebih besar dari punggungnya. Sedangkan ikan Koi jantan mempunyai postur tubuh lebih langsing dengan perut rata kalau dilihat dari bab punggungnya. Ciri-ciri indukan ikan Koi jantan yang sudah siap kawin yaitu munculnya bintik-bintik putih pada siripnya.

Tehnik perkawinan ikan Koi yang efektif yaitu dengan menjodohkan satu ekor indukan ikan Koi betina dengan 2 atau 3 ekor ikan Koi jantan. Hal itu untuk mengantisipasi kalau salah satu indukan jantan tidak mau kawin, maka akan digantikan oleh pejantan lainnya, jadi kegagalan dalam pemijahan sanggup diminimalisir dengan tehnik ini.

Berikut ini tahapan-tahapan dalam pemijahan ikan Koi:

• Kolam pemijahan

Kolam pemijahan dibentuk terpisah dengan kolam taman. Kolam pemijahan harus mempunyai jalur keluar masuk air tersendiri. Seluruh kolam harus diplester biar sanggup dikeringkan.

Luas kolam pemijahan sanggup bervariasi, mulai dari ukuran 3-6 m2 dengan kedalaman 0,5 m. Pilih lokasi kolam yang terkena sinar matahari, tidak terlalu berisik, terlindung dari jangkauan belum dewasa dan hewan peliharaan.

Sediakan juga kolam penetasan telur dan perawatan benih dengan bentuk persegi panjang atau sanggup juga berbentuk bundar dengan diameter 1,5 hingga 2 m.

Jika memungkinkan sanggup ditambah satu kolam lagi, yaitu kolam untuk menumbuhkan pakan alami yang dipakai untuk mensuplai pakan benih kalau kuning telurnya telah habis. Kedalaman kolam dibentuk sekitar 30 cm, dengan luas kolam antara 6-10 m2 dirasa sudah cukup memadai.

Dinding kolam sanggup dilapisi vinil, yaitu materi yang biasa dipakai untuk menciptakan kolam fiberglass. Dengan diberi lapisan vinil, kolam tersebut lebih terjamin kebersihannya dan imbas dari semen juga sanggup dihilangkan.

• Persiapan kolam ikan Koi

Kolam dikeringkan dulu dibawah terik matahari, pintu keluar masuk air harus dipasang saringan untuk mencegah kemungkinan telur ikan Koi hanyut terbawa arus.

Biasanya ikan Koi akan bertelur dibawah tanaman atau materi apa saja yang sanggup dipakai untuk menempelkan telurnya. Oleh alasannya itu sebaiknya disediakan penempel telur yang memadai biar telur ikan Koi sanggup selamat.

Penempel telur sanggup memakai kakaban yang biasa dipakai untuk pemijahan ikan mas. Kakaban dibentuk dari ijuk yang dijepit dengan bilah bambu dan dipaku atau di ikat.

Kakaban yang ideal terbuat dari ijuk panjang dan rata dengan panjang 120 cm dan lebar 40 cm. Jumlah kakaban harus diadaptasi dengan ukuran tubuh induk ikan Koi betina dan idealnya dipasang 4-6 buah kakaban untuk setiap 1 kg berat tubuh induk ikan Koi betina.

Agar sanggup mengapung, kakaban harus disusun di atas bambu yang masih utuh. Diatas kakaban diberi bilah bambu dan diikat biar susunan kakaban tidak berserakan ketika pasangan induk memijah. Sebelum dipasang, kakaban terlebih dulu dibersihkan, dicuci, dan dibilas biar higienis dari lumpur.

Kemudian kakaban dipasang sehabis kolam di isi air. Air harus selalu mengalir ke dalam kolam pemijahan untuk merangsang pasangan ikan Koi untuk memijah.

Selain memakai kakaban, kawasan penempel telur sanggup juga memakai tanaman air menyerupai hydrilla yang disusun atau memakai potongan tali rafia sebagai pengganti ijuk.

• Pemijahan ikan Koi

Masukkan indukan ikan Koi sekitar pukul 16.00, dan ikan Koi akan mulai memijah pada ketika tengah malam. Induk ikan Koi betina akan berenang mengelilingi kolam yang akan di ikuti oleh induk ikan Koi jantan di belakangnya.

Semakin usang gerakan keduanya akan semakin cepat dan lebih aktif. Indukan ikan Koi jantan akan mulai menempelkan badannya ketika mengikuti indukan ikan Koi betina, dan pada puncaknya indukan ikan Koi betina akan mengeluarkan telurnya dengan sesekali meloncat ke permukaan air. Aktifitas indukan ikan Koi betina tersebut segera di ikuti oleh indukan ikan Koi jantan dengan mengeluarkan cairan spermanya.

Telur-telur yang terkena sperma akan melekat pada kakaban atau materi penempel telur lainnya dan sulit untuk terlepas, tapi ada juga sebagian telur yang jatuh ke dasar kolam.

Perkawinan tersebut akan final pada pagi hari. Segera pisahkan indukan ikan Koi dari telurnya alasannya kalau hingga terlambat maka telur-telurnya sanggup habis dimakan oleh indukannya.

Ada dua cara untuk memisahkan indukan ikan Koi dari telurnya:

- Cara yang pertama dengan memindahkan indukan ikan Koi dari kolam pemijahan dan tetap membiarkan telurnya menetas di kolam tersebut.

- Cara yang kedua dengan memindahkan telur-telurnya ke dalam kolam penetasan.

Sebaiknya memakai cara yang pertama alasannya lebih mudah dan menghemat kolam.

Telur ikan Koi sebaiknya direndam dulu dalam larutan Malachyt green dengan konsentrasi 1/300.000 selama 15 menit sebelum dimasukkan dalam kolam penetasan untu mencegah serangan jamur.

Ketika akan merendam telur sebaiknya kakaban digoyang-goyang pada air biar kotoran yang mungkin menutupi telur sanggup terlepas.

Baca juga:

Tips perawatan ikan Arwana didalam aquarium

Jenis-jenis Ayam Bekisar dan cara membudidayakannya

Tips perawatan Ayam Hutan Hijau biar rajin bunyi

Demikian informasi ihwal "Tehnik pemijahan ikan Koi yang efektif". Untuk informasi lain seputar ikan Koi, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ikan Koi

Kolam Yang Ideal Untuk Budidaya Ikan Lele

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan tinggi. Ikan ini juga mempunyai tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Karena itulah budidaya ikan lele akan sangat menguntungkan jikalau dilakukan secara intensif.

Dalam perjuangan ternak ikan lele ada dua segmen budidaya, yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Segmen pembenihan bertujuan untuk menghasilkan benih ikan lele, sedangkan segmen pembesaran bertujuan untuk menghasilkan ikan lele siap konsumsi.

Berikut ini cara pembuatan bak budidaya ikan lele yang ideal:

Ada banyak sekali macam tipe bak yang sanggup dipakai untuk tempat budidaya ikan lele. Setiap tipe bak mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing bila ditinjau dari segi perjuangan budidaya. Untuk tetapkan bak apa yang cocok, harap pertimbangkan kondisi lingkungan, ketersediaan tenaga kerja dan sumber dana ada.

Tipe-tipe bak yang umum dipakai dalam budidaya ikan lele yakni bak tanah, bak semen, bak terpal, jaring apung dan keramba. Namun dalam artikel ini kita akan membahas bak tanah, mengingat jenis bak ini paling banyak dipakai oleh para peternak ikan. Sebagai pengetahuan tambahan, silahkan baca cara menciptakan bak ikan. Tahapan yang harus dilakukan dalam menyiapkan kolam tanah adalah sebagai berikut:

• Pengeringan dan pengolahan tanah

Sebelum benih ikan lele ditebarkan, bak harus dikeringkan telebih dahulu. Lama pegeringan berkisar antara 3-7 hari, atau tergantung cuaca. Sebagai patokan sanggup dengan melihat permukaan tanah, jikalau sudah terlihat retak-retak, berarti bak sudah sanggup dikatakan sudah kering.

Pengeringan bak bertujuan untuk membasmi mikro organisme jahat yang sanggup berbagi bibit penyakit. Mikro organisme tersebut sanggup berasal dari periode budidaya ikan lele sebelumnya.

Dengan pengeringan dan penjemuran, maka sebagian besar mikro organisme patogen akan mati. Setelah bak dikeringkan, permukaan tanah mulai dibajak atau dibalik memakai cangkul. Pembajakan tanah diharapkan untuk memperbaiki kegemburan tanah dan membuang gas beracun yang tertimbun didalam tanah.

Bersamaan dengan proses pembajakan, angkat lapisan lumpur hitam yang terdapat di dasar kolam. Lumpur tersebut biasanya berbau busuk alasannya yakni menyimpan gas-gas beracun ibarat amonia dan hidrogen sulfida. Gas-gas itu terbentuk dari tumpukan sisa pakan yang tidak dimakan ikan.

• Pengapuran dan pemupukan

Pemberian kapur berfungsi untuk menyeimbangkan keasaman tanam dan membantu memberantas mikro organisme patogen didalam kolam. Jenis kapur yang dipakai yakni dolomit atau kapur tohor.

Pengapuran dilakukan dengan cara ditebar secara merata pada permukaan dasar kolam. Setelah ditaburi kapur, lalu tanah dibalik biar kapur meresap ke bab dalam. Dosis pinjaman kapur yakni 250-750 gram/meter persegi, atau tergantung pada derajat keasaman tanah, alasannya yakni semakin tinggi keasaman tanah maka semakin banyak kapur yang diperlukan.

Langkah berikutnya yakni pemupukan menggunakan campuran pupuk organik yang ditambah pupuk urea dan TSP. Jenis pupuk organik yang dianjurkan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos dengan takaran 250-500 gram/meter persegi. Sedangkan untuk takaran pupuk urea dan TSP masing-masing 15 gram dan 10 gram/meter persegi.

Pemberian pupuk pada dasar bak tersebut bertujuan untuk menyediakan nutrisi bagi biota air ibarat fitoplankton dan cacing. Biota tersebut sangat berkhasiat sebagai pakan alami bagi ikan lele.

• Pengaturan air kolam

Ketinggian air bak yang ideal untuk budidaya ikan lele yakni 100-120 cm dengan proses pengisian air dilakukan secara bertahap. Setelah bak diberi pupuk, lalu isi dengan air hingga sebatas 30-40 cm dan biarkan bak tersinari matahari selama satu minggu.

Dengan kedalaman 30-40 cm, sinar matahari masih sanggup menembus hingga dasar bak dan menciptakan biota didasar bak ibarat fitoplankton sanggup tumbuh dengan baik. Air bak yang sudah ditumbuhi fitoplankton akan berwarna kehijauan.

Setelah didiamkan selama satu minggu, benih ikan lele sudah sanggup ditebar ke dalam kolam. Selanjutnya, air bak mulai ditambah secara terencana sesuai dengan pertumbuhan ikan lele hingga pada ketinggian yang ideal yaitu 100-120 cm.

Baca juga:

Tehnik pemijahan ikan Koi yang efektif

Tips perawatan ikan Arwana didalam aquarium

Cara ampuh mengobati Ayam Bangkok ngorok dengan bahan-bahan alami

Demikian sedikit isu wacana "Kolam yang ideal untuk budidaya ikan lele". Untuk isu lain seputar ikan konsumsi, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kolam budidaya ikan lele

Rabu, 06 Januari 2016

Cara Terbaik Semoga Sukses Dalam Budidaya Ikan Bawal

Ikan bawal yaitu jenis air tawar yang berasal dari Brazil. Tujuan dari introduksi ikan bawal yaitu untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan di Indonesia.

Ikan bawal termasuk salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan di Indonesia mirip halnya ikan lele, ikan mujair, ikan nila, ikan mas dan ikan gurami.

Ikan bawal tidak terlalu sulit untuk dibudidayakan alasannya secara alami ikan ini termasuk ikan yang gampang menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan baru.

Ikan bawal yang telah tersebar dan berkembang serta dikenal oleh masyarakat Indonesia termasuk jenis (species) Colossomaspp. Yaitu Colossoma macropomum dan Colossoma bracipomum. Kedua jenis ikan bawal ini mirip atau identik dengan jenis (spesies) ikan bawal yang disebut Cachama (Colossoma oculus) yang berkembang dan hidup di Amerika dan Venezuella.

Ikan bawal merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai nilai irit cukup tinggi. Pada mulanya ikan bawal diperdagangkan sebagai ikan hias, namun alasannya pertumbuhannya sangat cepat, serta mempunyai rasa daging yang cukup yummy (hampir ibarat daging ikan gurami), maka masyarakat kemudian mengakibatkan ikan bawal sebagai ikan konsumsi.

Karena seruan pasar yang semakin tinggi, maka produksinya setiap tahun juga semakin meningkat. Tentu saja hal itu mengakibatkan budidaya ikan bawal menjadi salah satu peluang perjuangan yang cukup menjanjikan.

Tujuan dari perjuangan pembesaran ikan bawal yaitu untuk mendapat ikan ukuran konsumsi atau ukuran yang disukai oleh konsumen. Pembesaran ikan bawal sanggup dilakukan di bak tanah maupun bak permanen, baik secara monokultur maupun polikultur.

Kelebihan ikan bawal:

• Pertumbuhannya cukup cepat.
• Nafsu makan tinggi dan termasuk pemakan segalanya, tapi lebih banyak memakan dedaunan.
• Memiliki ketahanan yang baik terhadap kondisi perairan yang kurang baik.
• Memiliki rasa daging yang cukup enak, hampir mirip daging ikan gurami.

Persiapan bak pembesaran:

Kolam untuk pemeliharaan ikan bawal dipersiapkan mirip bak untuk budidaya ikan air tawar lainnya. Persiapan bak ini dimaksudkan untuk menumbuhkan masakan alami dalam jumlah yang cukup sebagai cadangan masakan untuk bibit ikan bawal yang akan dipelihara.

• Pertama bak dikeringkan dulu hingga tanah bab dasarnya benar-benar menjadi kering. Tujuan pengeringan tanah pada dasar bak antara lain:

- Untuk mambasmi ikan-ikan liar yang bersifat predator atau kompetitor dalam perebutan makanan

- Mengurangi senyawa-senyawa asam sulfida (H2S) dan senyawa beracun lainnya yang terbentuk selama bak terendam.

- Memungkinkan terjadinya pertukaran udara (aerasi) pada pelataran kolam. Dalam proses ini gas-gas oksigen akan mengisi celah-celah dan pori-pori tanah.

• Sambil menunggu tanah dasar bak kering, pematang kolam/dinding bak dicek dan diperbaiki untuk menutup kebocoran-kebocoran yang ada.

• Setelah dasar bak benar-benar kering, kemudian ditaburi kapur tohor maupun dolomit dengan takaran 25 kg per 100 meter persegi. Hal ini untuk meningkatkan pH tanah dan juga untuk membunuh hama maupun patogen yang masih sanggup bertahan sehabis proses pengeringan kolam.

• Bagian dasar bak sebaiknya juga dipupuk memakai pupuk sangkar dengan takaran 25-50 kg/100 m2 dan TSP 3 kg/100 m2. Pupuk sangkar yang dipakai harus benar-benar
yang sudah matang (lama) semoga tidak menjadi racun bagi ikan bawal. Tapi bak pembesaran tidak mutlak harus dipupuk, alasannya masakan ikan bawal sebagian besar diperoleh dari masakan komplemen atau masakan buatan.

• Setelah pemupukan final dilakukan, kemudian bak di isi air setinggi 2-3 cm dan dibiarkan selama 2-3 hari. Setelah itu air bak ditambah lagi bertahap hingga kedalaman air mencapai 40-60 cm dan terus diatur hingga ketinggian airnya mencapai 80-120 cm, tergantung dari jumlah ikan yang akan dipelihara didalam bak tersebut.

• Jika warna air sudah berkembang menjadi hijau terang, benih ikan bawal sudah sanggup dimasukkan kedalam bak (biasanya 7-10 hari sehabis proses pemupukan).

Pemilihan dan penebaran bibit ikan bawal:

• Pemilihan benih

Pemilihan benih yang anggun sangat penting dilakukan alasannya hanya benih yang unggul yang akan bertahan hidup dan sanggup tumbuh dengan baik.

Benih yang anggun harus sehat secara fisik, mempunyai anggota badan lengkap, aktif bergerak, ukurannya sama (seragam), tidak cacat fisik, tidak membawa penyakit, dan dari jenis unggul.

• Penebaran benih

Sebelum benih ikan bawal ditebar kedalam kolam, benih perlu di adaptasikan dulu dengan tujuan semoga benih ikan tidak mengalami stress pada ketika berada dalam bak budidaya.

Cara penyesuaian benih ikan:

Ikan yang masih berada dalam bungkus plastik yang masih tertutup rapat dimasukan dulu kedalam bak dan biarkan hingga dinding plastik terlihat mengembun. Itu tandanya air bak dan air didalam plastik sudah sama suhunya.

Setelah itu plastik pembungkus benih ikan bawal dibuka dan masukkan air bak bertahap kedalam plastik pembungkus benih ikan hingga benih ikan terlihat dalam kondisi yang sehat dan aktif. Selanjutnya benih ikan ditebar/dilepaskan ke dalam bak secara perlahan-lahan.

Pakan:

Kualitas dan kuantitas pakan sangat penting untuk diperhatikan dalam budidaya ikan bawal alasannya hanya dengan pakan yang baik, ikan sanggup tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang kita harapkan.

Pakan yang berkualitas baik yaitu jenis pakan yang mempunyai kandungan gizi seimbang, baik protein, karbohidrat, lemak serta vitamin dan mineralnya.

Karena ikan bawal termasuk ikan pemakan segala (omnivora), maka masakan yang diberikan sanggup berupa daun-daunan dan juga berupa pelet.

Pakan untuk ikan bawal diberikan 3-5 % dari berat tubuhnya (perkiraan jumlah total berat ikan yang dipelihara). Pemberian pakan sanggup ditebarkan secara pribadi ke dalam kolam.

Panen:

Pemanenan ikan bawal hasil pembesaran sanggup dilakukan sehabis ikan dipelihara selama 4-6 bulan. Pada usia tersebut ikan bawal telah mencapai bobot badan kurang lebih 500 gram/ekornya dengan kepadatan 4 ekor/meter persegi. Biasanya alat yang dipakai untuk mengambil ikan bawal dari dalam bak yaitu jaring bemata lebar.

Ikan bawal hasil panen sebaiknya ditampung ditempat yang luas dan dengan air yang selalu mengalir.

Baca juga:

Kolam yang ideal untuk budidaya ikan lele

Tehnik pemijahan ikan Koi yang efektif

Tips perawatan ikan Arwana didalam aquarium

Demikian sedikit informasi perihal "Cara terbaik semoga sukses dalam budidaya ikan bawal". Untuk informasi lain seputar ikan konsumsi, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ikan Bawal