Tampilkan postingan dengan label AYAM ADUAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AYAM ADUAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Januari 2016

Tips Perawatan Ayam Bangkok Untuk Pemula

Ayam Bangkok ialah jenis Ayam aduan yang memerlukan perawatan dan training khusus supaya mempunyai stamina yang prima untuk bertarung. Perawatan Ayam Bangkok dibedakan menjadi dua jenis, yaitu perawatan rutin dan perawatan berkala.

Perawatan rutin ialah perawatan yang dilakukan setiap hari, sedangkan perawatan terjadwal ialah perawatan yang dilakukan untuk tujuan khusus, contohnya saja untuk mempersiapkan fisiknya sebelum berlaga atau perawatan untuk memulihkan kondisinya sesudah bertarung.

Perawatan rutin Ayam Bangkok untuk pemula:

Berbeda dengan Ayam biasa, Ayam Bangkok aduan memerlukan perawatan khusus setiap harinya supaya Ayam Bangkok selalu dalam kondisi prima dan terhindar dari serangan penyakit. Perawatan harian untuk Ayam Bangkok meliputi:

• Mandi

Ayam Bangkok aduan perlu dimandikan setiap hari untuk menjaga kesejukan dan kebugaran fisiknya. Memandikan Ayam Bangkok dilakukan mulai jam 06.00-07.00 pagi memakai air bersih.

• Umbar

Setelah dimandikan, masukkan Ayam Bangkok ke dalam sangkar umbaran untuk mengeringkan tubuhnya sekalian berjemur. Sebaiknya jangan eksklusif dimasukkan kedalam kurungan dulu alasannya ialah akan membuatnya tidak bebas mengepakkan sayap-sayapnya yang masih basah.

Biarkan Ayam Bangkok berada didalam sangkar umbaran hingga sore hari untuk bermain dan sekaligus untuk olah raga.

• Lari

Ayam Bangkok aduan sesekali juga butuh berinteraksi dengan Ayam-Ayam lainnya. Karena itu, semingu 3x Ayam Bangkok perlu diberikan Ayam babon atau Ayam untulan untuk dikejar-kejar.

• Istirahat

Setelah seharian berada dalam sangkar umbaran, pada jam 04.00 sore Ayam Bangkok dimasukkan kedalam kurungan untuk istirahat. Berikan pakan dan minum yang sesuai dengan usianya dan biarkan beristirahat.

• Suplemen

Agar kondisi fisiknya selalu prima, maka selain diberikan pakan dan minum yang cukup, Ayam Bangkok aduan juga membutuhkan embel-embel tambahan, yaitu:
• Vitamin B komplek yang diberikan setiap 2 hari sekali.
• Gula merah dan tomat juga sanggup ditambahkan sebagai embel-embel alami untuk menunjang imunitas tubuhnya.

Untuk Ayam Bangkok yang di khususkan sebagai petarung, juga perlu diberikan beberapa ramuan khusus secara rutin yang diubahsuaikan dengan keperluannya.

Baca juga:

Tips perawatan Ayam Hutan Hijau supaya rajin bunyi

Jamu dan embel-embel untuk menambah stamina Merpati balap

Meramal kualitas bunyi Perkutut dari katuranggannya

Demikian gosip ihwal "Tips perawatan Ayam Bangkok untuk pemula". Untuk gosip lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Bangkok

Rabu, 13 Januari 2016

Pakan Terbaik Untuk Ayam Bangkok Sesuai Tahapan Usianya

Ayam Bangkok memerlukan pakan berkualitas yang harus diubahsuaikan dengan usianya supaya pertumbuhannya sempurna. Misalnya saja Ayam dengan usia 3 bulan harus diberikan pakan dengan jenis, jumlah, dan komposisi yang berbeda dengan Ayam Bangkok yang berusia 6 bulan, dan seterusnya.

Berikut ini beberapa jenis pakan untuk Ayam Bangkok sesuai tahapan usianya:

Sesuai tahapan usianya, pakan untuk Ayam Bangkok dibedakan menjadi 3 periode, yaitu:
• Periode umur 0-3 bulan (usia anakan)
• Periode umur 3-6 bulan (pertengahan)
• Periode umur 6 bulan ke atas (dewasa)

Pakan Ayam Bangkok usia 0-3 bulan:

Anakan Ayam Bangkok dari mulai menetas hingga usia 3 bulan akan mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Tulang-tulang dan ototnya tumbuh dengan sangat cepat. Oleh alasannya yakni itu, sebaiknya anakan Ayam Bangkok diberikan pakan yang mengandung nutrisi penunjang pertumbuhan sistem geraknya.

Pakan yang paling dianjurkan bagi Ayam Bangkok pada usia ini yakni voer 592, atau lebih dikenal dengan voer tulang. Voer ini mempunyai kandungan kalsium yang tinggi sehingga sangat cocok diberikan untuk anakan Ayam Bangkok supaya tulang-tulangnya tumbuh lebih cepat dan kuat.

Voer tulang sanggup diberikan secara pribadi atau dengan mencampurnya dengan air hangat terlebih dulu. Jika voer tulang diberikan dengan dicampur air sebaiknya periksa kondisinya secara rutin, alasannya yakni pakan yang lembab gampang ditumbuhi jamur, sehingga sangat berisiko menjadikan keracunan pada anakan Ayam Bangkok yang mengkonsumsinya.

Agar anak Ayam Bangkok cepat besar, pakan berupa voer tulang sanggup juga dicampur dengan susu bubuk untuk bayi.

Pakan Ayam Bangkok usia 3-6 bulan:

Setelah anak Ayam Bangkok berusia 3 bulan, jenis pakannya sanggup diganti alasannya yakni kebutuhan nutrisi Ayam Bangkok pada usia tersebut terperinci sudah berbeda. Selain membutuhkan pakan yang kaya kandungan kalsium dan protein, pada usia 3-6 bulan Ayam Bangkok juga membutuhkan karbohidrat dan lemak untuk pertumbuhan daging dan otot-ototnya

Pada usia 3-6 bulan, pakan yang tepat untuk Ayam Bangkok yakni voer 594 dicampur nasi putih. Perbandingan kedua jenis pakan ini harus diubahsuaikan dengan pertambahan usianya, semakin mendekati usia 6 bulan komposisi nasi semakin diperbanyak.

Pada usia ini Ayam Bangkok sanggup mulai diberikan pakan yang teksturnya lebih keras supaya mulai terbiasa mengkonsumsi pakan-pakan alami sesudah dewasa. Selain itu, Ayam Bangkok juga perlu diberikan daun-daunan sebagai asupan serat untuk kesehatan sistem pencernaannya. 

Pakan Ayam Bangkok usia 6 bulan ke atas:

Setelah memasuki usia dewasa, Ayam Bangkok sanggup diberikan pakan yang tekstur lebih keras, layaknya pakan Ayam pada umumnya menyerupai jagung, bekatul, beras merah, beras biasa, gabah, dan jenis kacang-kacangan. Tapi dalam dukungan jenis pakan-pakan tersebut, sebaiknya mempertimbangkan tipe tarung dari Ayam Bangkok tersebut, apakah tipe pukul atau tipe jalu.

Untuk Ayam Bangkok tipe jalu sebaiknya diberikan pakan berupa beras merah, gabah, atau konsentrat. Sedangkan untuk Ayam Bangkok tipe pukul, sebaiknya diberikan pakan berupa jagung.

Baca juga:

Tips perawatan Ayam Bangkok untuk pemula

Tips perawatan Ayam Hutan Hijau supaya rajin bunyi

Jamu dan embel-embel untuk menambah stamina Merpati balap

Demikian gosip wacana "Pakan terbaik untuk Ayam Bangkok sesuai tahapan usianya". Untuk gosip lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Bangkok

Selasa, 12 Januari 2016

Resep Belakang Layar Untuk Menambah Stamina Ayam Bangkok

Ketika Ayam Bangkok peliharaan kita tampak lesu dan tidak bersemangat, berarti ada dua kemungkinan yang di alami oleh Ayam Bangkok tersebut. Kemungkinan yang pertama, Ayam Bangkok terkena serangan penyakit, dan kemungkinan yang kedua, Ayam Bangkok kehabisan stamina.

Untuk memulihkan staminanya, kita sanggup memperlihatkan jamu penambah tenaga yang sanggup kita buat sendiri dengan bahan-bahan sebagai berikut:

• 5 lembar daun jeruk purut
• 1 sendok teh merica
• 5 buah cabai jamu/puyang
• 1 ekor ikan lele
• Madu murni secukupnya

Setelah semua materi disiapkan, selanjutnya tinggal meramu semua bahan-bahan tersebut.

Caranya sebagai berikut:

• Tumbuk daun jeruk purut, cabai jamu/puyang, dan merica hingga halus, kemudian aduk hingga rata semua bahan-bahan tersebut kemudian masukkan ke dalam perut ikan lele.

• Bagian dalam perut ikan lele harus sudah higienis dan kosong dari usus dan organ lainnya. Kemudian panggang ikan lele hingga matang.

• Hancurkan ikan lele yang telah dipanggang memakai cobek atau sendok, kemudian campurkan madu murni secukupnya.

• Kemudian campuran daging ikan lele dan madu tersebut dibuat menjadi butiran-butiran kecil untuk diberikan pada Ayam Bangkok sebanyak satu butir setiap harinya.

• Pemberian jamu penambah stamina tersebut dilakukan dikala Ayam Bangkok terlihat lesu, atau diberikan satu ahad sebelum Ayam Bangkok akan di adu.

Sebetulnya ada beberapa produk jamu kemasan khusus untuk Ayam Bangkok yang banyak dijual di pasaran. Produk jamu tersebut sanggup eksklusif diberikan pada Ayam Bangkok sebagai penambah tenaga. Akan tetapi kalau diberikan terus-menerus dalam jangka panjang akan menjadikan banyak sekali pengaruh negatif pada Ayam Bangkok, alasannya ialah kenungkinan komposisi dari jamu kemasan tersebut mengandung bahan-bahan kimia.

Oleh alasannya ialah itu, semoga lebih kondusif sebaiknya Ayam Bangkok diberikan jamu yang kita buat sendiri dari bahan-bahan alami. Walaupun agak sedikit repot tapi dukungan jamu dari bahan-bahan alami tidak akan menjadikan pengaruh samping yang merugikan dikemudian hari.

Baca juga:

Pakan terbaik untuk Ayam Bangkok sesuai tahapan usianya

Tips perawatan Ayam Bangkok untuk pemula

Jamu dan pelengkap untuk menambah stamina Merpati balap

Demikian gosip perihal "Resep belakang layar untuk menambah stamina Ayam Bangkok". Untuk gosip lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Jamu penambah tenaga untuk Ayam Bangkok

Minggu, 10 Januari 2016

Cara Paling Efektif Untuk Melatih Mental Tarung Ayam Bangkok Aduan

Hal terpenting yang dibutuhkan seekor Ayam Bangkok aduan ketika akan bertarung semoga sanggup tampil maksimal ialah terpenuhinya kebutuhan fisik mulai dari pakan, suplemen/jamu, kesehatan, latihan fisik dan istirahat.

Selain itu, mental merupakan faktor penentu semoga Ayam aduan sanggup menang dalam pertarungan. Oleh sebab itu, Ayam Bangkok aduan harus mendapat training mental semoga tidak minder ketika ditarungkan.

Akan tetapi, masih banyak penghobi Ayam Bangkok aduan yang masih resah untuk melatih mental Ayam Bangkoknya. Bahkan tidak sedikit para penghobi yang salah dalam menerapkan latihan mental, sehingga bukannya menjadi bermental juara, tapi malah menjadi rusak.

Berikut ini beberapa tips untuk melatih mental Ayam Bangkok aduan:

Untuk melatih mental tarung Ayam Bangkok aduan yang efektif yaitu dengan cara latihan jajal tarung dengan Ayam Bangkok lain.

Latihan jajal tarung sangat dibutuhkan terutama oleh Ayam Bangkok yang akan diturunkan ke gelanggang pertandingan untuk memperkuat dan menawarkan pengalaman tarung lebih banyak.

Latihan jajal tarung perlu dilakukan 30 hari sebelum hari-H pertandingan. Jadwal latihannya sanggup diatur sesuai dengan kondisi Ayam Bangkok yang akan kita latih. Tapi semakin banyak latihan jajal tarung dilakukan, maka akhirnya akan lebih baik.

Latihan mental memakai sistem jajal tarung sanggup dilakukan 5 sehari sekali atau paling sedikit seminggu sekali. Dengan demikian, dalam 30 hari masa latihan, Ayam Bangkok akan menjalani latihan minimal 4-7 kali.

Waktu yang sempurna untuk melaksanakan latihan jajal tarung ialah pada sore hari mulai jam 16.00 hingga 17.00. Setelah Ayam Bangkok melaksanakan latihan jajal tarung, maka tidak perlu melaksanakan latihan lari lagi.

Berikut ini tahapan dalam melaksanakan latihan jajal tarung:

• Langkah awal dalam melatih mental Ayam Bangkok aduan di awali dengan melaksanakan latihan jajal tarung dengan durasi waktu pertarungan yang tidak terlalu lama.

Pada latihan jajal tarung pertama cukup dilakukan satu ronde saja dengan durasi latihan selama 10 menit, dan jangan lupa untuk membungkus paruh dan jalu Ayam Bangkok yang kita katih dan juga lawannya.

Tujuan dari membungkus paruh dan jalu kedua Ayam Bangkok yang akan menjalani latihan tarung ialah untuk menghindari terjadinya luka, selain itu juga untuk meningkatkan emosinya.

Dengan kondisi paruh dan jalu yang dibungkus, maka akan menciptakan Ayam Bangkok susah untuk melaksanakan pukulan, dan kebanyakan hanya akan mengeluarkan tehnik-tehnik gerakan cepat, sehingga sangat anggun untuk menguatkan otot-ototnya.

• Setelah melaksanakan latihan jajal tarung yang pertama, latihan berikutnya bisa ditingkatkan dengan durasi yang lebih lama, yaitu 2 ronde atau 2 kali 10 menit.

Pada latihan jajal tarung tahap ke-2 ini paruh dan jalu kedua Ayam Bangkok masih tetap dibungkus untuk menghindari luka dan meningkatkan emosinya.

• Latihan berikutnya ditingkatkan lagi menjadi 3 ronde atau 3 kali 10 menit. Pada latihan tahap ke-3 ini paruh dan jalu Ayam Bangkok yang sedang kita bimbing tidak lagi dibungkus, tapi paruh dan jalu Ayam Bangkok yang menjadi lawan tarungnya masih tetap dibungkus.

Pada latihan jajal tarung tahap ke-4 ini Ayam Bangkok yang sedang kita bimbing mentalnya akan menunjukkan peningkatan gaya, kecepatan dan pengalaman tarungnya, sebab Ayam Bangkok tersebut sanggup leluasa melaksanakan pukulan-pukulan ke arah lawannya yang dalam kondisi paruh serta jalunya masih dibungkus, sehingga mental dan kepercayaan diri Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing akan terbentuk menjadi lebih tangguh sebab merasa lebih secara umum dikuasai dari lawannya.

Mental dan kepercayaan diri Ayam Bangkok aduan yang sedang kita bimbing akan meningkat sebab sanggup terus memukul lawannya dengan mudah.

Pada latihan jajal tarung tahap ke-4 ini, tipe/karakter Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing tersebut akan mulai terlihat. Jika tipe pukul, maka bisa dipastikan rata-rata pukulannya akan mengenai bagian-bagian vital dari badan lawan tarungnya, dan jikalau tipe jalu, maka minimal pada 5 menit pertama, beberapa tikaman jalunya sudah bersarang di badan lawan tarungnya.

Tapi jikalau tidak ada satupun tikaman jalu yang mendarat di badan lawannya, berarti Ayam Bangkok yang kita bimbing tersebut bukan tipe jalu. Karena itu sebaiknya jalunya dipotong saja sebab akan menyulitkannya jikalau di gelanggang bertemu dengan lawan yang mempunyai jalu.

• Latihan berikutnya sudah dikondisikan menyerupai mirip pertarungan yang sesungguhnya. Pada latihan jajal tarung tahap ke-5 ini, paruh lawan tarungnya sudah tidak dibungkus lagi, tapi jalunya masih tetap dibungkus untuk menghindari terjadinya luka pada Ayam Bangkok yang kita latih.

Seperti pada latihan jajal tarung sebelumnya, latihan kali ini dilakukan selama 3 ronde. Pada latihan kali ini Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing juga akan mencicipi patukan dan pukulan dari lawan tarungnya, sehingga akan mengalami luka-luka disekitar muka dan kepalanya.

• Setelah menjalani latihan jajal tarung tahap ke-5, Ayam Bangkok harus istirahat minimal selama 5 hari. Waktu istirahat ini untuk menyembuhkan luka dan mengembalikan staminanya yang terkuras selama menjalani latihan. Pada masa istirahat ini Ayam Bangkok tidak perlu latihan lari pada sore hari, tapi cukup melaksanakan senam pagi saja.

Jika pada latihan jajal tarung tahap ke-5 Ayam Bangkok mengalami banyak luka dibagian mukanya, maka perlu dilakukan pengobatan semoga luka-lukanya cepat sembuh.

Bekas-bekas luka tersebut secara tidak pribadi justru menawarkan laba bagi Ayam Bangkok sebab kulit-kulit mukanya akan menjadi lebih tebal dan tidak gampang terluka jikalau terkena patukan.

• Setelah beristirahat selama lima untuk menyembuhkan luka-luka dan memulihkan staminanya, Ayam Bangkok aduan harus menjalani latihan jajal tarung tahap berikutnya atau latihan terakhir sebelum menuju gelanggang pertarungan.

Latihan jajal tarung tahap ke-6 ini dilakukan selama 5 ronde, atau 10 menit kali 5. Jika lawan tarungnya sudah lari atau KO sebelum ronde kelima, maka Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing sudah bisa dikatakan berhasil/lulus.

Tapi sebaliknya, jikalau Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing tersebut tidak bisa menuntaskan pertarungan hingga 5 ronde, maka Ayam Bangkok tersebut tidak sanggup diturunkan dalam arena pertandingan sebab bisa dikatakan gagal/tidak lulus dan harus memulai lagi latihan mental dan fisik tersebut dari awal untuk bisa mencetak Ayam Bangkok juara.

Dalam melatih mental Ayam Bangkok aduan dengan sistem jajal tarung ini, usahakan untuk menentukan lawan tanding yang mempunyai tehnik bertarung yang berbeda-beda. Dengan demikian, pengalaman yang akan didapat oleh Ayam Bangkok aduan yang kita bimbing akan semakin banyak. Karena semakin banyak latihan jajal tarung yang dijalani, maka akan semakin besar lengan berkuasa mental dan pengalaman tarungnya.

Baca juga:

Demikian warta perihal "Cara paling efektif untuk melatih mental tarung Ayam Bangkok aduan". Untuk warta lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Latihan jajal tarung Ayam Bangkok aduan

Sabtu, 09 Januari 2016

Resep Belakang Layar Para Botoh Ayam Bangkok

Ayam Bangkok aduan memang membutuhkan perhatian khusus, bukan hanya pada jenis dan jumlah pakan, kandang, atau faktor keamanannya saja, tapi stamina dan kemampuannya dalam bertarung juga perlu untuk dijaga dan dilatih dengan baik.

Stamina yang prima memang bisa dihasilkan dari konsumsi pakan yang berkualitas, tapi Ayam Bangkok aduan masih memerlukan tambahan aksesori untuk menambah staminanya. Salah satu cara untuk mendongkrak stamina Ayam Bangkok aduan ialah dengan memperlihatkan jamu yang dibuat dari bahan-bahan herbal.

Saat ini memang sudah banyak produk jamu khusus Ayam Bangkok dengan banyak sekali brand yang dijual dipasaran. Dengan adanya produk-produk jamu kemasan tersebut tentu mempermudah dalam pemberiannya alasannya ialah para penghobi Ayam Bangkok tidak perlu repot-repot menyiapkan bahan-bahan dan meracik jamu sendiri.

Tapi bagi para botoh Ayam Bangkok, menciptakan jamu sendiri lebih memperlihatkan kepuasan tersendiri, alasannya ialah selain bisa memastikan kualitasnya, penggunaan jamu untuk Ayam Bangkok yang dibuat sendiri dengan penuh kasih sayang akan menguatkan kemistri antara Ayam Bangkok dan pemiliknya.

Berikut ini beberapa jenis jamu untuk Ayam Bangkok aduan biar lebih tangguh saat bertarung:

• Jamu persiapan sebelum di adu

Tujuan pertolongan jamu ini untuk meningkatkan stamina Ayam Bangkok sebelum diturunkan di arena pertarungan.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 5 lembar daun jeruk purut
- 2 ruas jahe seukuran ibu jari
- 2 ekor ikan lele panggang
- 2 ons daging kambing mentah
- 2 batang pengecap buaya
- 2 butir kuning telur ayam kampung/bebek
- Madu murni secukupnya
- Kacang dan garam secukupnya

Cara membuatnya:

- Potong kecil-kecil daun jeruk purut, jahe, daun kacang, dan pengecap buaya.

- Kemudian semua materi yang telah dipotong-potong tersebut ditumbuk hingga halus.

- Setelah halus kemudian campurkan daging kambing, ikan lele panggang, serta kuning telur ayam kampung/bebek kemudian ditumbuk kembali hingga semua bahan-bahan tersebut lumat dan tercampur rata.

- Setelah semua materi lumat dan tercampur rata, kemudian tambahkan sedikit gula merah kemudian di aduk kembali biar tercampur rata dan jemur hingga kering.

- Setelah gabungan jamu tersebut kering, tambahkan madu murni hingga menjadi kental dan teksturnya mirip dodol.

- Adonan jamu yang telah jadi tersebut kemudian dibuat menjadi butiran-butiran seukuran biji jagung.

- Berikan butiran jamu tersebut pada Ayam Bangkok aduan 1 butir setiap harinya.

• Jamu penambah stamina

Jamu ini diberikan pada Ayam Bangkok aduan yang terlihat lesu dan tidak berangasan sebagai penambah tenaga. Selain itu, jamu ini juga bisa diberikan untuk meningkatkan daya tahan badan Ayam Bangkok pada animo penyakit.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 5 lembar daun jeruk purut
- 1 sendok teh "merica"
- 5 buah cabe jamu (puyang)
- 1 ekor ikan lele
- Madu murni secukupnya

Cara membuatnya:

- Lumatkan cabe jamu, daun jeruk purut, dan merica.

- Masukan semua materi yang tekah dilumatkan tersebut ke dalam perut ikan lele yang sudah dikeluarkan isi perutnya.

- Kemudian panggang ikan lele hingga matang.

- Setelah matang kemudian ikan lele dilumatkan hingga halus dan tambahkan sedikit madu.

- Bentuk gabungan daging ikan lele tersebut menjadi butiran-butiran kecil seukuran jagung.

- Berikan jamu tersebut pada Ayam Bangkok 1 butir setiap harinya.

• Jamu untuk memperpanjang nafas

Jamu ini diberikan untuk menciptakan nafas Ayam Bangkok menjadi berpengaruh dan panjang. Stamina dan nafas panjang merupakan modal utama bagi Ayam Bangkok aduan untuk sanggup memenangkan laga berdurasi lama.

Karena itu, pertolongan jamu ini cukup penting untuk Ayam Bangkok aduan selain rutin melaksanakan latihan-latihan fisik.

Bahan-bahan yang harus disiapakan:

- Temu kunci
- Gula aren
- Asam jawa

Cara membuatnya:

- Haluskan bahan-bahan tersebut, kemudian rebus dengan 1 gelas air putih.

- Minumkan air rebusan jamu tersebut pada Ayam Bangkok 2x seminggu.

• Jamu untuk memulihkan tenaga sesudah bertarung

Jamu ini diberikan pada Ayam Bangkok sesudah di adu. Tujuannya untuk memulihkan stamina Ayam Bangkok pada masa penyembuhan luka-lukanya.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 500 gram beras
- 50 gram kencur basah
- 50 gram jahe
- 50 gram kunyit
- 3 butir telur bebek
- Asam jawa secukupnya
- Madu dan gula aren secukupnya

Cara membuatnya:

- Memarkan kencur, jahe, dan kunyit kemudian tambahkan asam jawa dan gula aren. Kemudian semua materi tersebut direbus dengan air hingga mendidih.

- Setelah mendidih kemudian saring air rebusan tersebut biar terpisah dari ampasnya.

- Masukkan beras yang sudah direndam dan dihaluskan kedalam air rebusan bahan-bahan tadi.

- Aduk hingga rata dan tunggu sari pati kencur dan beras mengendap dibawah.

- Tambahkan madu dan kuning telur belibis kedalam air beras kencur kemudian aduk lagi hingga rata.

- Berikan jamu tersebut pada Ayam Bangkok yang gres melaksanakan pertarungan untuk memulihkan kondisi fisik dan staminanya.

• Jamu untuk daya tahan badan terhadap serangan penyakit

Jamu ini diberikan untuk meningkatkan kekebalan badan Ayam Bangkok pada animo pancaroba dan animo wabah penyakit.

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

- 4 ruas kunyit
- 2 ruas kencur
- 1 ruas temulawak
- 1 ruas temu giring
- 1 ruas temu ireng
- Gula merah secukupnya
- 2 butir telur bebek

Cara membuatnya:

- Tumbuk dan campurkan semua bahan-bahan tersebut hingga benar-benar tercampur rata.

- Kmudian berikan jamu tersebut pada Ayam Bangkok 1x seminggu.

Baca juga:

Demikian isu wacana "Resep diam-diam para botoh Ayam Bangkok". Untuk isu lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Pertarungan Ayam Bangkok

Jumat, 08 Januari 2016

Cara Ampuh Mengobati Ayam Bangkok Ngorok Dengan Bahan-Bahan Alami

Ngorok merupakan salah satu problem yang sering terjadi pada Ayam Bangkok. Penyakit ini sanggup disebabkan lantaran adanya inveksi basil pada terusan pernafasan Ayam Bangkok.

Ngorok tidak sanggup di anggap sepele lantaran sanggup mengurangi performa Ayam Bangkok aduan di gelanggang pertarungan, lantaran Ayam Bangkok yang menderita penyakit ini akan menjadi gampang lelah lantaran sulit bernafas tanggapan lendir yang terdapat dalam kerongkongan yang menghambat fatwa keluar masuknya udara.

Ngorok sebaiknya segera ditangani dengan pengobatan khusus untuk mencegah terjadinya masalah-masalah kesehatan lainnya pada Ayam Bangkok. Pengobatan penyakit ini sanggup dilakukan secara alami memakai obat-obatan tradisional atau memakai obat kemasan produksi pabrik.

Resep obat tradisional untuk ayam ngorok ini sudah dipakai semenjak jaman dulu oleh para penghobi ayam aduan. Tapi kini ini tidak banyak para penghobi ayam aduan yang memakai obat tradisional untuk mengobati penyakit ngorok.

Sebagian besar penghobi Ayam Bangkok lebih menentukan memakai obat kemasan pabrik lantaran di anggap lebih praktis, padahal khasiat obat tradisional juga tidak kalah dengan obat kemasan pabrik dan tanpa imbas samping tentunya.

Berikut ini beberapa bahan-bahan alami yang sanggup dimanfaatkan untuk mengobati penyakit ngorok pada Ayam Bangkok:

• Daun sirih

Daun sirih memang sudah semenjak usang dikenal sebagai obat untuk menghilangkan lendir, termasuk untuk mengobati penyakit ngorok pada Ayam Bangkok.

Cara membuatnya:

• Siapkan 5 lembar daun sirih, lebih manis lagi bila memakai daun sirih merah kemudian direbus dengan 1 gelas air bersih.

• Air rebusan daun sirih tersebut kemudian disaring dan campurkan dengan air perasan dari 1 butir jeruk nipis.

• Tunggu hingga ramuan tersebut menjadi hangat gres kemudian diminumkan pada Ayam Bangkok yang ngorok 2x sehari setiap pagi dan sore.

• Bawang putih

Selain dipakai sebagai bumbu dapur, bawang putih juga mempunyai banyak manfaat untuk mengobati banyak sekali jenis penyakit pada Manusia dan juga pada hewan, termasuk untuk mengobati ayam ngorok.

Cara membuatnya:

• Parut bawang putih hingga halus, kemudian diperas untuk diambil sarinya.

• Air perasan bawang putih tersebut kemudian diminumkan pada Ayam Bangkok yang menderita sakit ngorok.

• Selain berguna untuk mengobati penyakit ngorok, sari bawang putih juga dipercaya sanggup mengobati cacingan dan juga untuk meningkatkan nafsu makan Ayam Bangkok aduan.

• Getehan

Para penghobi ayam aduan juga sering memakai tanaman getehan untuk mengobati problem ngorok pada ayam jagoannya.

Tanaman getehan yaitu sejenis tanaman perdu yang banyak tumbuh di semak belukar dengan buah berwarna merah dan berdaun lebar.

Tanaman ini memang sangat ampuh untuk mengobati penyakit ngorok pada Ayam Bangkok. Misalkan buah dari tanaman getehan diberikan pada Ayam Bangkok pada sore hari maka pada pagi harinya Ayam Bangkok akan sebuh dari ngorok. Tapi sayangnya tanaman ini cukup sulit ditemukan.

Bagian tanaman getehan yang berguna sebagai obat ngorok yaitu buahnya yang sudah matang (berwarna merah darah).

Cara membuatnya:

• Siapkan beberapa butir buah getehan yang sudah matang kemudian ditumbuk hingga halus.

• Setalah ditumbuk hingga menjadi halus, kemudian diperas dan diambil sarinya.

• Minumkan sari dari buah getehan tersebut pada Ayam Bangkok yang sakit ngorok.

• Jika belum sembuh, ulangi derma ramuan ini sehari sekali pada malam hari.

• Jahe, kunyit dan kencur

Cara membuatnya:

• Siapkan jahe 1/2 ruas, kencur 1 ruas dan kunyit 1 ruas.

• Kemudian ketiga materi tersebut ditumbuk hingga halus.

• Kemudian lolohkan ramuan tersebut pada Ayam Bangkok yang sakit ngorok dan jangan diberikan air minum dulu selama beberapa saat.

Baca juga:

Resep diam-diam para botoh Ayam Bangkok

Cara paling efektif untuk melatih mental tarung Ayam Bangkok aduan

Resep diam-diam untuk menambah stamina Ayam Bangkok

Demikian sedikit info wacana "Cara ampuh mengobati Ayam Bangkok ngorok dengan bahan-bahan alami". Untuk info lain seputar Ayam Bangkok, sanggup dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Ayam Bangkok ngorok